<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Brigadir Yosua Menangis saat Video Call ke Pacar, Terima Ancaman Pembunuhan</title><description>Kamaruddin menceritakan singkat keadaan Brigadir Yosua saat sedang video call.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/28/337/2638004/viral-brigadir-yosua-menangis-saat-video-call-ke-pacar-terima-ancaman-pembunuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/28/337/2638004/viral-brigadir-yosua-menangis-saat-video-call-ke-pacar-terima-ancaman-pembunuhan"/><item><title>Viral! Brigadir Yosua Menangis saat Video Call ke Pacar, Terima Ancaman Pembunuhan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/28/337/2638004/viral-brigadir-yosua-menangis-saat-video-call-ke-pacar-terima-ancaman-pembunuhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/28/337/2638004/viral-brigadir-yosua-menangis-saat-video-call-ke-pacar-terima-ancaman-pembunuhan</guid><pubDate>Kamis 28 Juli 2022 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Shaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/28/337/2638004/viral-brigadir-yosua-menangis-saat-video-call-ke-pacar-terima-ancaman-pembunuhan-KPnqg66kof.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Brigadir Yosua/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/28/337/2638004/viral-brigadir-yosua-menangis-saat-video-call-ke-pacar-terima-ancaman-pembunuhan-KPnqg66kof.jpg</image><title>Brigadir Yosua/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengacara keluarga Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Hendra Simanjuntak, membagikan foto Brigadir J saat video call dengan kekasihnya Vera Simanjuntak di media sosial Facebook miliknya.
(Baca juga: Hasil Autopsi Ulang Kurang Maksimal karena Jasad Brigadir Yosua Alami Proses Pembusukan)
Kamaruddin menceritakan singkat keadaan Brigadir Yosua saat sedang video call. Dia menyebut Brigadir J sedang pamitan dengan Vera karena Brigadir J mendapat ancaman pembunuhan.
Kamaruddin juga meminta masyarakat mendukung hasil autopsi Brigadir Yosua. Hal ini untuk mengetahui penyebab kematian Brigadir J.
&amp;ldquo;Dukung hasil autopsi dan visum et repertum. Brigadir Polisi Nopriansyah Yoshua Hutabarat&amp;rdquo;,&amp;rdquo; tulisnya dikutip dari akun Facebook miliknya, Kamis, (27/7/2022).
Oleh karena itu, dia juga menuntut hasil autopsi Brigadir Yosua dibuka secara objektif dan transparan kepada publik.
&amp;ldquo;Segera diumumkan sekarang juga secara terbuka, obyektif dan transfaran, sesuai amanat Presiden RI, demi kepastian hukum, keadilan dan kemamfaatannya,&amp;rdquo; sambungnya.
Selain itu, Kamaruddin juga mendesak agar jenazah Brigadir Yosua bisa dimakamkan secara kedinasan.
&amp;ldquo;Dukung Jenazah  Brigadir Polisi Nopriansyah Yoshua Hutabarat untuk dimakamkan sekarang secara kedinasan. Mari tolak alasan kurang persyaratan administrasi,&amp;rdquo;tutupnya.
Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ini tengah fokus memuntaskan pengusutan penembakan Brigadir Yosua.
&quot;Tim khusus fokus pada penuntasan case SCI (scientific crime investigation) secepatnya,&quot; ujar Dedi saat dihubungi, Kamis, 28 Juli 2022.

Dedi menyatakan, saat ini pihaknya tengah mempercepat proses penyidikan sekaligus menunggu hasil autopsi ulang Brigadir J di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

&quot;Percepat sidiknya sambil menunggu hasil laboratorium forensik dan dokter forensik hasil autopsi kemarin,&quot; terang Dedi.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengacara keluarga Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Hendra Simanjuntak, membagikan foto Brigadir J saat video call dengan kekasihnya Vera Simanjuntak di media sosial Facebook miliknya.
(Baca juga: Hasil Autopsi Ulang Kurang Maksimal karena Jasad Brigadir Yosua Alami Proses Pembusukan)
Kamaruddin menceritakan singkat keadaan Brigadir Yosua saat sedang video call. Dia menyebut Brigadir J sedang pamitan dengan Vera karena Brigadir J mendapat ancaman pembunuhan.
Kamaruddin juga meminta masyarakat mendukung hasil autopsi Brigadir Yosua. Hal ini untuk mengetahui penyebab kematian Brigadir J.
&amp;ldquo;Dukung hasil autopsi dan visum et repertum. Brigadir Polisi Nopriansyah Yoshua Hutabarat&amp;rdquo;,&amp;rdquo; tulisnya dikutip dari akun Facebook miliknya, Kamis, (27/7/2022).
Oleh karena itu, dia juga menuntut hasil autopsi Brigadir Yosua dibuka secara objektif dan transparan kepada publik.
&amp;ldquo;Segera diumumkan sekarang juga secara terbuka, obyektif dan transfaran, sesuai amanat Presiden RI, demi kepastian hukum, keadilan dan kemamfaatannya,&amp;rdquo; sambungnya.
Selain itu, Kamaruddin juga mendesak agar jenazah Brigadir Yosua bisa dimakamkan secara kedinasan.
&amp;ldquo;Dukung Jenazah  Brigadir Polisi Nopriansyah Yoshua Hutabarat untuk dimakamkan sekarang secara kedinasan. Mari tolak alasan kurang persyaratan administrasi,&amp;rdquo;tutupnya.
Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ini tengah fokus memuntaskan pengusutan penembakan Brigadir Yosua.
&quot;Tim khusus fokus pada penuntasan case SCI (scientific crime investigation) secepatnya,&quot; ujar Dedi saat dihubungi, Kamis, 28 Juli 2022.

Dedi menyatakan, saat ini pihaknya tengah mempercepat proses penyidikan sekaligus menunggu hasil autopsi ulang Brigadir J di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

&quot;Percepat sidiknya sambil menunggu hasil laboratorium forensik dan dokter forensik hasil autopsi kemarin,&quot; terang Dedi.

</content:encoded></item></channel></rss>
