<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Lanka Lantik Presiden Baru di Tengah Krisis Ekonomi Terburuk</title><description>Wickremesinghe sebelumnya enam kali menjabat sebagai perdana menteri Sri Lanka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/21/18/2633803/sri-lanka-lantik-presiden-baru-di-tengah-krisis-ekonomi-terburuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/21/18/2633803/sri-lanka-lantik-presiden-baru-di-tengah-krisis-ekonomi-terburuk"/><item><title>Sri Lanka Lantik Presiden Baru di Tengah Krisis Ekonomi Terburuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/21/18/2633803/sri-lanka-lantik-presiden-baru-di-tengah-krisis-ekonomi-terburuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/21/18/2633803/sri-lanka-lantik-presiden-baru-di-tengah-krisis-ekonomi-terburuk</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2022 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/21/18/2633803/sri-lanka-lantik-presiden-baru-di-tengah-krisis-ekonomi-terburuk-iEyuwqY4a0.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ranil Wickremesinghe dilantik sebagai presiden Sri Lanka di Kolombo, Sri Lanka, 21 Juli 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/21/18/2633803/sri-lanka-lantik-presiden-baru-di-tengah-krisis-ekonomi-terburuk-iEyuwqY4a0.JPG</image><title>Ranil Wickremesinghe dilantik sebagai presiden Sri Lanka di Kolombo, Sri Lanka, 21 Juli 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>KOLOMBO - Politisi veteran Ranil Wickremesinghe dilantik sebagai presiden baru Sri Lanka pada Kamis (21/7/2022), sehari setelah memenangkan pemungutan suara di parlemen dan mendesak negara kepulauan itu untuk bersatu mencari jalan keluar dari krisis ekonomi terburuknya di dekade.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Parlemen Pilih Ranil Wickremesinghe Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Wickremesinghe, yang enam kali menjabat sebagai perdana menteri, menggantikan Gotabaya Rajapaksa yang melarikan diri dari Sri Lanka dan mengundurkan diri dari jabatannya pekan lalu setelah protes massal atas penanganannya terhadap ekonomi. Upacara pengambilan sumpah dilakukan di parlemen, dan dipimpin oleh hakim agung negara itu.
Sri Lanka telah dilumpuhkan oleh krisis keuangan yang parah, dengan kekurangan mata uang asing yang menyebabkan kekurangan kebutuhan pokok termasuk bahan bakar, makanan dan obat-obatan.
Negara berpenduduk 22 juta jiwa itu menerima pasokan diesel baru selama akhir pekan, dan distributor utama yang dikelola negara, Ceylon Petroleum Corporation, akan memulai kembali penjualan di bawah sistem penjatahan baru mulai Kamis dan seterusnya, menurut keterangan kementerian tenaga dan energi Sri Lanka.
Meski Wickremesinghe di antara sebagian rakyat Sri Lanka, protes terhadap pelantikannya tidak banyak terjadi. Hanya segelintir orang yang hadir di luar sekretariat presiden pada Kamis, tetapi beberapa bagian masyarakat telah bersumpah untuk berjuang melawan Wickremesinghe.
BACA JUGA:&amp;nbsp;8 Fakta Mengerikan Sri Lanka Bangkrut, Listrik Padam hingga Antre BBM Berhari-hari

&quot;Kami tidak akan menyerah karena yang dibutuhkan negara ini adalah perubahan sistem secara total,&quot; kata Pratibha Fernando, seorang pengunjuk rasa di sekretariat sebagaimana dilansir Reuters.
&quot;Kami ingin menyingkirkan politisi korup ini, jadi itulah yang kami lakukan.&quot;Beberapa jam setelah memenangkan pemungutan suara parlemen pada Rabu (20/7/2022), Wickremesinghe tampak menjauhkan diri dari keluarga Rajapaksa yang berkuasa yang telah mendominasi politik di Sri Lanka selama beberapa dekade.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yMS8xLzE1MDg2Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saya bukan teman Rajapaksa. Saya adalah teman rakyat,&quot; katanya kepada wartawan setelah berdoa di sebuah kuil Buddha di ibukota komersial Kolombo.
Wickremesinghe, yang sebelumnya menjabat sebagai perdana menteri dan menteri keuangan di bawah Rajapaksa, telah terlibat dalam negosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk paket bail out senilai hingga USD3 miliar.
Sri Lanka juga mencari bantuan dari negara tetangga India, Cina dan mitra internasional lainnya.
</description><content:encoded>KOLOMBO - Politisi veteran Ranil Wickremesinghe dilantik sebagai presiden baru Sri Lanka pada Kamis (21/7/2022), sehari setelah memenangkan pemungutan suara di parlemen dan mendesak negara kepulauan itu untuk bersatu mencari jalan keluar dari krisis ekonomi terburuknya di dekade.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Parlemen Pilih Ranil Wickremesinghe Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Wickremesinghe, yang enam kali menjabat sebagai perdana menteri, menggantikan Gotabaya Rajapaksa yang melarikan diri dari Sri Lanka dan mengundurkan diri dari jabatannya pekan lalu setelah protes massal atas penanganannya terhadap ekonomi. Upacara pengambilan sumpah dilakukan di parlemen, dan dipimpin oleh hakim agung negara itu.
Sri Lanka telah dilumpuhkan oleh krisis keuangan yang parah, dengan kekurangan mata uang asing yang menyebabkan kekurangan kebutuhan pokok termasuk bahan bakar, makanan dan obat-obatan.
Negara berpenduduk 22 juta jiwa itu menerima pasokan diesel baru selama akhir pekan, dan distributor utama yang dikelola negara, Ceylon Petroleum Corporation, akan memulai kembali penjualan di bawah sistem penjatahan baru mulai Kamis dan seterusnya, menurut keterangan kementerian tenaga dan energi Sri Lanka.
Meski Wickremesinghe di antara sebagian rakyat Sri Lanka, protes terhadap pelantikannya tidak banyak terjadi. Hanya segelintir orang yang hadir di luar sekretariat presiden pada Kamis, tetapi beberapa bagian masyarakat telah bersumpah untuk berjuang melawan Wickremesinghe.
BACA JUGA:&amp;nbsp;8 Fakta Mengerikan Sri Lanka Bangkrut, Listrik Padam hingga Antre BBM Berhari-hari

&quot;Kami tidak akan menyerah karena yang dibutuhkan negara ini adalah perubahan sistem secara total,&quot; kata Pratibha Fernando, seorang pengunjuk rasa di sekretariat sebagaimana dilansir Reuters.
&quot;Kami ingin menyingkirkan politisi korup ini, jadi itulah yang kami lakukan.&quot;Beberapa jam setelah memenangkan pemungutan suara parlemen pada Rabu (20/7/2022), Wickremesinghe tampak menjauhkan diri dari keluarga Rajapaksa yang berkuasa yang telah mendominasi politik di Sri Lanka selama beberapa dekade.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yMS8xLzE1MDg2Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Saya bukan teman Rajapaksa. Saya adalah teman rakyat,&quot; katanya kepada wartawan setelah berdoa di sebuah kuil Buddha di ibukota komersial Kolombo.
Wickremesinghe, yang sebelumnya menjabat sebagai perdana menteri dan menteri keuangan di bawah Rajapaksa, telah terlibat dalam negosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk paket bail out senilai hingga USD3 miliar.
Sri Lanka juga mencari bantuan dari negara tetangga India, Cina dan mitra internasional lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
