<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Ditabrak, Penumpang Marahi Sopir Odong-Odong Ngebut di Palang Pintu Kereta</title><description>Namun pengemudi odong-odong bablas tanpa menghiraukan permintaan penumpang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/26/340/2636658/sebelum-ditabrak-penumpang-marahi-sopir-odong-odong-ngebut-di-palang-pintu-kereta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/26/340/2636658/sebelum-ditabrak-penumpang-marahi-sopir-odong-odong-ngebut-di-palang-pintu-kereta"/><item><title>Sebelum Ditabrak, Penumpang Marahi Sopir Odong-Odong Ngebut di Palang Pintu Kereta</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/26/340/2636658/sebelum-ditabrak-penumpang-marahi-sopir-odong-odong-ngebut-di-palang-pintu-kereta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/26/340/2636658/sebelum-ditabrak-penumpang-marahi-sopir-odong-odong-ngebut-di-palang-pintu-kereta</guid><pubDate>Selasa 26 Juli 2022 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/26/340/2636658/sebelum-ditabrak-penumpang-marahi-sopir-odong-odong-ngebut-di-palang-pintu-kereta-ZiVN8YwlMN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/26/340/2636658/sebelum-ditabrak-penumpang-marahi-sopir-odong-odong-ngebut-di-palang-pintu-kereta-ZiVN8YwlMN.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>SERANG &amp;ndash; Penumpang sudah mengingatkan sopir odong-odong tidak mengebut sebelum kecelakaan terjadi. Pasalnya,  di depan terdapat palang pintu kereta api di Desa Selibu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.
(Baca juga: Odong-Odong Tertabrak Kereta di Serang, Ini Identitas 9 Korban Tewas)
&quot;Saya kira kecelakaan itu dipastikan pengemudi odong-odong mengabaikan permintaan penumpang,&quot; kata Aris (30), warga Desa Cibetik, Kecamatan Walantaka, Serang saat ditemui RSUD dr Dradjat Prawiranegara, dilansir Antara, Selasa (26/7/2022).
Dikatakannya, penumpang sudah mengingatkan pengemudi odong-odong agar tidak mengebut itu dari keponakanya yang selamat dari kecelakaan maut itu. Penumpang odong-odong, termasuk yang meninggal, semuanya warga RT009 Desa Cibetik.
Saat itu, kata dia, KA jurusan Rangkasbitung-Merak yang akan melintas di lintasan tanpa palang pintu sudah terlihat kereta dari kejauhan.
Namun pengemudi odong-odong bablas tanpa menghiraukan permintaan penumpang dengan melintasi palang pintu kereta api.






Kereta api di lintasan sudah sangat mendekat dan tidak bisa dihindarkan lagi sehingga kecelakaan terjadi. &quot;Kendaraan odong-odong tertabrak KA itu di antaranya sembilan orang meninggal dan puluhan lainya luka-luka,&quot; katanya.



Korban odong-odong yang meninggal itu adalah Saptiyah (51 tahun), Sawiyah (71), Saptanis (42), Kadilah (38), Sunenah (55), Yanti (22), Azzizatul Atiah (dua tahun), Ismawati (delapan tahun), dan Amanda (dua tahun). &quot;Semua korban meninggal dunia adalah perempuan,&quot;ujarnya.

</description><content:encoded>SERANG &amp;ndash; Penumpang sudah mengingatkan sopir odong-odong tidak mengebut sebelum kecelakaan terjadi. Pasalnya,  di depan terdapat palang pintu kereta api di Desa Selibu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.
(Baca juga: Odong-Odong Tertabrak Kereta di Serang, Ini Identitas 9 Korban Tewas)
&quot;Saya kira kecelakaan itu dipastikan pengemudi odong-odong mengabaikan permintaan penumpang,&quot; kata Aris (30), warga Desa Cibetik, Kecamatan Walantaka, Serang saat ditemui RSUD dr Dradjat Prawiranegara, dilansir Antara, Selasa (26/7/2022).
Dikatakannya, penumpang sudah mengingatkan pengemudi odong-odong agar tidak mengebut itu dari keponakanya yang selamat dari kecelakaan maut itu. Penumpang odong-odong, termasuk yang meninggal, semuanya warga RT009 Desa Cibetik.
Saat itu, kata dia, KA jurusan Rangkasbitung-Merak yang akan melintas di lintasan tanpa palang pintu sudah terlihat kereta dari kejauhan.
Namun pengemudi odong-odong bablas tanpa menghiraukan permintaan penumpang dengan melintasi palang pintu kereta api.






Kereta api di lintasan sudah sangat mendekat dan tidak bisa dihindarkan lagi sehingga kecelakaan terjadi. &quot;Kendaraan odong-odong tertabrak KA itu di antaranya sembilan orang meninggal dan puluhan lainya luka-luka,&quot; katanya.



Korban odong-odong yang meninggal itu adalah Saptiyah (51 tahun), Sawiyah (71), Saptanis (42), Kadilah (38), Sunenah (55), Yanti (22), Azzizatul Atiah (dua tahun), Ismawati (delapan tahun), dan Amanda (dua tahun). &quot;Semua korban meninggal dunia adalah perempuan,&quot;ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
