<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Keterisian RS Covid-19 di Jakarta Meningkat 20%, ICU 15%</title><description>Sedangkan, tempat tidur ICU juga mengalami peningkatan sebesar 15 persen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/28/338/2637886/waspada-keterisian-rs-covid-19-di-jakarta-meningkat-20-icu-15</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/28/338/2637886/waspada-keterisian-rs-covid-19-di-jakarta-meningkat-20-icu-15"/><item><title>Waspada! Keterisian RS Covid-19 di Jakarta Meningkat 20%, ICU 15%</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/28/338/2637886/waspada-keterisian-rs-covid-19-di-jakarta-meningkat-20-icu-15</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/28/338/2637886/waspada-keterisian-rs-covid-19-di-jakarta-meningkat-20-icu-15</guid><pubDate>Kamis 28 Juli 2022 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/28/338/2637886/waspada-keterisian-rs-covid-19-di-jakarta-meningkat-20-icu-15-IJkZ5R9k0s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/28/338/2637886/waspada-keterisian-rs-covid-19-di-jakarta-meningkat-20-icu-15-IJkZ5R9k0s.jpg</image><title>Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur isolasi rumah sakit Covid-19 di Jakarta meningkat sebesar 20 persen. Sedangkan, tempat tidur ICU juga mengalami peningkatan sebesar 15 persen.

&quot;Ini ada peningkatan update BOR dari 3.694 tempat tidur terpakai 732, itu meningkat 20 persen,&quot; kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2022).

&quot;ICU dari 587 terpasang terpakai 86, meningkat lagi jadi 15 persen,&quot; tambahnya.

Ariza mengakui memang terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta. Ia meminta agar masyarakat patuhi protokol kesehatan (prokes).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Dua Siswa SD Positif Covid-19, Pembelajaran Kembali Dilakukan Secara Daring
&quot;Jadi ada peningkatan, hati-hati ada peningkatan. Untuk itu mari tetap laksanakan protokol kesehatan patuh disiplin dan bertanggung jawab ya,&quot; ujarnya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra itu meminta masyarakat agar segera melengkapi vaksinasi Covid-19.

&quot;Juga vaksin harus segera dipercepat. Ayo kita semua ajak keluarga apalagi orangtua, lansia, termasuk anak-anak ayo kita antar orang tua kita anak kita vaksin. Itu tugas kita jangan dianggap enteng, kelonggaran yang cukup harus diikuti prokes yang lebih baik lagi dan percepatan penggunaan vaksin,&quot; tuturnya.Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut berdasarkan data Rabu (27/7) tercatat jumlah kasus aktif di Jakarta naik seribu kasus lebih. Hal itu membuat total kasus aktif Covid-19 di Jakarta tembus 23 ribu lebih.

&quot;Jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 1.377 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 23.090 (orang yang masih dirawat/isolasi),&quot; kata Dwi dalam keterangannya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur isolasi rumah sakit Covid-19 di Jakarta meningkat sebesar 20 persen. Sedangkan, tempat tidur ICU juga mengalami peningkatan sebesar 15 persen.

&quot;Ini ada peningkatan update BOR dari 3.694 tempat tidur terpakai 732, itu meningkat 20 persen,&quot; kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2022).

&quot;ICU dari 587 terpasang terpakai 86, meningkat lagi jadi 15 persen,&quot; tambahnya.

Ariza mengakui memang terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta. Ia meminta agar masyarakat patuhi protokol kesehatan (prokes).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Dua Siswa SD Positif Covid-19, Pembelajaran Kembali Dilakukan Secara Daring
&quot;Jadi ada peningkatan, hati-hati ada peningkatan. Untuk itu mari tetap laksanakan protokol kesehatan patuh disiplin dan bertanggung jawab ya,&quot; ujarnya.

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra itu meminta masyarakat agar segera melengkapi vaksinasi Covid-19.

&quot;Juga vaksin harus segera dipercepat. Ayo kita semua ajak keluarga apalagi orangtua, lansia, termasuk anak-anak ayo kita antar orang tua kita anak kita vaksin. Itu tugas kita jangan dianggap enteng, kelonggaran yang cukup harus diikuti prokes yang lebih baik lagi dan percepatan penggunaan vaksin,&quot; tuturnya.Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut berdasarkan data Rabu (27/7) tercatat jumlah kasus aktif di Jakarta naik seribu kasus lebih. Hal itu membuat total kasus aktif Covid-19 di Jakarta tembus 23 ribu lebih.

&quot;Jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 1.377 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 23.090 (orang yang masih dirawat/isolasi),&quot; kata Dwi dalam keterangannya.
</content:encoded></item></channel></rss>
