<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Akui Tak Mudah Berantas Bullying dan Kekerasan Seksual pada Anak</title><description>Jokowi meminta perlu adanya dukungan semua pihak terutama keluarga dan masyarakat untuk mengurangi kasus bullying pada anak-anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/23/337/2635119/jokowi-akui-tak-mudah-berantas-bullying-dan-kekerasan-seksual-pada-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/23/337/2635119/jokowi-akui-tak-mudah-berantas-bullying-dan-kekerasan-seksual-pada-anak"/><item><title>Jokowi Akui Tak Mudah Berantas Bullying dan Kekerasan Seksual pada Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/23/337/2635119/jokowi-akui-tak-mudah-berantas-bullying-dan-kekerasan-seksual-pada-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/23/337/2635119/jokowi-akui-tak-mudah-berantas-bullying-dan-kekerasan-seksual-pada-anak</guid><pubDate>Sabtu 23 Juli 2022 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/23/337/2635119/jokowi-akui-tak-mudah-berantas-bullying-dan-kekerasan-seksual-pada-anak-q1rL3j6szS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Biro Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/23/337/2635119/jokowi-akui-tak-mudah-berantas-bullying-dan-kekerasan-seksual-pada-anak-q1rL3j6szS.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Biro Pers)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui, tidak mudah memberantas kasus perundungan atau bullying dan kekerasan seksual pada anak-anak.

&quot;Saya kira penegakan hukum yang keras, penegakan hukum yang tegas terhadap kegiatan-kegiatan yang seperti itu memang menjadi tanggung jawab kita semuanya untuk memagari agar tidak terjadi lagi. Tapi memang bukan sesuatu yang gampang,&quot; ujar Jokowi usai menghadiri acara Hari Anak Nasional di Bogor, Sabtu (23/7/2022).
BACA JUGA:Jokowi Minta Jangan Memaksa Anak-Anak Ikuti Keinginan Orang Dewasa&amp;nbsp;
Jokowi meminta perlu adanya dukungan semua pihak terutama keluarga dan masyarakat untuk mengurangi kasus bullying pada anak-anak.

&quot;Asalkan kita bersama-sama, masyarakat, guru, pendidik, orang tua, semunya bekerja saya kira akan sangat mengurangi,&quot; ujarnya.

Jokowi menegaskan, apapun tindakannya termasuk perundungan hingga kekerasan fisik memiliki konsekuensi pidana.

&quot;Saya kira semuanya diproses, siapapun, tidak ada yang namanya kekerasan verbal, tidak ada yang namanya perundungan, tidak ada yang namanya kekerasan fisik, kekerasan seksual, semuanya. Karena memang aturannya tidak diperbolehkan dan itu ada pidananya,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Anies Undang Presiden Jokowi Hadiri Grand Launching JIS Besok</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui, tidak mudah memberantas kasus perundungan atau bullying dan kekerasan seksual pada anak-anak.

&quot;Saya kira penegakan hukum yang keras, penegakan hukum yang tegas terhadap kegiatan-kegiatan yang seperti itu memang menjadi tanggung jawab kita semuanya untuk memagari agar tidak terjadi lagi. Tapi memang bukan sesuatu yang gampang,&quot; ujar Jokowi usai menghadiri acara Hari Anak Nasional di Bogor, Sabtu (23/7/2022).
BACA JUGA:Jokowi Minta Jangan Memaksa Anak-Anak Ikuti Keinginan Orang Dewasa&amp;nbsp;
Jokowi meminta perlu adanya dukungan semua pihak terutama keluarga dan masyarakat untuk mengurangi kasus bullying pada anak-anak.

&quot;Asalkan kita bersama-sama, masyarakat, guru, pendidik, orang tua, semunya bekerja saya kira akan sangat mengurangi,&quot; ujarnya.

Jokowi menegaskan, apapun tindakannya termasuk perundungan hingga kekerasan fisik memiliki konsekuensi pidana.

&quot;Saya kira semuanya diproses, siapapun, tidak ada yang namanya kekerasan verbal, tidak ada yang namanya perundungan, tidak ada yang namanya kekerasan fisik, kekerasan seksual, semuanya. Karena memang aturannya tidak diperbolehkan dan itu ada pidananya,&quot; ujarnya.
BACA JUGA:Anies Undang Presiden Jokowi Hadiri Grand Launching JIS Besok</content:encoded></item></channel></rss>
