<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komnas HAM Pastikan Hasil Autopsi Brigadir J Akan Dicocokkan dengan Uji Balistik</title><description>Ia menuturkan bahwa pihaknya mengalami masalah dalam menelusuri kasus ini, dikarenakan CCTV yang tidak berfungsi&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/03/337/2641252/komnas-ham-pastikan-hasil-autopsi-brigadir-j-akan-dicocokkan-dengan-uji-balistik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/03/337/2641252/komnas-ham-pastikan-hasil-autopsi-brigadir-j-akan-dicocokkan-dengan-uji-balistik"/><item><title>Komnas HAM Pastikan Hasil Autopsi Brigadir J Akan Dicocokkan dengan Uji Balistik</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/03/337/2641252/komnas-ham-pastikan-hasil-autopsi-brigadir-j-akan-dicocokkan-dengan-uji-balistik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/03/337/2641252/komnas-ham-pastikan-hasil-autopsi-brigadir-j-akan-dicocokkan-dengan-uji-balistik</guid><pubDate>Rabu 03 Agustus 2022 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Syahrial</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/03/337/2641252/komnas-ham-pastikan-hasil-autopsi-brigadir-j-akan-dicocokkan-dengan-uji-balistik-tWiaowBox1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Brigadir J (Foto: Medsos/istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/03/337/2641252/komnas-ham-pastikan-hasil-autopsi-brigadir-j-akan-dicocokkan-dengan-uji-balistik-tWiaowBox1.jpg</image><title>Brigadir J (Foto: Medsos/istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memastikan hasil autopsi jenazah Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dicocokan dengan uji balistik yang akan diselenggarakan pada Jumat 5 Agustus 2022 mendatang.
&quot;Saya bilang tunggu hasil autopsi ulang untuk memastikan kenapa dia penyebab kematian. Nanti akan dicek dengan uji balistik. Arah peluru jenis peluru,&quot; ujar Taufan kepada wartawan Rabu (3/8/2022).
&quot;Kalau dia mati karena tembakan saja, maka begini peristiwanya, kalau dia ternyata mati bukan karena hanya senjata tapi ada penyiksaan, konstruksi peristiwa berubah, konstruksi pelaku berubah,&quot; tambahnya.
Ia menuturkan bahwa pihaknya mengalami masalah dalam menelusuri kasus ini, dikarenakan CCTV yang tidak berfungsi di rumah Kadiv Propam nonaktif Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.
&quot;Nah ini kemudian ada masalah itu yang kita sebut sebagai missing link ya di rumah itu dikatakan CCTV-nya tidak berfungsi,&quot; jelasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Komnas HAM Ungkap Komunikasi Terakhir Brigadir J dengan Kekasih sebelum Tewas
Sebelumnya, Polri telah melakukan proses ekshumasi atau penggalian kembali terhadap jenazah Brigadir J yang telah dikuburkan di Jambi, Rabu 27 Juli 2022. Ekshumasi diperlukan untuk autopsi ulang agar diketahui pasti penyebab kematian ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;2 Ajudan Dengar Teriakan Istri Ferdy Sambo, Komnas HAM: Hanya Bu Putri yang Tahu
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, ekshumasi dan autopsi ulang dipimpin oleh Kepala Departemen Forensik RSCM Ade Firmansyah Sugiharto.
&quot;Dokter Ade Firmansyah Sugiharto sebagai ketua tim kedokteran forensik yang melakukan ekshumasi dan autopsi,&quot; kata Dedi, Rabu 27 Juli 2022.
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memastikan hasil autopsi jenazah Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dicocokan dengan uji balistik yang akan diselenggarakan pada Jumat 5 Agustus 2022 mendatang.
&quot;Saya bilang tunggu hasil autopsi ulang untuk memastikan kenapa dia penyebab kematian. Nanti akan dicek dengan uji balistik. Arah peluru jenis peluru,&quot; ujar Taufan kepada wartawan Rabu (3/8/2022).
&quot;Kalau dia mati karena tembakan saja, maka begini peristiwanya, kalau dia ternyata mati bukan karena hanya senjata tapi ada penyiksaan, konstruksi peristiwa berubah, konstruksi pelaku berubah,&quot; tambahnya.
Ia menuturkan bahwa pihaknya mengalami masalah dalam menelusuri kasus ini, dikarenakan CCTV yang tidak berfungsi di rumah Kadiv Propam nonaktif Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.
&quot;Nah ini kemudian ada masalah itu yang kita sebut sebagai missing link ya di rumah itu dikatakan CCTV-nya tidak berfungsi,&quot; jelasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Komnas HAM Ungkap Komunikasi Terakhir Brigadir J dengan Kekasih sebelum Tewas
Sebelumnya, Polri telah melakukan proses ekshumasi atau penggalian kembali terhadap jenazah Brigadir J yang telah dikuburkan di Jambi, Rabu 27 Juli 2022. Ekshumasi diperlukan untuk autopsi ulang agar diketahui pasti penyebab kematian ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo tersebut.
Baca juga:&amp;nbsp;2 Ajudan Dengar Teriakan Istri Ferdy Sambo, Komnas HAM: Hanya Bu Putri yang Tahu
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, ekshumasi dan autopsi ulang dipimpin oleh Kepala Departemen Forensik RSCM Ade Firmansyah Sugiharto.
&quot;Dokter Ade Firmansyah Sugiharto sebagai ketua tim kedokteran forensik yang melakukan ekshumasi dan autopsi,&quot; kata Dedi, Rabu 27 Juli 2022.
</content:encoded></item></channel></rss>
