<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinkes DKI Sebut Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 23.212   </title><description>Berdasarkan data Kamis (28/7) tercatat jumlah kasus aktif di Jakarta naik 100 kasus lebih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/29/338/2638220/dinkes-dki-sebut-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-kini-23-212</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/29/338/2638220/dinkes-dki-sebut-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-kini-23-212"/><item><title>Dinkes DKI Sebut Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 23.212   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/29/338/2638220/dinkes-dki-sebut-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-kini-23-212</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/29/338/2638220/dinkes-dki-sebut-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-kini-23-212</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2022 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/29/338/2638220/dinkes-dki-sebut-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-kini-23-212-1oMlu05ydB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/29/338/2638220/dinkes-dki-sebut-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-kini-23-212-1oMlu05ydB.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Freepick)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut berdasarkan data Kamis (28/7) tercatat jumlah kasus aktif di Jakarta naik 100 kasus lebih. Hal itu membuat total kasus aktif Covid-19 di Jakarta tembus 23 ribu lebih.
&quot;Jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 122 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 23.212 (orang yang masih dirawat/isolasi),&quot; kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Jumat (29/7/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kasus Covid-19 Meningkat, Satgas Imbau Sekolah Ketatkan Prokes saat PTM
Kemudian, telah dilakukan tes PCR sebanyak 19.984 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.769 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.157 positif dan 14.612 negatif.
Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 23.126 orang dites, dengan hasil 1.429 positif dan 21.697 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Covid-19 saat Kepulangan Jamaah Haji, Ini Langkah Satgas
&quot;Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.284.419 dengan tingkat kesembuhan 97,1%, dan total 15.392 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,5%,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yNS8xLzE1MTAwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dwi juga menyebut positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO).
&quot;Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 17,50%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,60%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%,&quot; imbuh Dwi.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga untuk senantiasa memakai masker saat sedang beraktivitas di luar rumah, terutama di tempat publik. Selain itu, warga juga disarankan untuk segera melengkapi vaksinisasi COVID-19 dengan booster.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut berdasarkan data Kamis (28/7) tercatat jumlah kasus aktif di Jakarta naik 100 kasus lebih. Hal itu membuat total kasus aktif Covid-19 di Jakarta tembus 23 ribu lebih.
&quot;Jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 122 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 23.212 (orang yang masih dirawat/isolasi),&quot; kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Jumat (29/7/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kasus Covid-19 Meningkat, Satgas Imbau Sekolah Ketatkan Prokes saat PTM
Kemudian, telah dilakukan tes PCR sebanyak 19.984 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.769 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.157 positif dan 14.612 negatif.
Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 23.126 orang dites, dengan hasil 1.429 positif dan 21.697 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Covid-19 saat Kepulangan Jamaah Haji, Ini Langkah Satgas
&quot;Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.284.419 dengan tingkat kesembuhan 97,1%, dan total 15.392 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,5%,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNy8yNS8xLzE1MTAwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dwi juga menyebut positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO).
&quot;Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 17,50%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,60%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%,&quot; imbuh Dwi.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga untuk senantiasa memakai masker saat sedang beraktivitas di luar rumah, terutama di tempat publik. Selain itu, warga juga disarankan untuk segera melengkapi vaksinisasi COVID-19 dengan booster.</content:encoded></item></channel></rss>
