<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Buang Limbah ke Sungai, Bikin Citarum Menghijau</title><description>Kemudian pihak DLHK mengambil sampel air tersebut disejumlah titik untuk diuji dilaboratorium
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/21/525/2633571/perusahaan-buang-limbah-ke-sungai-bikin-citarum-menghijau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/21/525/2633571/perusahaan-buang-limbah-ke-sungai-bikin-citarum-menghijau"/><item><title>Perusahaan Buang Limbah ke Sungai, Bikin Citarum Menghijau</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/21/525/2633571/perusahaan-buang-limbah-ke-sungai-bikin-citarum-menghijau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/21/525/2633571/perusahaan-buang-limbah-ke-sungai-bikin-citarum-menghijau</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2022 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Nila Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/21/525/2633571/perusahaan-buang-limbah-ke-sungai-bikin-citarum-menghijau-bokJgF1nex.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas DLHK Karawang saat mengambil sampel air Citarum yang menghijau/ Foto: Nila Kusuma </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/21/525/2633571/perusahaan-buang-limbah-ke-sungai-bikin-citarum-menghijau-bokJgF1nex.jpg</image><title>Petugas DLHK Karawang saat mengambil sampel air Citarum yang menghijau/ Foto: Nila Kusuma </title></images><description>
KARAWANG - Air Sungai Citarum di Kampung Gorowong, Kelurahan Adiarsa, Kecamatan Karawang Timur berwarna hijau. Dugaan sementara air sungai berwarna hijau akibat limbah yang dibuang PT Pindodeli 1, salah satu anak perusahaan PT Sinar Mas.
Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Karawang masih meneliti penyebab Citarum tercemar.
Berdasarkan pemantauan, air sungai Citarum berwarna hijau berada di Kelurahan Adiarsa. Warga sempat khawatir sungai Citarum tercemar limbah beracun. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke DLHK Karawang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sosok Brigjen Hendra Kurniawan, Karo Paminal Divisi Propam yang Dicopot Buntut Penembakan Brigadir Yosua
Kemudian pihak DLHK mengambil sampel air tersebut disejumlah titik untuk diuji dilaboratorium.
&quot;Kami sudah mengambil sampel air dari sungai untuk dibawa ke lab. Sementara kami belum bisa menyimpulkan,&quot; kata petugas laboratorium DLHK, Andri, saat dikonfirmasi, Kamis (21/7/22).
BACA JUGA:Izin Tinggal Habis sejak 2020, Pengusaha Belanda Dideportasi Imigrasi Bali

Menurut Andri, pihaknya memastikan air sungai Citarum berwarna hijau akibat buangan limbah PT Pindodeli 1. Bahkan pihaknya sudah mengambil sample air dari outfall ipal dan beberapa titik lainya sebagai sample.

&quot;Kami sudah menganbil sampel air dari sebelum dan sesudah outfall ipal di sungai Citarum,&quot; katanya.
Andri mengatakan, hasil sementara berdasarkan uji sementara PH masih normal yaitu 7,75 dan DO 6,5. &quot;Tapi kami belum bisa memastikan.penyebab sungai berwarna hijau, masih nunggu hasil lab,&quot; katanya.

Sementara itu Direksi PT Pindodeli 1, Adil Teguh saat dikonfirmasi membenarkan jika sungai Citarum di Kelurahan Adiarsa berwarna hijau akibat buangan ipal dari perusahaannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Menteri Pendidikan Belanda Lakukan Kunjungan ke BRIN, Buka Kolaborasi Indonesia - Belanda
Hanya saja dia memastikan, meski air berwarna hijau namun tidak membahayakan. Dia memastikan tidak ada kandungan limbah beracun yang mencemari sungat tersebut.

Menurut Adil Teguh, limbah yang dibuang dari perusahaannya sudah sesuai standard baku mutu, COD bagys, PH, TSS, semua normal. Meski berwarna hijau air sungai Citarum aman dan tidak membahayakan masyarakat sekitar.

&quot;Semua sudah berdasarkan standar mutu tidak berbahaya,&quot; katanya.</description><content:encoded>
KARAWANG - Air Sungai Citarum di Kampung Gorowong, Kelurahan Adiarsa, Kecamatan Karawang Timur berwarna hijau. Dugaan sementara air sungai berwarna hijau akibat limbah yang dibuang PT Pindodeli 1, salah satu anak perusahaan PT Sinar Mas.
Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Karawang masih meneliti penyebab Citarum tercemar.
Berdasarkan pemantauan, air sungai Citarum berwarna hijau berada di Kelurahan Adiarsa. Warga sempat khawatir sungai Citarum tercemar limbah beracun. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke DLHK Karawang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sosok Brigjen Hendra Kurniawan, Karo Paminal Divisi Propam yang Dicopot Buntut Penembakan Brigadir Yosua
Kemudian pihak DLHK mengambil sampel air tersebut disejumlah titik untuk diuji dilaboratorium.
&quot;Kami sudah mengambil sampel air dari sungai untuk dibawa ke lab. Sementara kami belum bisa menyimpulkan,&quot; kata petugas laboratorium DLHK, Andri, saat dikonfirmasi, Kamis (21/7/22).
BACA JUGA:Izin Tinggal Habis sejak 2020, Pengusaha Belanda Dideportasi Imigrasi Bali

Menurut Andri, pihaknya memastikan air sungai Citarum berwarna hijau akibat buangan limbah PT Pindodeli 1. Bahkan pihaknya sudah mengambil sample air dari outfall ipal dan beberapa titik lainya sebagai sample.

&quot;Kami sudah menganbil sampel air dari sebelum dan sesudah outfall ipal di sungai Citarum,&quot; katanya.
Andri mengatakan, hasil sementara berdasarkan uji sementara PH masih normal yaitu 7,75 dan DO 6,5. &quot;Tapi kami belum bisa memastikan.penyebab sungai berwarna hijau, masih nunggu hasil lab,&quot; katanya.

Sementara itu Direksi PT Pindodeli 1, Adil Teguh saat dikonfirmasi membenarkan jika sungai Citarum di Kelurahan Adiarsa berwarna hijau akibat buangan ipal dari perusahaannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Menteri Pendidikan Belanda Lakukan Kunjungan ke BRIN, Buka Kolaborasi Indonesia - Belanda
Hanya saja dia memastikan, meski air berwarna hijau namun tidak membahayakan. Dia memastikan tidak ada kandungan limbah beracun yang mencemari sungat tersebut.

Menurut Adil Teguh, limbah yang dibuang dari perusahaannya sudah sesuai standard baku mutu, COD bagys, PH, TSS, semua normal. Meski berwarna hijau air sungai Citarum aman dan tidak membahayakan masyarakat sekitar.

&quot;Semua sudah berdasarkan standar mutu tidak berbahaya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
