<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prihatin Bocah Tasikmalaya Meninggal karena Bullying, Jokowi: Ini Tanggung Jawab Kita Semuanya</title><description>Jokowi pun merasa prihatin dengan kejadian tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/23/337/2634924/prihatin-bocah-tasikmalaya-meninggal-karena-bullying-jokowi-ini-tanggung-jawab-kita-semuanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/23/337/2634924/prihatin-bocah-tasikmalaya-meninggal-karena-bullying-jokowi-ini-tanggung-jawab-kita-semuanya"/><item><title>Prihatin Bocah Tasikmalaya Meninggal karena Bullying, Jokowi: Ini Tanggung Jawab Kita Semuanya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/23/337/2634924/prihatin-bocah-tasikmalaya-meninggal-karena-bullying-jokowi-ini-tanggung-jawab-kita-semuanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/23/337/2634924/prihatin-bocah-tasikmalaya-meninggal-karena-bullying-jokowi-ini-tanggung-jawab-kita-semuanya</guid><pubDate>Sabtu 23 Juli 2022 11:57 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/337/2634924/prihatin-bocah-tasikmalaya-meninggal-karena-bullying-jokowi-ini-tanggung-jawab-kita-semuanya-WG7u8Oxyfu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/337/2634924/prihatin-bocah-tasikmalaya-meninggal-karena-bullying-jokowi-ini-tanggung-jawab-kita-semuanya-WG7u8Oxyfu.jpg</image><title>Ilustrasi/Freepik</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan belasungkawa kepada anak berumur 11 tahun di Tasikmalaya yang meninggal dunia akibat depresi setelah dirundung atau di-bully oleh teman-temannya.

Jokowi pun merasa prihatin dengan kejadian tersebut.

BACA JUGA:5 Fakta Kasus Anak di Tasikmalaya Depresi hingga Meninggal karena Dipaksa Setubuhi Kucing

&quot;Ini yang menjadi keprihatinan kita semuanya, pertama-tama saya ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kejadian di Tasikmalaya,&quot; ujar Jokowi di Istana Bogor, Sabtu (23/7/2022).

Jokowi menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak. Termasuk orang tua dan juga sekolah serta masyarakat.

BACA JUGA:Bullying Remaja Perempuan di Bogor, Polisi Sebut Korban dan Pelaku Saling Kenal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dan ini adalah tanggung jawab kita semuanya, tanggung jawab orang tua, tanggung jawab para pendidik, tanggung jawab sekolah, tanggung jawab masyarakat agar bullying, perundungan kedepan tidak terjadi lagi,&quot; tegasnya

Jokowi juga meminta kepada semua pihak agar bersama saling menjaga anak-anak. Dan berharap kejadian perundungan tidak terjadi dan muncul lagi.
&quot;Inilah yang harus kita jaga bersama-sama agar anak-anak kita itu memiliki dunia bermain, dunia anak-anak dengan kecerian mereka. Jangan sampe terjadi lagi yang namanya perundungan,&quot; jelasnya.

Diketahui, kasus perundungan atau bullying kembali terjadi di Indonesia. Bahkan, kali ini kasus tersebut sungguh memprihatinkan karena menyebabkan anak 11 tahun kehilangan nyawa.

Kejadian itu terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Seorang korban bullying meninggal karena dipaksa menyetubuhi kucing yang direkam dan kemudian disebarluaskan di media sosial oleh teman sebayanya. Akibat dari hal tersebut, korban mengalami depresi dan kehilangan nafsu makan hingga menyebabkan kematian.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan belasungkawa kepada anak berumur 11 tahun di Tasikmalaya yang meninggal dunia akibat depresi setelah dirundung atau di-bully oleh teman-temannya.

Jokowi pun merasa prihatin dengan kejadian tersebut.

BACA JUGA:5 Fakta Kasus Anak di Tasikmalaya Depresi hingga Meninggal karena Dipaksa Setubuhi Kucing

&quot;Ini yang menjadi keprihatinan kita semuanya, pertama-tama saya ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kejadian di Tasikmalaya,&quot; ujar Jokowi di Istana Bogor, Sabtu (23/7/2022).

Jokowi menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak. Termasuk orang tua dan juga sekolah serta masyarakat.

BACA JUGA:Bullying Remaja Perempuan di Bogor, Polisi Sebut Korban dan Pelaku Saling Kenal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Dan ini adalah tanggung jawab kita semuanya, tanggung jawab orang tua, tanggung jawab para pendidik, tanggung jawab sekolah, tanggung jawab masyarakat agar bullying, perundungan kedepan tidak terjadi lagi,&quot; tegasnya

Jokowi juga meminta kepada semua pihak agar bersama saling menjaga anak-anak. Dan berharap kejadian perundungan tidak terjadi dan muncul lagi.
&quot;Inilah yang harus kita jaga bersama-sama agar anak-anak kita itu memiliki dunia bermain, dunia anak-anak dengan kecerian mereka. Jangan sampe terjadi lagi yang namanya perundungan,&quot; jelasnya.

Diketahui, kasus perundungan atau bullying kembali terjadi di Indonesia. Bahkan, kali ini kasus tersebut sungguh memprihatinkan karena menyebabkan anak 11 tahun kehilangan nyawa.

Kejadian itu terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Seorang korban bullying meninggal karena dipaksa menyetubuhi kucing yang direkam dan kemudian disebarluaskan di media sosial oleh teman sebayanya. Akibat dari hal tersebut, korban mengalami depresi dan kehilangan nafsu makan hingga menyebabkan kematian.</content:encoded></item></channel></rss>
