<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Kantongi Sosok Polisi Ambil CCTV TKP Pembunuhan Brigadir J</title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui telah mengantongi sosok polisi yang diduga mengambil CCTV penembakan Brigadir J.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/04/337/2642284/kapolri-kantongi-sosok-polisi-ambil-cctv-tkp-pembunuhan-brigadir-j</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/04/337/2642284/kapolri-kantongi-sosok-polisi-ambil-cctv-tkp-pembunuhan-brigadir-j"/><item><title>Kapolri Kantongi Sosok Polisi Ambil CCTV TKP Pembunuhan Brigadir J</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/04/337/2642284/kapolri-kantongi-sosok-polisi-ambil-cctv-tkp-pembunuhan-brigadir-j</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/04/337/2642284/kapolri-kantongi-sosok-polisi-ambil-cctv-tkp-pembunuhan-brigadir-j</guid><pubDate>Kamis 04 Agustus 2022 21:17 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/04/337/2642284/kapolri-kantongi-sosok-polisi-ambil-cctv-tkp-pembunuhan-brigadir-j-p8dAYI27CZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/04/337/2642284/kapolri-kantongi-sosok-polisi-ambil-cctv-tkp-pembunuhan-brigadir-j-p8dAYI27CZ.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: iNews)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui telah mengantongi sosok polisi yang diduga mengambil CCTV di lokasi kejadian penembakan Brigadir J.&amp;nbsp;

&quot;Yang jelas rekan-rekan tahu ada CCTV rusak yang diambil pada saat di satpam dan itu juga sudah kita dalami dan kita sudah mendapatkan bagaimana proses pengambilan dan siapa yang mengambil juga,&quot; kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).

Sigit menekankan, pihak Irsus Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penghambatan pengusutan perkara yang menyedot perhatian publik ini.

&quot;Sudah kita lakukan pemeriksaan dan saat ini tentunya kita akan melakukan proses selanjutnya,&quot; ujar Sigit.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kabareskrim: Polri Dalami Upaya Halangi dan Hilangkan Bukti di Kasus Brigadir J
Pemeriksaan akan mendalami dugaan pelanggaran etik maupun pidana.&amp;nbsp;

&quot;Seperti yang tadi saya sampaikan nanti akan kita proses nanti berdasarkan hasil keputusan, apakah ini masuk ke dalam pelanggaran kode etik maupun pelanggaran pidana,&quot; ucap Sigit.

Sigit menyatakan bahwa tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah memeriksa 25 personel kepolisian terkait dengan kasus penembakan Brigadir J. Mereka dianggap tidak profesional sehingga menghambat olah TKP Brigadir J.&amp;nbsp;Sigit menyebut dari 25 orang tersebut, di antaranya adalah tiga orang jenderal bintang satu atau Brigjen. Selain itu, ada juga polisi berpangkat lainnya.&amp;nbsp;

&quot;Kita telah mmeriksa 3 personel pati bintang 1, Kombes 5 personel, AKBP 3 personel, Kompol 2 personel, Pama 7 personel, Bintara dan Tamtama 5 personel,&quot; kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui telah mengantongi sosok polisi yang diduga mengambil CCTV di lokasi kejadian penembakan Brigadir J.&amp;nbsp;

&quot;Yang jelas rekan-rekan tahu ada CCTV rusak yang diambil pada saat di satpam dan itu juga sudah kita dalami dan kita sudah mendapatkan bagaimana proses pengambilan dan siapa yang mengambil juga,&quot; kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).

Sigit menekankan, pihak Irsus Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penghambatan pengusutan perkara yang menyedot perhatian publik ini.

&quot;Sudah kita lakukan pemeriksaan dan saat ini tentunya kita akan melakukan proses selanjutnya,&quot; ujar Sigit.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kabareskrim: Polri Dalami Upaya Halangi dan Hilangkan Bukti di Kasus Brigadir J
Pemeriksaan akan mendalami dugaan pelanggaran etik maupun pidana.&amp;nbsp;

&quot;Seperti yang tadi saya sampaikan nanti akan kita proses nanti berdasarkan hasil keputusan, apakah ini masuk ke dalam pelanggaran kode etik maupun pelanggaran pidana,&quot; ucap Sigit.

Sigit menyatakan bahwa tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah memeriksa 25 personel kepolisian terkait dengan kasus penembakan Brigadir J. Mereka dianggap tidak profesional sehingga menghambat olah TKP Brigadir J.&amp;nbsp;Sigit menyebut dari 25 orang tersebut, di antaranya adalah tiga orang jenderal bintang satu atau Brigjen. Selain itu, ada juga polisi berpangkat lainnya.&amp;nbsp;

&quot;Kita telah mmeriksa 3 personel pati bintang 1, Kombes 5 personel, AKBP 3 personel, Kompol 2 personel, Pama 7 personel, Bintara dan Tamtama 5 personel,&quot; kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).</content:encoded></item></channel></rss>
