<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wagub DKI: Citayam Fashion Week Jangan Jadi Tempat LGBT!</title><description>Citayam Fashion Week jangan sampai jadi tempat LGBT!</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/27/338/2637233/wagub-dki-citayam-fashion-week-jangan-jadi-tempat-lgbt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/27/338/2637233/wagub-dki-citayam-fashion-week-jangan-jadi-tempat-lgbt"/><item><title>Wagub DKI: Citayam Fashion Week Jangan Jadi Tempat LGBT!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/27/338/2637233/wagub-dki-citayam-fashion-week-jangan-jadi-tempat-lgbt</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/27/338/2637233/wagub-dki-citayam-fashion-week-jangan-jadi-tempat-lgbt</guid><pubDate>Rabu 27 Juli 2022 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/27/338/2637233/wagub-dki-citayam-fashion-week-jangan-jadi-tempat-lgbt-aUQSeLGI6G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/27/338/2637233/wagub-dki-citayam-fashion-week-jangan-jadi-tempat-lgbt-aUQSeLGI6G.jpg</image><title>Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mewanti-wanti kumpulan bocah Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok (SCBD) tidak menjadikan Citayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, menjadi tempat para 'LGBT' menunjukkan eksistensi.
&quot;(Citayam Fashion Week) Jangan sampai jadi tempat LGBT!&quot; kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022).
Ariza pun menyebut rekomendasi Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ada kecenderungan CFW menjadi tempat eksistensi 'LGBT'.
&quot;Kedua juga yang jadi perhatian, dari Kementerian PPPA dari MUI menyatakan ada kecenderungan LGBT harus kita jaga nanti terpapar lah kira-kira begitu,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Soroti Masalah LGBT di Citawan Fashion Week, Wagub DKI: Hati-Hati
Ariza membeberkan sebagai upaya preventif terhadap permasalahan 'LGBT' Pemprov DKI bersama Kementerian terkait bakal memberikan bimbingan. Tak hanya itu, bimbingan orang tua di rumah pun perlu dilakukan.
&quot;Ada beberapa upaya (pencegahan LGBT) yang dilakukan Pemprov dan Kementerian itu tugas kita bersama. Tapi kan bukan seperti kita memindahkan atau menggusur atau melanggar orang di pinggir jalan gitu,&quot; tuturnya.
Biar bagaimanapun mereka anak-anak kita yang perlu kita bimbing. Orang tua bimbing yang di rumah, yang tau anaknya punya kecenderungan-kecenderungan apa, dipahami, dimengerti, dijaga, dibimbing,&quot; imbuhnya.


</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mewanti-wanti kumpulan bocah Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok (SCBD) tidak menjadikan Citayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, menjadi tempat para 'LGBT' menunjukkan eksistensi.
&quot;(Citayam Fashion Week) Jangan sampai jadi tempat LGBT!&quot; kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022).
Ariza pun menyebut rekomendasi Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ada kecenderungan CFW menjadi tempat eksistensi 'LGBT'.
&quot;Kedua juga yang jadi perhatian, dari Kementerian PPPA dari MUI menyatakan ada kecenderungan LGBT harus kita jaga nanti terpapar lah kira-kira begitu,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Soroti Masalah LGBT di Citawan Fashion Week, Wagub DKI: Hati-Hati
Ariza membeberkan sebagai upaya preventif terhadap permasalahan 'LGBT' Pemprov DKI bersama Kementerian terkait bakal memberikan bimbingan. Tak hanya itu, bimbingan orang tua di rumah pun perlu dilakukan.
&quot;Ada beberapa upaya (pencegahan LGBT) yang dilakukan Pemprov dan Kementerian itu tugas kita bersama. Tapi kan bukan seperti kita memindahkan atau menggusur atau melanggar orang di pinggir jalan gitu,&quot; tuturnya.
Biar bagaimanapun mereka anak-anak kita yang perlu kita bimbing. Orang tua bimbing yang di rumah, yang tau anaknya punya kecenderungan-kecenderungan apa, dipahami, dimengerti, dijaga, dibimbing,&quot; imbuhnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
