<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendekatan Humanis ke KKB, Moeldoko: Tahanan Politik Mereka Sudah Kita Bebaskan</title><description>Aparat keamanan di Papua telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) dengan mengedepankan pendekatan profesional dan proporsional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/21/337/2634027/pendekatan-humanis-ke-kkb-moeldoko-tahanan-politik-mereka-sudah-kita-bebaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/21/337/2634027/pendekatan-humanis-ke-kkb-moeldoko-tahanan-politik-mereka-sudah-kita-bebaskan"/><item><title>Pendekatan Humanis ke KKB, Moeldoko: Tahanan Politik Mereka Sudah Kita Bebaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/21/337/2634027/pendekatan-humanis-ke-kkb-moeldoko-tahanan-politik-mereka-sudah-kita-bebaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/21/337/2634027/pendekatan-humanis-ke-kkb-moeldoko-tahanan-politik-mereka-sudah-kita-bebaskan</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2022 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/21/337/2634027/pendekatan-humanis-ke-kkb-moeldoko-tahanan-politik-mereka-sudah-kita-bebaskan-yqYeJqijNB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSP Moeldoko (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/21/337/2634027/pendekatan-humanis-ke-kkb-moeldoko-tahanan-politik-mereka-sudah-kita-bebaskan-yqYeJqijNB.jpg</image><title>KSP Moeldoko (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah membantah tidak adanya upaya jalan pendekatan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua untuk mengakhiri kasus penembakan dan pembunuhan. Terutama penyerangan&amp;nbsp; terhadap warga sipil dan karyawan swasta serta anggota TNI.
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Purnawirawan TNI, Moeldoko mengatakan, pemerintah melalui TNI-Polri selalu mengedepankan asas kepentingan bangsa untuk mengakhiri konflik yang terjadi di Papua.
&quot;Langkah-langkah kesejahteraan sudah diberikan, langkah pembebasan waktu itu para yang katanya tahanan politik dibebaskan para tahanan itu,&quot; katanya kepada wartawan di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2022).
BACA JUGA:Mahfud MD: Musuh Kita Bukan Orang Papua, tapi KKB!&amp;nbsp;
Moeldoko menambahkan, aparat keamanan di Papua telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) dengan mengedepankan pendekatan profesional dan proporsional.
&quot;Bagaimana langkah taktisnya tentu komandan lapangan yang lebih tahu, tapi setidaknya yang harus dipegang profesional dan proporsional,&quot; ujarnya.
Pihaknya pun meminta agar TNI tidak terprovokasi atas kejadian yang terjadi saat ini yang nantinya dapat merugikan institusi TNI. &quot;Jadi, tetap kerja sesuai SOP, tetapi karena ada kejadian yang perlu direspons sungguh-sungguh karena masyarakat jadi korban saya sangat prihatin,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;
Apalagi, ia menegaskan peran antara Polri dan TNI sudah dijabarkan dengan sebagaimana mestinya. Sehingga para anggota yang berada di bawah harus menaati SOP yang berlaku.
&quot;Karena ini masih pada tahapan kriminal, maka kepolisian yang ada di depan, TNI bersifat backup kecuali pengamanan perbatasan Papua Nugini dan Indonesia itu sepenuhnya tugas TNI,&quot; ujarnya.
Pemerintah menjelaskan, tidak akan menambah pasukan di Daerah Otonomi Baru. &quot;Belum dipikirkan, DOB adalah langkah administrasi yang segera diselesaikan,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah membantah tidak adanya upaya jalan pendekatan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua untuk mengakhiri kasus penembakan dan pembunuhan. Terutama penyerangan&amp;nbsp; terhadap warga sipil dan karyawan swasta serta anggota TNI.
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Purnawirawan TNI, Moeldoko mengatakan, pemerintah melalui TNI-Polri selalu mengedepankan asas kepentingan bangsa untuk mengakhiri konflik yang terjadi di Papua.
&quot;Langkah-langkah kesejahteraan sudah diberikan, langkah pembebasan waktu itu para yang katanya tahanan politik dibebaskan para tahanan itu,&quot; katanya kepada wartawan di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2022).
BACA JUGA:Mahfud MD: Musuh Kita Bukan Orang Papua, tapi KKB!&amp;nbsp;
Moeldoko menambahkan, aparat keamanan di Papua telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) dengan mengedepankan pendekatan profesional dan proporsional.
&quot;Bagaimana langkah taktisnya tentu komandan lapangan yang lebih tahu, tapi setidaknya yang harus dipegang profesional dan proporsional,&quot; ujarnya.
Pihaknya pun meminta agar TNI tidak terprovokasi atas kejadian yang terjadi saat ini yang nantinya dapat merugikan institusi TNI. &quot;Jadi, tetap kerja sesuai SOP, tetapi karena ada kejadian yang perlu direspons sungguh-sungguh karena masyarakat jadi korban saya sangat prihatin,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;
Apalagi, ia menegaskan peran antara Polri dan TNI sudah dijabarkan dengan sebagaimana mestinya. Sehingga para anggota yang berada di bawah harus menaati SOP yang berlaku.
&quot;Karena ini masih pada tahapan kriminal, maka kepolisian yang ada di depan, TNI bersifat backup kecuali pengamanan perbatasan Papua Nugini dan Indonesia itu sepenuhnya tugas TNI,&quot; ujarnya.
Pemerintah menjelaskan, tidak akan menambah pasukan di Daerah Otonomi Baru. &quot;Belum dipikirkan, DOB adalah langkah administrasi yang segera diselesaikan,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
