<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tidur di Gudang Genset Stasiun Sukabumi, PHL Paruh Baya Ditemukan Tewas</title><description>Seorang pegawai harian lepas (PHL) PT KAI terbujur kaku di ruangan gudang genset stasiun kereta api Sukabumi&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/13/525/2628988/tidur-di-gudang-genset-stasiun-sukabumi-phl-paruh-baya-ditemukan-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/13/525/2628988/tidur-di-gudang-genset-stasiun-sukabumi-phl-paruh-baya-ditemukan-tewas"/><item><title>Tidur di Gudang Genset Stasiun Sukabumi, PHL Paruh Baya Ditemukan Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/13/525/2628988/tidur-di-gudang-genset-stasiun-sukabumi-phl-paruh-baya-ditemukan-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/13/525/2628988/tidur-di-gudang-genset-stasiun-sukabumi-phl-paruh-baya-ditemukan-tewas</guid><pubDate>Rabu 13 Juli 2022 19:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/13/525/2628988/tidur-di-gudang-genset-stasiun-sukabumi-phl-paruh-baya-ditemukan-tewas-0QyIcD8N0N.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/13/525/2628988/tidur-di-gudang-genset-stasiun-sukabumi-phl-paruh-baya-ditemukan-tewas-0QyIcD8N0N.jpeg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>


SUKABUMI - Seorang pegawai harian lepas (PHL) PT KAI terbujur kaku di ruangan gudang genset stasiun kereta api Sukabumi, di Jalan Stasiun Barat, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Rabu (13/7/2022) sekira pukul 08.00 WIB.

Korban bernama Saepudin (57) warga Kampung Cianjur Hilir RT 07/02, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur ditemukan oleh saksi rekan kerja sekaligus adiknya, Amas Mustofa (47) warga Kampung Ciawi RT 02/02, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Geger Bocah Temukan Mayat Lansia di Tengah Sawah di Sukabumi
Kepala Stasiun Sukabumi, Deni Herdian Hadi Saputra mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal dari petugas vendor PT KAI yang memberikan info kepada pegawai stasiun Sukabumi terkait salah satu rekan kerjanya tidak sadarkan diri di salah satu ruangan area stasiun.

&quot;Salah satu petugas vendor atas nama Saepudin masuk ke salah satu ruangan sekira pukul 08.20 WIB untuk mengambil alat kerja yang tertinggal, petugas vendor lain yang bernama Mustofa berniat akan melihat kelanjutan kerja Saepudin tersebut, akan tetapi didapati Saepudin sudah tidak sadarkan diri,&quot; ujar Deni kepada MNC Portal Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Warga Geger Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bango Malang
Kemudian, lanjut Deni, ketika di kroscek oleh PKD, Polsus dan petugas pos kesehatan di dapati memang Saepudin dalam kondisi tidak sadarkan diri dan telah meninggal dunia. Lalu pihaknya lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikole dan keluarga korban.

Sementara itu, Kapolsek Cikole, Kompol NR Subarna mengatakan bahwa korban merupakan pekerja harian lepas stasiun kereta api Sukabumi, yang sedang melakukan perbaikan alat di stasiun.

&quot;Jadi mereka datang ke stasiun kereta api Sukabumi pada hari Selasa (12/7/2022) malam, untuk melakukan pengecekan sinyal. Sesampainya di stasiun, saksi yang merupakan adik korban bersama korban memutuskan tidur di gudang genset,&quot; ujar Subarna.

Masih menurut Subarna, berdasarkan keterangan saksi dan keluarga bahwa, korban tidak memiliki riwayat penyakit. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga. Dan keluarga almarhum juga menolak jasad almarhum untuk dilakukan otopsi.</description><content:encoded>


SUKABUMI - Seorang pegawai harian lepas (PHL) PT KAI terbujur kaku di ruangan gudang genset stasiun kereta api Sukabumi, di Jalan Stasiun Barat, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Rabu (13/7/2022) sekira pukul 08.00 WIB.

Korban bernama Saepudin (57) warga Kampung Cianjur Hilir RT 07/02, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur ditemukan oleh saksi rekan kerja sekaligus adiknya, Amas Mustofa (47) warga Kampung Ciawi RT 02/02, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Geger Bocah Temukan Mayat Lansia di Tengah Sawah di Sukabumi
Kepala Stasiun Sukabumi, Deni Herdian Hadi Saputra mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal dari petugas vendor PT KAI yang memberikan info kepada pegawai stasiun Sukabumi terkait salah satu rekan kerjanya tidak sadarkan diri di salah satu ruangan area stasiun.

&quot;Salah satu petugas vendor atas nama Saepudin masuk ke salah satu ruangan sekira pukul 08.20 WIB untuk mengambil alat kerja yang tertinggal, petugas vendor lain yang bernama Mustofa berniat akan melihat kelanjutan kerja Saepudin tersebut, akan tetapi didapati Saepudin sudah tidak sadarkan diri,&quot; ujar Deni kepada MNC Portal Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Warga Geger Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bango Malang
Kemudian, lanjut Deni, ketika di kroscek oleh PKD, Polsus dan petugas pos kesehatan di dapati memang Saepudin dalam kondisi tidak sadarkan diri dan telah meninggal dunia. Lalu pihaknya lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikole dan keluarga korban.

Sementara itu, Kapolsek Cikole, Kompol NR Subarna mengatakan bahwa korban merupakan pekerja harian lepas stasiun kereta api Sukabumi, yang sedang melakukan perbaikan alat di stasiun.

&quot;Jadi mereka datang ke stasiun kereta api Sukabumi pada hari Selasa (12/7/2022) malam, untuk melakukan pengecekan sinyal. Sesampainya di stasiun, saksi yang merupakan adik korban bersama korban memutuskan tidur di gudang genset,&quot; ujar Subarna.

Masih menurut Subarna, berdasarkan keterangan saksi dan keluarga bahwa, korban tidak memiliki riwayat penyakit. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga. Dan keluarga almarhum juga menolak jasad almarhum untuk dilakukan otopsi.</content:encoded></item></channel></rss>
