<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Sakurajima Meletus, Pejabat Jepang: Tidak Ada Laporan Kerusakan   </title><description>Gunung berapi Sakurajima meletus pada Minggu 24 Juli 2022 sekira pukul 20:05 waktu setempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/25/18/2635562/gunung-sakurajima-meletus-pejabat-jepang-tidak-ada-laporan-kerusakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/25/18/2635562/gunung-sakurajima-meletus-pejabat-jepang-tidak-ada-laporan-kerusakan"/><item><title>Gunung Sakurajima Meletus, Pejabat Jepang: Tidak Ada Laporan Kerusakan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/25/18/2635562/gunung-sakurajima-meletus-pejabat-jepang-tidak-ada-laporan-kerusakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/25/18/2635562/gunung-sakurajima-meletus-pejabat-jepang-tidak-ada-laporan-kerusakan</guid><pubDate>Senin 25 Juli 2022 03:36 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/25/18/2635562/gunung-sakurajima-meletus-pejabat-jepang-tidak-ada-laporan-kerusakan-9Q8QSaUIUw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/25/18/2635562/gunung-sakurajima-meletus-pejabat-jepang-tidak-ada-laporan-kerusakan-9Q8QSaUIUw.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Gunung berapi Sakurajima meletus pada Minggu 24 Juli 2022 sekira pukul 20:05 waktu setempat. Gunung berapi di pulau utama barat Jepang Kyushu itu meletus mengirimkan asap hitam mengepul tinggi ke udara.

Wakil Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihiko Isozaki mengatakan, letusan gunung Sakurajima tersebut tidak menimbulkan kerusakan.

&quot;Tidak ada laporan kerusakan akibat letusan,&quot; kata Yoshihiko Isozaki  seperti dilansir Reuters, Senin (25/7/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Sukarajima di Jepang Meletus, Warga Diminta Evakuasi
Sementara itu, Pejabat Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan, batu vulkanik menghujani pada jarak 2,5 km (1,5 mil) dari gunung berapi. Tingkat peringatan letusan telah dinaikkan menjadi 5, tertinggi.

&quot;Beberapa daerah disarankan untuk dievakuasi, tetapi tidak ada letusan besar yang diperkirakan terjadi,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Jepang Catat Rekor Tertinggi Covid-19 dalam SejarahnyaRekaman video menunjukkan apa yang tampak seperti massa merah mengalir di satu sisi gunung berapi. JMA mengatakan, hujan diperkirakan turun di beberapa daerah dekat gunung berapi pada hari Senin tetapi bukan jenis hujan lebat yang dapat menyebabkan tanah longsor setelah letusan.

Sebagian besar kota Kagoshima berada di seberang teluk dari gunung berapi tetapi beberapa daerah pemukiman dalam jarak sekitar 3 km (1,9 mil) dari kawah dapat diperintahkan untuk dievakuasi tergantung pada situasinya. Kemudian dilaporkan bahwa 51 orang di sekitarnya sedang dievakuasi.

Diketahui, Sakurajima adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Jepang dan letusan dari berbagai tingkat terjadi secara teratur. Pada 2019 itu memuntahkan abu setinggi 5,5 km (3,4 mil).

</description><content:encoded>

JAKARTA - Gunung berapi Sakurajima meletus pada Minggu 24 Juli 2022 sekira pukul 20:05 waktu setempat. Gunung berapi di pulau utama barat Jepang Kyushu itu meletus mengirimkan asap hitam mengepul tinggi ke udara.

Wakil Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihiko Isozaki mengatakan, letusan gunung Sakurajima tersebut tidak menimbulkan kerusakan.

&quot;Tidak ada laporan kerusakan akibat letusan,&quot; kata Yoshihiko Isozaki  seperti dilansir Reuters, Senin (25/7/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gunung Sukarajima di Jepang Meletus, Warga Diminta Evakuasi
Sementara itu, Pejabat Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan, batu vulkanik menghujani pada jarak 2,5 km (1,5 mil) dari gunung berapi. Tingkat peringatan letusan telah dinaikkan menjadi 5, tertinggi.

&quot;Beberapa daerah disarankan untuk dievakuasi, tetapi tidak ada letusan besar yang diperkirakan terjadi,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Jepang Catat Rekor Tertinggi Covid-19 dalam SejarahnyaRekaman video menunjukkan apa yang tampak seperti massa merah mengalir di satu sisi gunung berapi. JMA mengatakan, hujan diperkirakan turun di beberapa daerah dekat gunung berapi pada hari Senin tetapi bukan jenis hujan lebat yang dapat menyebabkan tanah longsor setelah letusan.

Sebagian besar kota Kagoshima berada di seberang teluk dari gunung berapi tetapi beberapa daerah pemukiman dalam jarak sekitar 3 km (1,9 mil) dari kawah dapat diperintahkan untuk dievakuasi tergantung pada situasinya. Kemudian dilaporkan bahwa 51 orang di sekitarnya sedang dievakuasi.

Diketahui, Sakurajima adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Jepang dan letusan dari berbagai tingkat terjadi secara teratur. Pada 2019 itu memuntahkan abu setinggi 5,5 km (3,4 mil).

</content:encoded></item></channel></rss>
