<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Ancaman Pembunuhan Terhadap Brigadir J, Ayahnya: Dia Tidak Pernah Menceritakan</title><description>&amp;nbsp;
Menurutnya, Brigadir J selama bekerja bersama Kadiv Propam Nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo, tidak pernah bercerita dengan orang tua&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/29/337/2638732/soal-ancaman-pembunuhan-terhadap-brigadir-j-ayahnya-dia-tidak-pernah-menceritakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/29/337/2638732/soal-ancaman-pembunuhan-terhadap-brigadir-j-ayahnya-dia-tidak-pernah-menceritakan"/><item><title>Soal Ancaman Pembunuhan Terhadap Brigadir J, Ayahnya: Dia Tidak Pernah Menceritakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/29/337/2638732/soal-ancaman-pembunuhan-terhadap-brigadir-j-ayahnya-dia-tidak-pernah-menceritakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/29/337/2638732/soal-ancaman-pembunuhan-terhadap-brigadir-j-ayahnya-dia-tidak-pernah-menceritakan</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2022 18:39 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Syahrial</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/29/337/2638732/soal-ancaman-pembunuhan-terhadap-brigadir-j-ayahnya-dia-tidak-pernah-menceritakan-9StHE2gSp6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Orangtua Brigadir J, Samuel Hutabarat saat melakukan konferensi pers/ Foto: Rizky Syahrial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/29/337/2638732/soal-ancaman-pembunuhan-terhadap-brigadir-j-ayahnya-dia-tidak-pernah-menceritakan-9StHE2gSp6.jpg</image><title>Orangtua Brigadir J, Samuel Hutabarat saat melakukan konferensi pers/ Foto: Rizky Syahrial</title></images><description>JAKARTA - Ayahanda Almarhum Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Samuel Hutabarat menuturkan, soal ancaman pembunuhan terhadap anaknya, ia tidak tahu menahu terhadap hal tersebut.

&quot;Dia tidak pernah menceritakan apa yang dia alami dalam pekerjaan. Dia hanya cerita yang baik-baik saja. Kalau sama pacarnya, kami tidak tahu. Ketika dengar anak kami meninggal, kami syok,&quot; ujar Samuel kepada wartawan Jumat (29/7/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ada Pawai Obor, Satlantas Sebut Belum Ada Rekayasa Lalin Jalur Puncak Malam Ini
Menurutnya, Brigadir J selama bekerja bersama Kadiv Propam Nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo, tidak pernah bercerita dengan orang tua soal apa yang beredar di media sosial.

&quot;Selama ini, anak kami, Yosua ini, yang kami rasakan mulai dari kecil sudah jujur. Jadi selama almarhum anak kami bekerja sama Pak Ferdy Sambo, bahkan sejak dari Jambi,  Dia tidak pernah cerita sama orang tua soal apa yang beredar di media,&quot; paparnya.

&quot;Jadi, biar lebih jelas tanyakan sama pacarnya,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Blak-blakan, KPU Sebut Anggaran Pemilu 2024 Masih Kurang
Sebelumnya, Pengacara keluarga Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat, Kamarudin Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah menemukan jejak rekaman elektronik mengenai kondisi Brigadir J. Rekaman tersebut diketahui ada sejak Juni 2022.

Kamarudin mengatakan, rekaman tersebut tidak hanya menunjukan bahwa Brigadir J akan dianiaya, melainkan diancam akan segera dibunuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pengamat: Capres dari Kalangan Militer Ideal, Elektabilitas Prabowo Selalu Juara
&quot;Ada rekaman elektronik kami dapat dari orang kepercayaannya, dia di sana nangis-nangis, dia dalam artian almarhum. Kenapa dia nangis karena dia diancam mau dibunuh,&quot; ujar Kamarudin saat dikonfirmasi MPI, Minggu (24/7/2022).

</description><content:encoded>JAKARTA - Ayahanda Almarhum Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Samuel Hutabarat menuturkan, soal ancaman pembunuhan terhadap anaknya, ia tidak tahu menahu terhadap hal tersebut.

&quot;Dia tidak pernah menceritakan apa yang dia alami dalam pekerjaan. Dia hanya cerita yang baik-baik saja. Kalau sama pacarnya, kami tidak tahu. Ketika dengar anak kami meninggal, kami syok,&quot; ujar Samuel kepada wartawan Jumat (29/7/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ada Pawai Obor, Satlantas Sebut Belum Ada Rekayasa Lalin Jalur Puncak Malam Ini
Menurutnya, Brigadir J selama bekerja bersama Kadiv Propam Nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo, tidak pernah bercerita dengan orang tua soal apa yang beredar di media sosial.

&quot;Selama ini, anak kami, Yosua ini, yang kami rasakan mulai dari kecil sudah jujur. Jadi selama almarhum anak kami bekerja sama Pak Ferdy Sambo, bahkan sejak dari Jambi,  Dia tidak pernah cerita sama orang tua soal apa yang beredar di media,&quot; paparnya.

&quot;Jadi, biar lebih jelas tanyakan sama pacarnya,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Blak-blakan, KPU Sebut Anggaran Pemilu 2024 Masih Kurang
Sebelumnya, Pengacara keluarga Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat, Kamarudin Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah menemukan jejak rekaman elektronik mengenai kondisi Brigadir J. Rekaman tersebut diketahui ada sejak Juni 2022.

Kamarudin mengatakan, rekaman tersebut tidak hanya menunjukan bahwa Brigadir J akan dianiaya, melainkan diancam akan segera dibunuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pengamat: Capres dari Kalangan Militer Ideal, Elektabilitas Prabowo Selalu Juara
&quot;Ada rekaman elektronik kami dapat dari orang kepercayaannya, dia di sana nangis-nangis, dia dalam artian almarhum. Kenapa dia nangis karena dia diancam mau dibunuh,&quot; ujar Kamarudin saat dikonfirmasi MPI, Minggu (24/7/2022).

</content:encoded></item></channel></rss>
