<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Kantongi Izin, 11 Money Changer di Kuta Bali Disegel   </title><description>Tempat penukaran mata uang asing itu beroperasi tanpa izin alias ilegal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/05/244/2642317/tak-kantongi-izin-11-money-changer-di-kuta-bali-disegel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/05/244/2642317/tak-kantongi-izin-11-money-changer-di-kuta-bali-disegel"/><item><title>Tak Kantongi Izin, 11 Money Changer di Kuta Bali Disegel   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/05/244/2642317/tak-kantongi-izin-11-money-changer-di-kuta-bali-disegel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/05/244/2642317/tak-kantongi-izin-11-money-changer-di-kuta-bali-disegel</guid><pubDate>Jum'at 05 Agustus 2022 03:44 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/05/244/2642317/tak-kantongi-izin-11-money-changer-di-kuta-bali-disegel-QurileDsJh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyegelan money changer ilegal di Bali. (Foto: Chusna M)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/05/244/2642317/tak-kantongi-izin-11-money-changer-di-kuta-bali-disegel-QurileDsJh.jpg</image><title>Penyegelan money changer ilegal di Bali. (Foto: Chusna M)</title></images><description>DENPASAR - Sebanyak 11 money changer di Kuta, Bali, disegel petugas gabungan, Kamis (4/8/2022). Tempat penukaran mata uang asing itu beroperasi tanpa izin alias ilegal.&amp;nbsp;

&quot;Ada 11 money changer yang ditemukan beroperasi tanpa izin,&quot; kata Manajer Fungsi Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali Ni Putu Sulastri.&amp;nbsp;

Ke-11 money changer ilegal itu terjaring dalam sidak tim gabungan. Selain dari BI, tim beranggotakan Kejari Badung, Satpol PP, Lembaga Bantuan Hukum Kuta Bersatu dan pecalang desa adat Kuta.&amp;nbsp;

Ada tiga lokasi yang disasar tim gabungan, yaitu di Jalan Jalan Dewi Sartika, Jalan Kartika Plaza dan Jalan Wana Segara.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Tipu Wisatawan Australia, Money Changer di Kuta Bali Ditutup
Dalam sidak, money changer yang kedapatan tidak mengantongi izin langsung disegel dengan menempelkan stiker di depan pintu masuk.&amp;nbsp;

Stiker warna merah itu bertuliskan 'Penyelenggaraan Penukaran Valuta Asing Tanpa Izin Bank Indonesia'.Usai memasang segel, tim gabungan lalu mengangkut papan kurs valas maupun neon box yang biasa dipajang di depan toko.&amp;nbsp;

Sulastri mengatakan akan ada tindak lanjut dari hasil sidak ini. &quot;Yang pasti mereka tidak boleh beroperasi lagi sampai ada ijinnya,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>DENPASAR - Sebanyak 11 money changer di Kuta, Bali, disegel petugas gabungan, Kamis (4/8/2022). Tempat penukaran mata uang asing itu beroperasi tanpa izin alias ilegal.&amp;nbsp;

&quot;Ada 11 money changer yang ditemukan beroperasi tanpa izin,&quot; kata Manajer Fungsi Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali Ni Putu Sulastri.&amp;nbsp;

Ke-11 money changer ilegal itu terjaring dalam sidak tim gabungan. Selain dari BI, tim beranggotakan Kejari Badung, Satpol PP, Lembaga Bantuan Hukum Kuta Bersatu dan pecalang desa adat Kuta.&amp;nbsp;

Ada tiga lokasi yang disasar tim gabungan, yaitu di Jalan Jalan Dewi Sartika, Jalan Kartika Plaza dan Jalan Wana Segara.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Tipu Wisatawan Australia, Money Changer di Kuta Bali Ditutup
Dalam sidak, money changer yang kedapatan tidak mengantongi izin langsung disegel dengan menempelkan stiker di depan pintu masuk.&amp;nbsp;

Stiker warna merah itu bertuliskan 'Penyelenggaraan Penukaran Valuta Asing Tanpa Izin Bank Indonesia'.Usai memasang segel, tim gabungan lalu mengangkut papan kurs valas maupun neon box yang biasa dipajang di depan toko.&amp;nbsp;

Sulastri mengatakan akan ada tindak lanjut dari hasil sidak ini. &quot;Yang pasti mereka tidak boleh beroperasi lagi sampai ada ijinnya,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
