<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Berusaha Cegah Ketua Kantor HAM PBB Rilis Laporan Soal Uighur</title><description>Surat yang dikirim China menyebutkan mengenai &amp;ldquo;keprihatinan serius&amp;rdquo; atas laporan Komisi HAM PBB terkait Uighur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/21/18/2633557/china-berusaha-cegah-ketua-kantor-ham-pbb-rilis-laporan-soal-uighur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/21/18/2633557/china-berusaha-cegah-ketua-kantor-ham-pbb-rilis-laporan-soal-uighur"/><item><title>China Berusaha Cegah Ketua Kantor HAM PBB Rilis Laporan Soal Uighur</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/21/18/2633557/china-berusaha-cegah-ketua-kantor-ham-pbb-rilis-laporan-soal-uighur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/21/18/2633557/china-berusaha-cegah-ketua-kantor-ham-pbb-rilis-laporan-soal-uighur</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2022 11:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/21/18/2633557/china-berusaha-cegah-ketua-kantor-ham-pbb-rilis-laporan-soal-uighur-a1Hs3hLvPq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Uighur di Xinjiang, China. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/21/18/2633557/china-berusaha-cegah-ketua-kantor-ham-pbb-rilis-laporan-soal-uighur-a1Hs3hLvPq.jpg</image><title>Warga Uighur di Xinjiang, China. (Foto: Reuters)</title></images><description>JENEWA -  China telah meminta pimpinan kantor hak asasi manusia (HAM) PBB untuk tidak merilis laporan pelanggaran HAM di Xinjiang, menurut sebuah surat dari pemerintah China yang dilihat oleh kantor berita Reuters dan dikonfirmasi oleh para diplomat dari tiga negara yang menerimanya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Komisioner Tinggi HAM PBB Dinilai Gagal Tangani Krisis Uighur Sampai Tibet

Dilansir dari VOA Indonesia, Komisaris Tinggi PBB Michele Bachelet menghadapi kritik tajam dari masyarakat madani karena terlalu lunak terhadap China ketika melawat ke negara itu pada Mei lalu. Sejak itu ia menyatakan tidak akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua karena alasan pribadi.
Namun, sebelum mundur pada akhir Agustus mendatang, Bachelet berjanji bahwa dia akan merilis laporan tentang kawasan Xinjiang, China barat.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Rayakan Idul Adha Bersama Muslim Uighur, China Disebut Tutupi Dugaan Pelanggaran HAM

Organisasi-organisasi HAM menuduh Beijing melakukan pelecehan terhadap penduduk Uighur di Xinjiang, termasuk penggunaan tenaga kerja paksa di kamp-kamp yang dibangunnya. China telah membantah tuduhan itu.Surat itu, yang ditulis China, mengungkapkan &amp;ldquo;keprihatinan serius&amp;rdquo; atas laporan tentang Xinjiang dan berusaha mencegah laporan itu dirilis, kata empat sumber, tiga diplomat dan seorang pakar HAM, yang tidak mau disebut namanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8yMS8xLzExNzg3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut mereka, China membagikan surat itu di kalangan misi diplomatik di Jenewa pada akhir Juni dan meminta negara-negara yang diwakili menandatanganinya untuk menunjukkan dukungan.
</description><content:encoded>JENEWA -  China telah meminta pimpinan kantor hak asasi manusia (HAM) PBB untuk tidak merilis laporan pelanggaran HAM di Xinjiang, menurut sebuah surat dari pemerintah China yang dilihat oleh kantor berita Reuters dan dikonfirmasi oleh para diplomat dari tiga negara yang menerimanya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Komisioner Tinggi HAM PBB Dinilai Gagal Tangani Krisis Uighur Sampai Tibet

Dilansir dari VOA Indonesia, Komisaris Tinggi PBB Michele Bachelet menghadapi kritik tajam dari masyarakat madani karena terlalu lunak terhadap China ketika melawat ke negara itu pada Mei lalu. Sejak itu ia menyatakan tidak akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua karena alasan pribadi.
Namun, sebelum mundur pada akhir Agustus mendatang, Bachelet berjanji bahwa dia akan merilis laporan tentang kawasan Xinjiang, China barat.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Rayakan Idul Adha Bersama Muslim Uighur, China Disebut Tutupi Dugaan Pelanggaran HAM

Organisasi-organisasi HAM menuduh Beijing melakukan pelecehan terhadap penduduk Uighur di Xinjiang, termasuk penggunaan tenaga kerja paksa di kamp-kamp yang dibangunnya. China telah membantah tuduhan itu.Surat itu, yang ditulis China, mengungkapkan &amp;ldquo;keprihatinan serius&amp;rdquo; atas laporan tentang Xinjiang dan berusaha mencegah laporan itu dirilis, kata empat sumber, tiga diplomat dan seorang pakar HAM, yang tidak mau disebut namanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8yMS8xLzExNzg3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut mereka, China membagikan surat itu di kalangan misi diplomatik di Jenewa pada akhir Juni dan meminta negara-negara yang diwakili menandatanganinya untuk menunjukkan dukungan.
</content:encoded></item></channel></rss>
