<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taliban Selidiki Klaim AS Tentang Kematian Pimpinan Al Qaeda di Kabul</title><description>Pihak Taliban mengatakan tidak mengetahui mengenai keberadaan Zawahiri di Kabul atau apakah dia benar-benar terbunuh dalam serangan AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/04/18/2642093/taliban-selidiki-klaim-as-tentang-kematian-pimpinan-al-qaeda-di-kabul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/04/18/2642093/taliban-selidiki-klaim-as-tentang-kematian-pimpinan-al-qaeda-di-kabul"/><item><title>Taliban Selidiki Klaim AS Tentang Kematian Pimpinan Al Qaeda di Kabul</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/04/18/2642093/taliban-selidiki-klaim-as-tentang-kematian-pimpinan-al-qaeda-di-kabul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/04/18/2642093/taliban-selidiki-klaim-as-tentang-kematian-pimpinan-al-qaeda-di-kabul</guid><pubDate>Kamis 04 Agustus 2022 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/04/18/2642093/taliban-selidiki-klaim-as-tentang-kematian-pimpinan-al-qaeda-di-kabul-JiHWo5v6eM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Taliban berpatroli di jalanan menyusul pembunuhan Pemimpin Al Qaeda, Kabul, Afghanistan, 2 Agustus 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/04/18/2642093/taliban-selidiki-klaim-as-tentang-kematian-pimpinan-al-qaeda-di-kabul-JiHWo5v6eM.jpg</image><title>Polisi Taliban berpatroli di jalanan menyusul pembunuhan Pemimpin Al Qaeda, Kabul, Afghanistan, 2 Agustus 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>ISLAMABAD - Taliban sedang menyelidiki &quot;klaim&quot; Amerika Serikat (AS) bahwa pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) di Kabul, kata seorang pejabat Taliban pada Kamis (4/8/2022). Pernyataan Taliban ini mengindikasikan bahwa pemimpin kelompok itu tidak mengetahui kehadiran Zawahiri di Kabul.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Dunia Internasional Sambut Kematian Pemimpin Al Qaeda, Taliban Kutuk Keras Pembunuhan

Amerika Serikat membunuh Zawahiri dengan rudal yang ditembakkan dari drone ketika dia berdiri di balkon di tempat persembunyiannya di Kabul pada Minggu (31/7/2022), kata para pejabat AS. Tewasnya Zawahiri dilihat sebagai pukulan terbesar bagi Al Qaeda sejak pemimpin sebelumnya, Osama bin Laden ditembak mati lebih dari satu dekade.
&quot;Pemerintah dan kepemimpinan tidak mengetahui apa yang diklaim, atau jejak apa pun di sana,&quot; kata Suhail Shaheen, perwakilan Taliban yang ditunjuk untuk PBB, kepada wartawan dalam sebuah pesan.
&quot;Investigasi sedang berlangsung sekarang untuk mengetahui kebenaran klaim tersebut,&quot; katanya sebagaimana dilansir Reuters. Shaheen menambahkan bahwa hasil investigasi akan dibagikan kepada publik.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pembunuhan Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri, Taliban Gelar Pertemuan Mendadak

Para pemimpin Taliban sebagian besar tetap bungkam tentang serangan pesawat nirberawak pada Minggu dan belum mengkonfirmasi keberadaan atau kematian Zawahiri di Kabul. Mereka telah mengadakan diskusi panjang tentang bagaimana menanggapi serangan pesawat nirawak AS, kata tiga sumber dalam kelompok itu.Bagaimana reaksi Taliban dapat memiliki dampak yang signifikan ketika kelompok itu mencari legitimasi internasional dan akses ke miliaran dolar ke dana Afghanistan yang dibekukan, menyusul pengambilalihan kekuasaan dari pemerintah yang didukung AS setahun yang lalu.
Zawahiri, seorang dokter Mesir, terlibat erat dalam serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat dan merupakan salah satu orang yang paling dicari di dunia.
Kematiannya di Kabul menimbulkan pertanyaan tentang apakah ia menerima perlindungan dari Taliban, yang telah meyakinkan Amerika Serikat sebagai bagian dari perjanjian 2020 tentang penarikan pasukan pimpinan AS bahwa mereka tidak akan menampung kelompok-kelompok militan lainnya.
Shaheen mengatakan Imarah Islam Afghanistan - nama yang digunakan Taliban untuk negara dan pemerintah mereka - berkomitmen pada perjanjian yang ditandatangani di ibukota Qatar, Doha.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Taliban telah &quot;sangat melanggar&quot; perjanjian dengan menampung dan melindungi Zawahiri.
</description><content:encoded>ISLAMABAD - Taliban sedang menyelidiki &quot;klaim&quot; Amerika Serikat (AS) bahwa pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) di Kabul, kata seorang pejabat Taliban pada Kamis (4/8/2022). Pernyataan Taliban ini mengindikasikan bahwa pemimpin kelompok itu tidak mengetahui kehadiran Zawahiri di Kabul.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Dunia Internasional Sambut Kematian Pemimpin Al Qaeda, Taliban Kutuk Keras Pembunuhan

Amerika Serikat membunuh Zawahiri dengan rudal yang ditembakkan dari drone ketika dia berdiri di balkon di tempat persembunyiannya di Kabul pada Minggu (31/7/2022), kata para pejabat AS. Tewasnya Zawahiri dilihat sebagai pukulan terbesar bagi Al Qaeda sejak pemimpin sebelumnya, Osama bin Laden ditembak mati lebih dari satu dekade.
&quot;Pemerintah dan kepemimpinan tidak mengetahui apa yang diklaim, atau jejak apa pun di sana,&quot; kata Suhail Shaheen, perwakilan Taliban yang ditunjuk untuk PBB, kepada wartawan dalam sebuah pesan.
&quot;Investigasi sedang berlangsung sekarang untuk mengetahui kebenaran klaim tersebut,&quot; katanya sebagaimana dilansir Reuters. Shaheen menambahkan bahwa hasil investigasi akan dibagikan kepada publik.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pembunuhan Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri, Taliban Gelar Pertemuan Mendadak

Para pemimpin Taliban sebagian besar tetap bungkam tentang serangan pesawat nirberawak pada Minggu dan belum mengkonfirmasi keberadaan atau kematian Zawahiri di Kabul. Mereka telah mengadakan diskusi panjang tentang bagaimana menanggapi serangan pesawat nirawak AS, kata tiga sumber dalam kelompok itu.Bagaimana reaksi Taliban dapat memiliki dampak yang signifikan ketika kelompok itu mencari legitimasi internasional dan akses ke miliaran dolar ke dana Afghanistan yang dibekukan, menyusul pengambilalihan kekuasaan dari pemerintah yang didukung AS setahun yang lalu.
Zawahiri, seorang dokter Mesir, terlibat erat dalam serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat dan merupakan salah satu orang yang paling dicari di dunia.
Kematiannya di Kabul menimbulkan pertanyaan tentang apakah ia menerima perlindungan dari Taliban, yang telah meyakinkan Amerika Serikat sebagai bagian dari perjanjian 2020 tentang penarikan pasukan pimpinan AS bahwa mereka tidak akan menampung kelompok-kelompok militan lainnya.
Shaheen mengatakan Imarah Islam Afghanistan - nama yang digunakan Taliban untuk negara dan pemerintah mereka - berkomitmen pada perjanjian yang ditandatangani di ibukota Qatar, Doha.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Taliban telah &quot;sangat melanggar&quot; perjanjian dengan menampung dan melindungi Zawahiri.
</content:encoded></item></channel></rss>
