<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Ini yang Dicari</title><description>Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kecelakaan maut melibatkan truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur Transyogi</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/19/338/2632128/polisi-olah-tkp-kecelakaan-maut-truk-pertamina-ini-yang-dicari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/19/338/2632128/polisi-olah-tkp-kecelakaan-maut-truk-pertamina-ini-yang-dicari"/><item><title>Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Ini yang Dicari</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/19/338/2632128/polisi-olah-tkp-kecelakaan-maut-truk-pertamina-ini-yang-dicari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/19/338/2632128/polisi-olah-tkp-kecelakaan-maut-truk-pertamina-ini-yang-dicari</guid><pubDate>Selasa 19 Juli 2022 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/19/338/2632128/polisi-olah-tkp-kecelakaan-maut-truk-pertamina-ini-yang-dicari-Fwmuxs5Mus.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Polisi olah TKP kecelakaan maut Truk Pertamina (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/19/338/2632128/polisi-olah-tkp-kecelakaan-maut-truk-pertamina-ini-yang-dicari-Fwmuxs5Mus.JPG</image><title>Polisi olah TKP kecelakaan maut Truk Pertamina (Foto: MPI)</title></images><description>BEKASI - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kecelakaan maut melibatkan truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur Transyogi, Kecamatan Jakasampurna, Kota Bekasi. Nantinya pengecekan ini akan menghasilkan simulasi terjadinya kecelakaan dan mencari titik tabrak pertama.

&amp;ldquo;Kami masih melakukan traffic accident analyst dengan 13 titik pemotretan scanner, diharapkan nanti kita bisa gambarkan kronologis terjadinya kecelakaan pada awal, saat dan akhir,&amp;rdquo; kata Dirlantas Polra Metro Jaya, Kombes Latif Usman, Selasa (19/7/2022).

BACA JUGA:7 Korban Kecelakaan Maut Cibubur Teridentifikasi, Ini Datanya

Latif menjelaskan olah TKP ini juga akan mencari titik tabrakan pertama oleh truk Pertamina. Pasalnya, dalam catatanta tergambar terjadi 10 titik tabrak roda dua dan dua titik tabrak roda empat.

&amp;ldquo;Karena disini titik tumburnya banyak sekali, ada 10 roda dua ada 2 roda empat ini nanti akan tergambar dari awal hingga akhir,&amp;rdquo; jelas dia.


Adapun pihaknya juga akan menyelidiki bagaimana kelaikan truk beserta dengan sopir yang mengendarai kendaraan tersebut. Hasil penyelidikan, tambah Latif diharapkan rampung dalam tiga hari kedepan.

&amp;ldquo;Sehingga nanti akan kita temukan apakah kendaraan itu layak khususnya masalah rem karena kan dugaan sementara rem tidak berfungs,&amp;rdquo; ungkap dia.

&amp;ldquo;Nanti dugaan sopir gimana juga akan kita lakukn pemeriksaan lebih lanjut, mohon sabar nanti akan bagaimana keterangan sopir dan instansi terkait yang akan berkompenten untuk laik atau tidaknya,&amp;rdquo; imbuhnya.
</description><content:encoded>BEKASI - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kecelakaan maut melibatkan truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur Transyogi, Kecamatan Jakasampurna, Kota Bekasi. Nantinya pengecekan ini akan menghasilkan simulasi terjadinya kecelakaan dan mencari titik tabrak pertama.

&amp;ldquo;Kami masih melakukan traffic accident analyst dengan 13 titik pemotretan scanner, diharapkan nanti kita bisa gambarkan kronologis terjadinya kecelakaan pada awal, saat dan akhir,&amp;rdquo; kata Dirlantas Polra Metro Jaya, Kombes Latif Usman, Selasa (19/7/2022).

BACA JUGA:7 Korban Kecelakaan Maut Cibubur Teridentifikasi, Ini Datanya

Latif menjelaskan olah TKP ini juga akan mencari titik tabrakan pertama oleh truk Pertamina. Pasalnya, dalam catatanta tergambar terjadi 10 titik tabrak roda dua dan dua titik tabrak roda empat.

&amp;ldquo;Karena disini titik tumburnya banyak sekali, ada 10 roda dua ada 2 roda empat ini nanti akan tergambar dari awal hingga akhir,&amp;rdquo; jelas dia.


Adapun pihaknya juga akan menyelidiki bagaimana kelaikan truk beserta dengan sopir yang mengendarai kendaraan tersebut. Hasil penyelidikan, tambah Latif diharapkan rampung dalam tiga hari kedepan.

&amp;ldquo;Sehingga nanti akan kita temukan apakah kendaraan itu layak khususnya masalah rem karena kan dugaan sementara rem tidak berfungs,&amp;rdquo; ungkap dia.

&amp;ldquo;Nanti dugaan sopir gimana juga akan kita lakukn pemeriksaan lebih lanjut, mohon sabar nanti akan bagaimana keterangan sopir dan instansi terkait yang akan berkompenten untuk laik atau tidaknya,&amp;rdquo; imbuhnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
