<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wagub Ariza: Citayam Fashion Week Milik Semua!   </title><description>&quot;Ya sekarang kan sekarang nggak bisa main klaim-klaim, jadi kita jangan klaim, itu milik semua, milik anak-anak kita, itu ruang publik,&quot; kata dia</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/25/338/2635899/wagub-ariza-citayam-fashion-week-milik-semua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/25/338/2635899/wagub-ariza-citayam-fashion-week-milik-semua"/><item><title>Wagub Ariza: Citayam Fashion Week Milik Semua!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/25/338/2635899/wagub-ariza-citayam-fashion-week-milik-semua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/25/338/2635899/wagub-ariza-citayam-fashion-week-milik-semua</guid><pubDate>Senin 25 Juli 2022 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/25/338/2635899/wagub-ariza-citayam-fashion-week-milik-semua-LXXoA6knUM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub Ariza (Foto: MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/25/338/2635899/wagub-ariza-citayam-fashion-week-milik-semua-LXXoA6knUM.jpg</image><title>Wagub Ariza (Foto: MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) ikut mengkritisi langkah Baim Wong dan Paula Verhoeven yang mendaftarkan Citayam Fashion Week (CFW) ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas nama perusahaannya, PT. Tiger Wong Entertainment.
Menurut Ariza, langkah swasta mengklaim CFW dirasa kurang pas. Sebab, selain menjadi hak kepemilikan sebelah pihak, akusisi CFW bisa merubah citra bahwa gelaran tersebut tidak lagi dimiliki oleh masyarakat umum.
&quot;Ya sekarang kan sekarang nggak bisa main klaim-klaim, jadi kita jangan klaim, itu milik semua, milik anak-anak kita, itu ruang publik, itu milik warga, kan semua warga siapa saja di Jakarta, Indonesia, bahkan orang asing boleh,&quot; ujar Ariza di Balaikota DKI Jakarta, Senin (25/7/2022).
Kendati demikian, Ariza menambahkan, meski bersifat milik umum. Namun, gelaran CFW di Dukuh Atas tersebut perlu dirawat dan dijaga kebersihannya. Terlebih, tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat yang melintas.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemprov DKI Jakarta Akan Gelar Tes Massal Covid-19 di Lokasi Citayam Fashion Week
&quot;Maka kita rawat kebersihan, ketertibannya, jangan mengganggu, parkir di trotoar, jadinya kan mengganggu, jadi kan kecewa, mengganggu jalur sepeda jadi terhalang, menganggu jalan,&quot; ungkapnya.
&quot;Jadi kita apresiasi tapi kita tingkatkan lagi supaya kegiatan dibimbing,&quot; sambungnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Wagub Ariza Sebut Citayam Fashion Week Akan Dipindahkan, Ini 3 Calon LokasinyaDiketahui, Fenomena Citayam Fashion Week tengah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Namun sayangnya, kegiatan yeng terletak di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat tersebut kerap mengganggu lalu lintas dikarenakan digelar di zebra cross.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara. Menurutnya, meski Ia tidak menyalahkan kegiatan tersebut, namun Ia mengusulkan agar gelaran Citayam Fashion Week dipindahkan di tempat yang lebih luas.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketika Wagub Ariza Kenang Wisata ke Ancol Bawa Tikar hingga Jagung Rebus
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) ikut mengkritisi langkah Baim Wong dan Paula Verhoeven yang mendaftarkan Citayam Fashion Week (CFW) ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas nama perusahaannya, PT. Tiger Wong Entertainment.
Menurut Ariza, langkah swasta mengklaim CFW dirasa kurang pas. Sebab, selain menjadi hak kepemilikan sebelah pihak, akusisi CFW bisa merubah citra bahwa gelaran tersebut tidak lagi dimiliki oleh masyarakat umum.
&quot;Ya sekarang kan sekarang nggak bisa main klaim-klaim, jadi kita jangan klaim, itu milik semua, milik anak-anak kita, itu ruang publik, itu milik warga, kan semua warga siapa saja di Jakarta, Indonesia, bahkan orang asing boleh,&quot; ujar Ariza di Balaikota DKI Jakarta, Senin (25/7/2022).
Kendati demikian, Ariza menambahkan, meski bersifat milik umum. Namun, gelaran CFW di Dukuh Atas tersebut perlu dirawat dan dijaga kebersihannya. Terlebih, tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat yang melintas.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemprov DKI Jakarta Akan Gelar Tes Massal Covid-19 di Lokasi Citayam Fashion Week
&quot;Maka kita rawat kebersihan, ketertibannya, jangan mengganggu, parkir di trotoar, jadinya kan mengganggu, jadi kan kecewa, mengganggu jalur sepeda jadi terhalang, menganggu jalan,&quot; ungkapnya.
&quot;Jadi kita apresiasi tapi kita tingkatkan lagi supaya kegiatan dibimbing,&quot; sambungnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Wagub Ariza Sebut Citayam Fashion Week Akan Dipindahkan, Ini 3 Calon LokasinyaDiketahui, Fenomena Citayam Fashion Week tengah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Namun sayangnya, kegiatan yeng terletak di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat tersebut kerap mengganggu lalu lintas dikarenakan digelar di zebra cross.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara. Menurutnya, meski Ia tidak menyalahkan kegiatan tersebut, namun Ia mengusulkan agar gelaran Citayam Fashion Week dipindahkan di tempat yang lebih luas.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketika Wagub Ariza Kenang Wisata ke Ancol Bawa Tikar hingga Jagung Rebus
</content:encoded></item></channel></rss>
