<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Sampah Putri Nyale Jadi Daya Tarik Studi Tiru Pemkab HSU</title><description>Plt Bupati HSU merasa BUMDes Putri Nyale bisa diamati, ditiru dan dimodifikasi bagi kemajuan Kabupaten Hulu Sungai Utara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/26/340/2636564/bank-sampah-putri-nyale-jadi-daya-tarik-studi-tiru-pemkab-hsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/26/340/2636564/bank-sampah-putri-nyale-jadi-daya-tarik-studi-tiru-pemkab-hsu"/><item><title>Bank Sampah Putri Nyale Jadi Daya Tarik Studi Tiru Pemkab HSU</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/26/340/2636564/bank-sampah-putri-nyale-jadi-daya-tarik-studi-tiru-pemkab-hsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/26/340/2636564/bank-sampah-putri-nyale-jadi-daya-tarik-studi-tiru-pemkab-hsu</guid><pubDate>Selasa 26 Juli 2022 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/26/340/2636564/bank-sampah-putri-nyale-jadi-daya-tarik-studi-tiru-pemkab-hsu-XccdYDvRqi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Sampah Putri Nyale. (Foto: okezone.com/Pemkab HSU)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/26/340/2636564/bank-sampah-putri-nyale-jadi-daya-tarik-studi-tiru-pemkab-hsu-XccdYDvRqi.jpg</image><title>Bank Sampah Putri Nyale. (Foto: okezone.com/Pemkab HSU)</title></images><description>PRAYA - Bank sampah menjadi salah satu tempat bagi sejumlah daerah belajar dalam pengelolaan sampah. Salah satunya adalah Bank Sampah Putri Nyale yang terletak di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Menyadari hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati HSU Husari Abdi bersama Plt Kepala Dinas PMD HSU Budia Hendra, Kabag Humas Prokopim Setda Moch Arifil dan rombongan, melakukan studi tiru di Bank Sampah Putri Nyale, Minggu (24/7/2022).
Dalam kunjungan tersebut, Plt Bupati HSU beserta rombongan dibawa berkeliling melihat cara pengelolaan Bank Sampah Putri Nyale yang dinilai cukup baik dan berhasil dalam pengelolaan bank sampah di daerahnya.
Plt Bupati HSU Husairi Abdi mengucapkan terima kasih atas informasi positif yang diberikan BUMDes Putri Nyale pengetahuan untuk bisa diamati, ditiru dan dimodifikasi bagi kemajuan Kabupaten Hulu Sungai Utara.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Produk Kerajinan HSU Paling Laris di Ajang Gernas BBI 2022

Husairi menjelaskan, Kabupaten Hulu Sungai Utara memiliki luas sekitar 892 km dengan 80 persen daerahnya didominasi oleh lahan rawa.
&quot;Saat ini kegiatan masyarakat cenderung terpusat pada lahan rawa tersebut seperti, budidaya ikan, nelayan dan bertani dan budidaya itik alabio,&quot; ucap Husairi.
Menurutnya, masyarakat HSU dengan kreatif memanfaatkan potensi daerah untuk diolah menjadi barang kerajinan dan makanan khas untuk menunjang potensi pariwasata di daerah.
Maka dari itu, Husairi merasa BUMDes Putri Nyale ini bisa diadopsi untuk kemajuan pembangunan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat yang ada di HSU. Baik tata kelola keuangan, pengelolaan administrasi dan komunikasi dengan masyarakat.


Foto: Pemkab HSU

Sementara, Satriawan Ketua BUMDes Putri Nyale mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengembangkan usaha homestay dan Bank Sampah yang mana hal ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kemajuan pariwisata yang ada di daerahnya.
&quot;Semakin banyak masyarakat yang menabung sampah di Bank Sampah Putri Nyale maka semakin banyak pula masyarakat yang peduli terhadap lingkungan yang bersih,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>PRAYA - Bank sampah menjadi salah satu tempat bagi sejumlah daerah belajar dalam pengelolaan sampah. Salah satunya adalah Bank Sampah Putri Nyale yang terletak di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Menyadari hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati HSU Husari Abdi bersama Plt Kepala Dinas PMD HSU Budia Hendra, Kabag Humas Prokopim Setda Moch Arifil dan rombongan, melakukan studi tiru di Bank Sampah Putri Nyale, Minggu (24/7/2022).
Dalam kunjungan tersebut, Plt Bupati HSU beserta rombongan dibawa berkeliling melihat cara pengelolaan Bank Sampah Putri Nyale yang dinilai cukup baik dan berhasil dalam pengelolaan bank sampah di daerahnya.
Plt Bupati HSU Husairi Abdi mengucapkan terima kasih atas informasi positif yang diberikan BUMDes Putri Nyale pengetahuan untuk bisa diamati, ditiru dan dimodifikasi bagi kemajuan Kabupaten Hulu Sungai Utara.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Produk Kerajinan HSU Paling Laris di Ajang Gernas BBI 2022

Husairi menjelaskan, Kabupaten Hulu Sungai Utara memiliki luas sekitar 892 km dengan 80 persen daerahnya didominasi oleh lahan rawa.
&quot;Saat ini kegiatan masyarakat cenderung terpusat pada lahan rawa tersebut seperti, budidaya ikan, nelayan dan bertani dan budidaya itik alabio,&quot; ucap Husairi.
Menurutnya, masyarakat HSU dengan kreatif memanfaatkan potensi daerah untuk diolah menjadi barang kerajinan dan makanan khas untuk menunjang potensi pariwasata di daerah.
Maka dari itu, Husairi merasa BUMDes Putri Nyale ini bisa diadopsi untuk kemajuan pembangunan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat yang ada di HSU. Baik tata kelola keuangan, pengelolaan administrasi dan komunikasi dengan masyarakat.


Foto: Pemkab HSU

Sementara, Satriawan Ketua BUMDes Putri Nyale mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengembangkan usaha homestay dan Bank Sampah yang mana hal ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kemajuan pariwisata yang ada di daerahnya.
&quot;Semakin banyak masyarakat yang menabung sampah di Bank Sampah Putri Nyale maka semakin banyak pula masyarakat yang peduli terhadap lingkungan yang bersih,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
