<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berawal Mencium Bau Bangkai, Jasad Perempuan Membusuk Gegerkan Warga Malang</title><description>Korban bernama Sunarmi (46) sehari-hari tinggal sendiri karena belum menikah</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/29/519/2638776/berawal-mencium-bau-bangkai-jasad-perempuan-membusuk-gegerkan-warga-malang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/07/29/519/2638776/berawal-mencium-bau-bangkai-jasad-perempuan-membusuk-gegerkan-warga-malang"/><item><title>Berawal Mencium Bau Bangkai, Jasad Perempuan Membusuk Gegerkan Warga Malang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/07/29/519/2638776/berawal-mencium-bau-bangkai-jasad-perempuan-membusuk-gegerkan-warga-malang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/07/29/519/2638776/berawal-mencium-bau-bangkai-jasad-perempuan-membusuk-gegerkan-warga-malang</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2022 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/29/519/2638776/berawal-mencium-bau-bangkai-jasad-perempuan-membusuk-gegerkan-warga-malang-R1xjwID20l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayat membusuk di dalam rumah dievakuasi/ Foto: Avirista Midaada</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/29/519/2638776/berawal-mencium-bau-bangkai-jasad-perempuan-membusuk-gegerkan-warga-malang-R1xjwID20l.jpg</image><title>Mayat membusuk di dalam rumah dievakuasi/ Foto: Avirista Midaada</title></images><description>MALANG - Warga Jodipan Wetan, Kota Malang, dikejutkan dengan penemuan sesosok perempuan tak bernyawa dalam keadaan membusuk di rumahnya. Peristiwa ini terjadi pada Jumat siang (29/7/2022) di kediaman korban di Jalan Jodipan Wetan Gang I A, Kota Malang.

Korban bernama Sunarmi (46) sehari-hari tinggal sendiri karena belum menikah. Warga curiga lantaran adanya bau busuk dari dalam rumah Sunarmi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Polisi Sebut ACT Potong Dana Umat Sebesar Rp450 Miliar dari Total Rp2 Triliun
Seorang warga Sri Wahyuni menyatakan, bau busuk telah tercium sejak Kamis kemarin. Namun ia awalnya tak menaruh curiga itu berasal dari jasad tetangganya.

&quot;Saya pikir itu bangkai tikus,&quot; kata Wahyuni ditemui wartawan di lokasi pada Jumat siang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ada Pawai Obor Tahun Baru Islam, Begini Rekayasa Lalin di Kota Bogor
Kecurigaan warga kian kuat saat menjumpai adanya cairan yang keluar dari dalam rumah Sunarmi. Warga kemudian berinisiatif mendatangi rumahnya.

&quot;Saat dibuka ternyata korban sudah meninggal di lantai ruang tamu. Saat itu pintu rumahnya nggak terkunci,&quot; ungkap dia.

Menurutnya, sehari-hari memang korban merupakan sosok tertutup dan jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar. Korban diakui terlihat terakhir pada Selasa saat hendak pergi ke pasar.

&quot;Kelihatan terakhir Selasa itu, saat itu dia pergi ke pasar, sehabis itu nggak kelihatan lagi. Korban memang tinggal sendirian, dia belum menikah,&quot; tuturnya.

Sementara itu Ketua RT 10 Jodipan Wetan Subiyanto menyatakan, dari kondisi fisik korban terlihat tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diduga korban mengidap sakit sehingga akhirnya meninggal dunia sejak dua hari lalu.

&quot;Sepertinya (meninggal karena) sakit, tapi keponakannya bilang korban tidak pernah mengeluhkan sakit,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ayah Brigadir J Minta Hasil Autopsi Ulang Diumumkan ke Publik
Demi pemeriksaan lebih lanjut, jasad korban yang dievakuasi tim PSC dan PMI Kota Malang lantas dievakuasi ke ruang jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

&quot;Korban dibawa ke RSSA untuk pemeriksaan lebih lanjut, kami telah menghubungi keluarganya,&quot; ujar Kapolsek Blimbing Kompol Yanuar Rizal Ardianto secara terpisah.</description><content:encoded>MALANG - Warga Jodipan Wetan, Kota Malang, dikejutkan dengan penemuan sesosok perempuan tak bernyawa dalam keadaan membusuk di rumahnya. Peristiwa ini terjadi pada Jumat siang (29/7/2022) di kediaman korban di Jalan Jodipan Wetan Gang I A, Kota Malang.

Korban bernama Sunarmi (46) sehari-hari tinggal sendiri karena belum menikah. Warga curiga lantaran adanya bau busuk dari dalam rumah Sunarmi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Polisi Sebut ACT Potong Dana Umat Sebesar Rp450 Miliar dari Total Rp2 Triliun
Seorang warga Sri Wahyuni menyatakan, bau busuk telah tercium sejak Kamis kemarin. Namun ia awalnya tak menaruh curiga itu berasal dari jasad tetangganya.

&quot;Saya pikir itu bangkai tikus,&quot; kata Wahyuni ditemui wartawan di lokasi pada Jumat siang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ada Pawai Obor Tahun Baru Islam, Begini Rekayasa Lalin di Kota Bogor
Kecurigaan warga kian kuat saat menjumpai adanya cairan yang keluar dari dalam rumah Sunarmi. Warga kemudian berinisiatif mendatangi rumahnya.

&quot;Saat dibuka ternyata korban sudah meninggal di lantai ruang tamu. Saat itu pintu rumahnya nggak terkunci,&quot; ungkap dia.

Menurutnya, sehari-hari memang korban merupakan sosok tertutup dan jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar. Korban diakui terlihat terakhir pada Selasa saat hendak pergi ke pasar.

&quot;Kelihatan terakhir Selasa itu, saat itu dia pergi ke pasar, sehabis itu nggak kelihatan lagi. Korban memang tinggal sendirian, dia belum menikah,&quot; tuturnya.

Sementara itu Ketua RT 10 Jodipan Wetan Subiyanto menyatakan, dari kondisi fisik korban terlihat tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diduga korban mengidap sakit sehingga akhirnya meninggal dunia sejak dua hari lalu.

&quot;Sepertinya (meninggal karena) sakit, tapi keponakannya bilang korban tidak pernah mengeluhkan sakit,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ayah Brigadir J Minta Hasil Autopsi Ulang Diumumkan ke Publik
Demi pemeriksaan lebih lanjut, jasad korban yang dievakuasi tim PSC dan PMI Kota Malang lantas dievakuasi ke ruang jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

&quot;Korban dibawa ke RSSA untuk pemeriksaan lebih lanjut, kami telah menghubungi keluarganya,&quot; ujar Kapolsek Blimbing Kompol Yanuar Rizal Ardianto secara terpisah.</content:encoded></item></channel></rss>
