<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Faktor Penyebab Prabowo Subianto Raup Sentimen Positif terkait Pencapresan 2024   </title><description>Fetra menjelaskan, tingginya sentimen positif terhadap Prabowo disebabkan oleh tiga faktor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/24/337/2635346/tiga-faktor-penyebab-prabowo-subianto-raup-sentimen-positif-terkait-pencapresan-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/24/337/2635346/tiga-faktor-penyebab-prabowo-subianto-raup-sentimen-positif-terkait-pencapresan-2024"/><item><title>Tiga Faktor Penyebab Prabowo Subianto Raup Sentimen Positif terkait Pencapresan 2024   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/24/337/2635346/tiga-faktor-penyebab-prabowo-subianto-raup-sentimen-positif-terkait-pencapresan-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/24/337/2635346/tiga-faktor-penyebab-prabowo-subianto-raup-sentimen-positif-terkait-pencapresan-2024</guid><pubDate>Minggu 24 Juli 2022 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/24/337/2635346/tiga-faktor-penyebab-prabowo-subianto-raup-sentimen-positif-terkait-pencapresan-2024-UBJ5wNua7U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subainto (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/24/337/2635346/tiga-faktor-penyebab-prabowo-subianto-raup-sentimen-positif-terkait-pencapresan-2024-UBJ5wNua7U.jpg</image><title>Prabowo Subainto (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bertengger di urutan pertama sebagai calon presiden (capres) 2024 dengan sentimen positif jauh di atas tokoh lain. Hal tersebut berdasarkan hasil riset terbaru Lembaga Survei Jakarta (LSJ).
Direktur Riset LSJ Fetra Ardianto mengatakan, Prabowo mendapatkan persentase sebesar 62,8%, diikuti dengan Ridwan Kamil yakni 32,2%, lalu Ganjar dan Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) yang sama-sama mendapatkan persentase sebesar 25,1%.
Fetra menjelaskan, tingginya sentimen positif terhadap Prabowo disebabkan oleh tiga faktor. Pertama, munculnya Prabowo sebagai menteri dengan kinerja terbaik menurut hampir semua lembaga survei mainstream.
Kedua, tingkat elektabilitas Prabowo yang selalu berada di posisi teratas dalam berbagai rilis lembaga riset. Ketiga, khusus dalam sepuluh hari terakhir, adanya underdog effect dari ejekan dan komentar dari segelintir tokoh nasional seperti Jusuf Kalla (JK) dan Zulfan Lindan.
Baca juga:&amp;nbsp;Survei LSJ: Publik Sambut Positif Jika Prabowo Subianto Deklarasi Capres 2024
Terkait faktor ketiga, Fetra mengatakan bahwa publik menilai Prabowo sangat elegan dalam menanggapi komentar negatif serta ejekan yang dilayangkan untuknya. Hal ini yang kemudian, kata Fetra, menjadi penyebab persentase sentimen positif Prabowo jauh di atas tokoh lain.
Baca juga:&amp;nbsp;Survei LSJ: Prabowo Jadi Capres dengan Sentimen Positif Tertinggi
&quot;Cara Prabowo yang begitu elegan dalam menyikapi setiap komentar negatif terhadap dirinya (termasuk ejekan serta komentar dari JK dan Zulfan Lindan) terbukti justru meningkatkan simpati dan apresiasi publik luas kepada Ketua Umum Partai Gerindra tersebut,&quot; kata Fetra.Seperti diketahui, belum lama ini dalam sebuah wawancara yang diunggah kanal youtube salah satu TV swasta, Jusuf Kalla (JK) mengejek Prabowo telah gagal dalam tiga kali Pilpres dan mempertanyakan apakah mau gagal untuk keempat kalinya.
Sementara Zulfan Lindan mempersoalkan usia Prabowo yang sudah tidak muda lagi untuk mencalonkan diri sebagai capres. Konon itu pula yang disampaikan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dalam pertemuannya dengan Prabowo beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, Riset LSJ ini menggunakan pendekatan natural language processing (NLP) untuk mengekstraksi opini atau percakapan warganet dalam bentuk teks. Analisis dilakukan dengan menggunakan keyword yang sering dipublikasikan oleh lembaga-lembaga riset mainstream, seperti &amp;ldquo;Prabowo Subianto&amp;rdquo;, &amp;ldquo;Ganjar Pranowo&amp;rdquo;, &amp;ldquo;Anies Baswedan&amp;rdquo;, dan sebagainya. Dataset diperoleh pada periode 10 hingga 20 Juli 2022 dengan teknik ekstraksi knowledge big data.
Baca juga:&amp;nbsp;Kenang Pelajaran Kepemimpinan Cak Noer, Prabowo: Tugas Pemimpin Membuat Wong Cilik Bisa Gemuyu
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bertengger di urutan pertama sebagai calon presiden (capres) 2024 dengan sentimen positif jauh di atas tokoh lain. Hal tersebut berdasarkan hasil riset terbaru Lembaga Survei Jakarta (LSJ).
Direktur Riset LSJ Fetra Ardianto mengatakan, Prabowo mendapatkan persentase sebesar 62,8%, diikuti dengan Ridwan Kamil yakni 32,2%, lalu Ganjar dan Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) yang sama-sama mendapatkan persentase sebesar 25,1%.
Fetra menjelaskan, tingginya sentimen positif terhadap Prabowo disebabkan oleh tiga faktor. Pertama, munculnya Prabowo sebagai menteri dengan kinerja terbaik menurut hampir semua lembaga survei mainstream.
Kedua, tingkat elektabilitas Prabowo yang selalu berada di posisi teratas dalam berbagai rilis lembaga riset. Ketiga, khusus dalam sepuluh hari terakhir, adanya underdog effect dari ejekan dan komentar dari segelintir tokoh nasional seperti Jusuf Kalla (JK) dan Zulfan Lindan.
Baca juga:&amp;nbsp;Survei LSJ: Publik Sambut Positif Jika Prabowo Subianto Deklarasi Capres 2024
Terkait faktor ketiga, Fetra mengatakan bahwa publik menilai Prabowo sangat elegan dalam menanggapi komentar negatif serta ejekan yang dilayangkan untuknya. Hal ini yang kemudian, kata Fetra, menjadi penyebab persentase sentimen positif Prabowo jauh di atas tokoh lain.
Baca juga:&amp;nbsp;Survei LSJ: Prabowo Jadi Capres dengan Sentimen Positif Tertinggi
&quot;Cara Prabowo yang begitu elegan dalam menyikapi setiap komentar negatif terhadap dirinya (termasuk ejekan serta komentar dari JK dan Zulfan Lindan) terbukti justru meningkatkan simpati dan apresiasi publik luas kepada Ketua Umum Partai Gerindra tersebut,&quot; kata Fetra.Seperti diketahui, belum lama ini dalam sebuah wawancara yang diunggah kanal youtube salah satu TV swasta, Jusuf Kalla (JK) mengejek Prabowo telah gagal dalam tiga kali Pilpres dan mempertanyakan apakah mau gagal untuk keempat kalinya.
Sementara Zulfan Lindan mempersoalkan usia Prabowo yang sudah tidak muda lagi untuk mencalonkan diri sebagai capres. Konon itu pula yang disampaikan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dalam pertemuannya dengan Prabowo beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, Riset LSJ ini menggunakan pendekatan natural language processing (NLP) untuk mengekstraksi opini atau percakapan warganet dalam bentuk teks. Analisis dilakukan dengan menggunakan keyword yang sering dipublikasikan oleh lembaga-lembaga riset mainstream, seperti &amp;ldquo;Prabowo Subianto&amp;rdquo;, &amp;ldquo;Ganjar Pranowo&amp;rdquo;, &amp;ldquo;Anies Baswedan&amp;rdquo;, dan sebagainya. Dataset diperoleh pada periode 10 hingga 20 Juli 2022 dengan teknik ekstraksi knowledge big data.
Baca juga:&amp;nbsp;Kenang Pelajaran Kepemimpinan Cak Noer, Prabowo: Tugas Pemimpin Membuat Wong Cilik Bisa Gemuyu
</content:encoded></item></channel></rss>
