<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Covid-19: Jumlah Penerima Booster Meningkat Seiring Kebijakan Wajib Vaksin</title><description>&quot;Hal ini sangat baik karena dapat meningkatkan perlindungan kolektif di tengah masyarakat,&quot; katanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/28/337/2638096/satgas-covid-19-jumlah-penerima-booster-meningkat-seiring-kebijakan-wajib-vaksin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/28/337/2638096/satgas-covid-19-jumlah-penerima-booster-meningkat-seiring-kebijakan-wajib-vaksin"/><item><title>Satgas Covid-19: Jumlah Penerima Booster Meningkat Seiring Kebijakan Wajib Vaksin</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/28/337/2638096/satgas-covid-19-jumlah-penerima-booster-meningkat-seiring-kebijakan-wajib-vaksin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/28/337/2638096/satgas-covid-19-jumlah-penerima-booster-meningkat-seiring-kebijakan-wajib-vaksin</guid><pubDate>Kamis 28 Juli 2022 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/28/337/2638096/satgas-covid-19-jumlah-penerima-booster-meningkat-seiring-kebijakan-wajib-vaksin-9Im2Qk7LO4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/28/337/2638096/satgas-covid-19-jumlah-penerima-booster-meningkat-seiring-kebijakan-wajib-vaksin-9Im2Qk7LO4.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa jumlah penerima vaksinasi dosis penguat atau booster mengalami peningkatan signifikan seiring kebijakan wajib vaksin.
&quot;Selama empat minggu terakhir, jumlah penerima booster meningkat secara signifikan,&quot; katanya dilansir Antara, Kamis (28/7/2022).
Wiku menjelaskan bahwa hal ini menandakan semakin banyak masyarakat yang melengkapi diri dengan vaksinasi hingga dosis penguat.
&quot;Hal ini sangat baik karena dapat meningkatkan perlindungan kolektif di tengah masyarakat,&quot; katanya.
Dia menambahkan peningkatan cakupan vaksinasi booster juga mencerminkan efektifitas kebijakan wajib vaksin booster untuk memasuki fasilitas publik dalam rangka mewujudkan kekebalan komunitas terhadap Covid-19.
Baca juga:&amp;nbsp;Satgas: Jumlah Pasien di RSDC Wisma Atlet Mulai Meningkat
Salah satunya adalah yang tertuang dalam SE Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan atau Booster bagi masyarakat.
Pemerintah, kata dia, berharap peningkatan cakupan vaksinasi booster di seluruh wilayah dapat terus dioptimalkan dan dipercepat.
Baca juga:&amp;nbsp;Antisipasi Lonjakan Covid-19 saat Kepulangan Jamaah Haji, Ini Langkah Satgas
&quot;Peningkatan dapat dilakukan dengan mendorong antusiasme masyarakat, serta mengoptimalkan layanan vaksinasi di seluruh daerah,&quot; katanya.
Menurutnya, masyarakat perlu terus diingatkan bahwa vaksinasi dosis penguat dapat mengoptimalkan pencegahan, baik mencegah penularan, mencegah komplikasi, maupun mencegah gejala berat dan kematian.&quot;Terkini, pemerintah merencanakan pemberian dosis keempat kepada tenaga kesehatan sebagai populasi berisiko,&quot; katanya.
Terkait hal tersebut, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan monitoring terhadap implementasi kebijakan wajib vaksin booster.
&quot;Pemerintah daerah agar terus melakukan langkah-langkah penanganan kenaikan kasus Covid-19 serta memastikan cakupan vaksinasi booster di wilayahnya masing-masing terus mengalami peningkatan,&quot; katanya.
Pihaknya juga mendorong seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan jumlah sentra vaksinasi dan edukasi di wilayahnya masing-masing.
&quot;Masyarakat juga kami mohon untuk bersikap kooperatif dengan kebijakan yang ada,&quot; katanya.
Wiku juga mengatakan bahwa dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 pada saat ini terdapat kemungkinan terjadinya lonjakan kasus.
&quot;Bukan tidak mungkin akan terjadinya lonjakan kasus, namun demikian, dengan belajar dari lonjakan kasus yang pernah terjadi sebelumnya hal itu dapat dicegah dengan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Meningkat, Satgas: Angka BOR di Rumah Sakit Cenderung Stabil
</description><content:encoded>JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa jumlah penerima vaksinasi dosis penguat atau booster mengalami peningkatan signifikan seiring kebijakan wajib vaksin.
&quot;Selama empat minggu terakhir, jumlah penerima booster meningkat secara signifikan,&quot; katanya dilansir Antara, Kamis (28/7/2022).
Wiku menjelaskan bahwa hal ini menandakan semakin banyak masyarakat yang melengkapi diri dengan vaksinasi hingga dosis penguat.
&quot;Hal ini sangat baik karena dapat meningkatkan perlindungan kolektif di tengah masyarakat,&quot; katanya.
Dia menambahkan peningkatan cakupan vaksinasi booster juga mencerminkan efektifitas kebijakan wajib vaksin booster untuk memasuki fasilitas publik dalam rangka mewujudkan kekebalan komunitas terhadap Covid-19.
Baca juga:&amp;nbsp;Satgas: Jumlah Pasien di RSDC Wisma Atlet Mulai Meningkat
Salah satunya adalah yang tertuang dalam SE Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan atau Booster bagi masyarakat.
Pemerintah, kata dia, berharap peningkatan cakupan vaksinasi booster di seluruh wilayah dapat terus dioptimalkan dan dipercepat.
Baca juga:&amp;nbsp;Antisipasi Lonjakan Covid-19 saat Kepulangan Jamaah Haji, Ini Langkah Satgas
&quot;Peningkatan dapat dilakukan dengan mendorong antusiasme masyarakat, serta mengoptimalkan layanan vaksinasi di seluruh daerah,&quot; katanya.
Menurutnya, masyarakat perlu terus diingatkan bahwa vaksinasi dosis penguat dapat mengoptimalkan pencegahan, baik mencegah penularan, mencegah komplikasi, maupun mencegah gejala berat dan kematian.&quot;Terkini, pemerintah merencanakan pemberian dosis keempat kepada tenaga kesehatan sebagai populasi berisiko,&quot; katanya.
Terkait hal tersebut, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan monitoring terhadap implementasi kebijakan wajib vaksin booster.
&quot;Pemerintah daerah agar terus melakukan langkah-langkah penanganan kenaikan kasus Covid-19 serta memastikan cakupan vaksinasi booster di wilayahnya masing-masing terus mengalami peningkatan,&quot; katanya.
Pihaknya juga mendorong seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan jumlah sentra vaksinasi dan edukasi di wilayahnya masing-masing.
&quot;Masyarakat juga kami mohon untuk bersikap kooperatif dengan kebijakan yang ada,&quot; katanya.
Wiku juga mengatakan bahwa dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 pada saat ini terdapat kemungkinan terjadinya lonjakan kasus.
&quot;Bukan tidak mungkin akan terjadinya lonjakan kasus, namun demikian, dengan belajar dari lonjakan kasus yang pernah terjadi sebelumnya hal itu dapat dicegah dengan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Meningkat, Satgas: Angka BOR di Rumah Sakit Cenderung Stabil
</content:encoded></item></channel></rss>
