<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dalami Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Akan Uji Balistik Senjata Bharada E</title><description>Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, pihaknya akan mendalami pemeriksaan terkait balistik dan DNA.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/29/337/2638394/dalami-penembakan-brigadir-j-komnas-ham-akan-uji-balistik-senjata-bharada-e</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/29/337/2638394/dalami-penembakan-brigadir-j-komnas-ham-akan-uji-balistik-senjata-bharada-e"/><item><title>Dalami Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Akan Uji Balistik Senjata Bharada E</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/29/337/2638394/dalami-penembakan-brigadir-j-komnas-ham-akan-uji-balistik-senjata-bharada-e</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/29/337/2638394/dalami-penembakan-brigadir-j-komnas-ham-akan-uji-balistik-senjata-bharada-e</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2022 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Syahrial</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/29/337/2638394/dalami-penembakan-brigadir-j-komnas-ham-akan-uji-balistik-senjata-bharada-e-nIgTHc8OB1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/29/337/2638394/dalami-penembakan-brigadir-j-komnas-ham-akan-uji-balistik-senjata-bharada-e-nIgTHc8OB1.jpg</image><title>Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan menggelar uji balistik, untuk mengetahui penyebab kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah Kadiv Propam Non Aktif, Irjen Pol Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, pihaknya akan mendalami pemeriksaan terkait balistik dan DNA.
&quot;Kami juga sedang mendalami untuk persiapan salah satunya adalah balistik dan DNA, itu juga yang akan kami mintai keterangan,&quot; ujar Anam, Kamis (28/7/2022).
BACA JUGA:Polisi Persilakan Keluarga Kekasih Brigadir J Melapor Bila Ada Ancaman&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yOC8xLzE1MTE5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ia menuturkan, pemeriksaan balistik tersebut guna mendalami senjata yang digunakan Bharada E pada saat baku tembak dengan Brigadir J.

&quot;Ini gimana soal balistiknya kan banyak pertanyaan ke kami, misalnya soal penggunaan senjata Glock dan sebagainya, yang ada dalam peristiwa itu,&quot; paparnya.
BACA JUGA:Polri Percepat Pengusutan Penembakan Brigadir J&amp;nbsp;
&quot;Nah, dalam konteks senjata itu disamping soal senjatanya soal balistiknya kami juga akan cek bagaimana prosedur dan sebagainya,&quot; katanya.

Sebelumnya, Komisaris Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam meminta autopsi kepada Jenazah Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dilakukan secara profesional.

&quot;Harus dilakukan secara benar-benar profesional dan independen, sehingga itu akan melengkapi semua cerita dan penyebab kematian, itu penting bagi semuanya, khususnya juga bagi keluarga korban,&quot; katanya, Kamis 28 Juli 2022.
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan menggelar uji balistik, untuk mengetahui penyebab kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah Kadiv Propam Non Aktif, Irjen Pol Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, pihaknya akan mendalami pemeriksaan terkait balistik dan DNA.
&quot;Kami juga sedang mendalami untuk persiapan salah satunya adalah balistik dan DNA, itu juga yang akan kami mintai keterangan,&quot; ujar Anam, Kamis (28/7/2022).
BACA JUGA:Polisi Persilakan Keluarga Kekasih Brigadir J Melapor Bila Ada Ancaman&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yOC8xLzE1MTE5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ia menuturkan, pemeriksaan balistik tersebut guna mendalami senjata yang digunakan Bharada E pada saat baku tembak dengan Brigadir J.

&quot;Ini gimana soal balistiknya kan banyak pertanyaan ke kami, misalnya soal penggunaan senjata Glock dan sebagainya, yang ada dalam peristiwa itu,&quot; paparnya.
BACA JUGA:Polri Percepat Pengusutan Penembakan Brigadir J&amp;nbsp;
&quot;Nah, dalam konteks senjata itu disamping soal senjatanya soal balistiknya kami juga akan cek bagaimana prosedur dan sebagainya,&quot; katanya.

Sebelumnya, Komisaris Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam meminta autopsi kepada Jenazah Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dilakukan secara profesional.

&quot;Harus dilakukan secara benar-benar profesional dan independen, sehingga itu akan melengkapi semua cerita dan penyebab kematian, itu penting bagi semuanya, khususnya juga bagi keluarga korban,&quot; katanya, Kamis 28 Juli 2022.
</content:encoded></item></channel></rss>
