<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sambangi Komnas HAM, Wakapolri Tegaskan Komitmen Ungkap Kasus Penembakan</title><description>Sambangi Komnas HAM, Wakapolri menegaskan komitmen kerja sama untuk mengungkap kasus penembakan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/15/337/2630344/sambangi-komnas-ham-wakapolri-tegaskan-komitmen-ungkap-kasus-penembakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/15/337/2630344/sambangi-komnas-ham-wakapolri-tegaskan-komitmen-ungkap-kasus-penembakan"/><item><title>Sambangi Komnas HAM, Wakapolri Tegaskan Komitmen Ungkap Kasus Penembakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/15/337/2630344/sambangi-komnas-ham-wakapolri-tegaskan-komitmen-ungkap-kasus-penembakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/15/337/2630344/sambangi-komnas-ham-wakapolri-tegaskan-komitmen-ungkap-kasus-penembakan</guid><pubDate>Jum'at 15 Juli 2022 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/15/337/2630344/sambangi-komnas-ham-wakapolri-tegaskan-komitmen-ungkap-kasus-penembakan-nrFDpOchAP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. (MNC Portal/Martin Ronaldo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/15/337/2630344/sambangi-komnas-ham-wakapolri-tegaskan-komitmen-ungkap-kasus-penembakan-nrFDpOchAP.jpg</image><title>Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. (MNC Portal/Martin Ronaldo)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Gatot Eddy Pramono, mendatangi kantor Komnas HAM RI. Kedatangannya untuk koordinasi terkait kasus penembakan antara anggota Polri yang terjadi di kediaman Kadiv Propam Polri di Kompleks Polri Duren Tiga, Jumat (8/7/2022).

&quot;Kadatangan kami ke Komnas HAM ini dalam rangka mengoordinasikan langkah-langkah apa yang dilakukan ke depan. Tentunya dijelaskan Polri sendiri punya SOP tersendiri, dan Komnas HAM mempunyai SOP sendiri untuk melakukan kegiatan-kegiatannya,&quot; katanya kepada wartawan di Komnas HAM, Jumat (15/7/2022).

Gatot menyampaikan, pihaknya akan terbuka terkait pengumpulan data dan informasi yang nantinya dibutuhkan Komnas HAM.

BACA JUGA:Terungkap, Ini Alasan Oknum Polisi Intimidasi Wartawan saat Liput Rumah Ferdy Sambo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Contohnya dengan lab forensik, kedokteran forensik, kami bisa menghadapkan dari anggota kami dari kedokteran forensik seperti itu,&quot; jelasnya.

Menurutnya, koordinasi sangat dibutuhkan di antara lembaga negara dalam mengungkap peristiwa yang terjadi agar bisa terang benderang.

&quot;Sehingga pengalaman-pengalaman terdahulu yang pernah kita lakukan ini bisa kita implementasikan untuk kita mengetahui peristiwa sebenarnya yang kemarin terjadi tentunya,&quot; tuturnya.


</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Gatot Eddy Pramono, mendatangi kantor Komnas HAM RI. Kedatangannya untuk koordinasi terkait kasus penembakan antara anggota Polri yang terjadi di kediaman Kadiv Propam Polri di Kompleks Polri Duren Tiga, Jumat (8/7/2022).

&quot;Kadatangan kami ke Komnas HAM ini dalam rangka mengoordinasikan langkah-langkah apa yang dilakukan ke depan. Tentunya dijelaskan Polri sendiri punya SOP tersendiri, dan Komnas HAM mempunyai SOP sendiri untuk melakukan kegiatan-kegiatannya,&quot; katanya kepada wartawan di Komnas HAM, Jumat (15/7/2022).

Gatot menyampaikan, pihaknya akan terbuka terkait pengumpulan data dan informasi yang nantinya dibutuhkan Komnas HAM.

BACA JUGA:Terungkap, Ini Alasan Oknum Polisi Intimidasi Wartawan saat Liput Rumah Ferdy Sambo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Contohnya dengan lab forensik, kedokteran forensik, kami bisa menghadapkan dari anggota kami dari kedokteran forensik seperti itu,&quot; jelasnya.

Menurutnya, koordinasi sangat dibutuhkan di antara lembaga negara dalam mengungkap peristiwa yang terjadi agar bisa terang benderang.

&quot;Sehingga pengalaman-pengalaman terdahulu yang pernah kita lakukan ini bisa kita implementasikan untuk kita mengetahui peristiwa sebenarnya yang kemarin terjadi tentunya,&quot; tuturnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
