<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Arab Saudi, Beri 'Pukulan Tinju' ke Pangeran MBS   </title><description>Berikut sejumlah fakta lawatan Joe Biden ke Arab Saudi:
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/16/18/2630590/5-fakta-kunjungan-presiden-as-joe-biden-ke-arab-saudi-beri-pukulan-tinju-ke-pangeran-mbs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/16/18/2630590/5-fakta-kunjungan-presiden-as-joe-biden-ke-arab-saudi-beri-pukulan-tinju-ke-pangeran-mbs"/><item><title>5 Fakta Kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Arab Saudi, Beri 'Pukulan Tinju' ke Pangeran MBS   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/16/18/2630590/5-fakta-kunjungan-presiden-as-joe-biden-ke-arab-saudi-beri-pukulan-tinju-ke-pangeran-mbs</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/16/18/2630590/5-fakta-kunjungan-presiden-as-joe-biden-ke-arab-saudi-beri-pukulan-tinju-ke-pangeran-mbs</guid><pubDate>Sabtu 16 Juli 2022 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/16/18/2630590/5-fakta-kunjungan-presiden-as-joe-biden-ke-arab-saudi-beri-pukulan-tinju-ke-pangeran-mbs-ijlpliO1cq.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Joe Biden bertemu Pangeran MBS. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/16/18/2630590/5-fakta-kunjungan-presiden-as-joe-biden-ke-arab-saudi-beri-pukulan-tinju-ke-pangeran-mbs-ijlpliO1cq.jpeg</image><title>Joe Biden bertemu Pangeran MBS. (Foto: Reuters)</title></images><description>PRESIDEN AS Joe Biden tiba di Arab Saudi pada Jumat (15/7/2022) waktu setempat dan menjadi perhentian terakhir dalam Tur Timur Tengah pertamanya sebagai pemimpin AS.

Dikutip dari Arab News, Joe Biden tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz di kota pelabuhan Laut Merah, Jeddah, Arab Saudi pada hari ketiga dari perjalanan empat hari melintasi Timur Tengah.

Berikut sejumlah fakta lawatan Joe Biden ke Arab Saudi:

1. Disambut Raja Salman dan Pangeran MBS
Setelah tiba di Jeddah, Biden bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan kemudian mengadakan pertemuan kerja yang lebih besar dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan pejabat senior Arab Saudi lainnya serta penasihat utama Presiden.

Biden diterima di Istana Al-Salam di Jeddah oleh putra mahkota menjelang pertemuan.
Biden juga akan mengambil bagian dalam pertemuan Sabtu para pemimpin dari Dewan Kerjasama Teluk &amp;ndash; Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan UEA &amp;ndash; sebelum kembali ke Washington. Para pemimpin negara tetangga Timur Tengah Mesir, Irak dan Yordania juga akan hadir.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Diskusi Penting antara Presiden AS Joe Biden dengan Raja Salman dan Pangeran MBS di Arab Saudi
2. Pukulan Tinju untuk Putra Mahkota
Joe Biden&amp;nbsp;memulai kunjungan ke Arab Saudi pada, Jumat dengan memberikan pukulan tinju kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Dilansir dari&amp;nbsp;Reuters, pada awal perjalanan Biden ke Timur Tengah, para pejabat mengatakan dia akan menghindari kontak dekat, seperti berjabat tangan, sebagai tindakan pencegahan terhadap Covid-19. Tetapi presiden akhirnya terlibat dalam jabat tangan di Israel.

3.  Bahas Pembunuhan Jurnalis Khashoggi
Joe Biden mengatakan kepada MBS bahwa ia bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi.

Dikutip dari&amp;nbsp;Reuters, pembicaraan itu terjadi saat kunjungan Joe Biden ke Arab Saudi dan bertemu dengan para pemimpin negara tersebut.

Ia berkata Putra Mahkota membantah AS terlibat dan telah meminta pertanggungjawaban kepada mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.4. Sejumlah Perjanjian Hasil Pertemuan
Amerika Serikat dan Arab Saudi membuat serangkaian perjanjian seperti mengeluarkan pasukan penjaga perdamaian dari pulau strategis dan lepas pantai Saudi dan Mesir hingga kerja sama dalam teknologi seluler.

Dikutip dari Reuters, saat itu Joe Biden mengadakan pembicaraan dengan pejabat senior Arab Saudi termasuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Amerika Serikat menyambut baik perjanjian sebelumnya perihal percepatan peningkatan produksi minyak oleh OPEC+, sebuah kelpmpok yang mencakup Arab Saudi dan Rusia.

Pernyataan itu mengatakan AS dan penjaga perdamaian lainnya akan meninggalkan Pulau Tiran dan di mana mereka ditempatkan sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai pada tahun 1978 serta mengarah pada kesepakatan damai antara Israel dan Mesir.

Tiran terletak di antara Arab Saudi dan Mesir, di daerah strategis yang mengarah ke pelabuhan Israel Eilat.5. Puji Kerajaan Arab Saudi
Joe Biden memuji peran yang dimainkan Kerajaan dalam 'stabilisasi' Yaman dan dukungannya terhadap gencatan senjata yang ditengahi PBB.

&quot;Saya setuju dengan kepemimpinan Saudi untuk memperdalam dan memperluasnya,&quot; ungkap Joe Biden, Jumat.

Biden mengumumkan bahwa pasukan penjaga perdamaian di Tiran dan Sanafir akan meninggalkan posisi mereka, yang katanya akan berkontribusi pada pengembangan pulau-pulau itu untuk investasi dan pariwisata.

Dia menambahkan bahwa kebutuhan keamanan Arab Saudi dan masalah energi global juga dibahas, termasuk kerja sama inisiatif energi bersih.
</description><content:encoded>PRESIDEN AS Joe Biden tiba di Arab Saudi pada Jumat (15/7/2022) waktu setempat dan menjadi perhentian terakhir dalam Tur Timur Tengah pertamanya sebagai pemimpin AS.

Dikutip dari Arab News, Joe Biden tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz di kota pelabuhan Laut Merah, Jeddah, Arab Saudi pada hari ketiga dari perjalanan empat hari melintasi Timur Tengah.

Berikut sejumlah fakta lawatan Joe Biden ke Arab Saudi:

1. Disambut Raja Salman dan Pangeran MBS
Setelah tiba di Jeddah, Biden bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan kemudian mengadakan pertemuan kerja yang lebih besar dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan pejabat senior Arab Saudi lainnya serta penasihat utama Presiden.

Biden diterima di Istana Al-Salam di Jeddah oleh putra mahkota menjelang pertemuan.
Biden juga akan mengambil bagian dalam pertemuan Sabtu para pemimpin dari Dewan Kerjasama Teluk &amp;ndash; Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan UEA &amp;ndash; sebelum kembali ke Washington. Para pemimpin negara tetangga Timur Tengah Mesir, Irak dan Yordania juga akan hadir.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Diskusi Penting antara Presiden AS Joe Biden dengan Raja Salman dan Pangeran MBS di Arab Saudi
2. Pukulan Tinju untuk Putra Mahkota
Joe Biden&amp;nbsp;memulai kunjungan ke Arab Saudi pada, Jumat dengan memberikan pukulan tinju kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Dilansir dari&amp;nbsp;Reuters, pada awal perjalanan Biden ke Timur Tengah, para pejabat mengatakan dia akan menghindari kontak dekat, seperti berjabat tangan, sebagai tindakan pencegahan terhadap Covid-19. Tetapi presiden akhirnya terlibat dalam jabat tangan di Israel.

3.  Bahas Pembunuhan Jurnalis Khashoggi
Joe Biden mengatakan kepada MBS bahwa ia bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi.

Dikutip dari&amp;nbsp;Reuters, pembicaraan itu terjadi saat kunjungan Joe Biden ke Arab Saudi dan bertemu dengan para pemimpin negara tersebut.

Ia berkata Putra Mahkota membantah AS terlibat dan telah meminta pertanggungjawaban kepada mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.4. Sejumlah Perjanjian Hasil Pertemuan
Amerika Serikat dan Arab Saudi membuat serangkaian perjanjian seperti mengeluarkan pasukan penjaga perdamaian dari pulau strategis dan lepas pantai Saudi dan Mesir hingga kerja sama dalam teknologi seluler.

Dikutip dari Reuters, saat itu Joe Biden mengadakan pembicaraan dengan pejabat senior Arab Saudi termasuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Amerika Serikat menyambut baik perjanjian sebelumnya perihal percepatan peningkatan produksi minyak oleh OPEC+, sebuah kelpmpok yang mencakup Arab Saudi dan Rusia.

Pernyataan itu mengatakan AS dan penjaga perdamaian lainnya akan meninggalkan Pulau Tiran dan di mana mereka ditempatkan sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai pada tahun 1978 serta mengarah pada kesepakatan damai antara Israel dan Mesir.

Tiran terletak di antara Arab Saudi dan Mesir, di daerah strategis yang mengarah ke pelabuhan Israel Eilat.5. Puji Kerajaan Arab Saudi
Joe Biden memuji peran yang dimainkan Kerajaan dalam 'stabilisasi' Yaman dan dukungannya terhadap gencatan senjata yang ditengahi PBB.

&quot;Saya setuju dengan kepemimpinan Saudi untuk memperdalam dan memperluasnya,&quot; ungkap Joe Biden, Jumat.

Biden mengumumkan bahwa pasukan penjaga perdamaian di Tiran dan Sanafir akan meninggalkan posisi mereka, yang katanya akan berkontribusi pada pengembangan pulau-pulau itu untuk investasi dan pariwisata.

Dia menambahkan bahwa kebutuhan keamanan Arab Saudi dan masalah energi global juga dibahas, termasuk kerja sama inisiatif energi bersih.
</content:encoded></item></channel></rss>
