<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan Komnas HAM Kekeh Lakukan Pemeriksaan Uji Balistik Terhadap Kasus Kematian Brigadir J</title><description>Hal tersebut, diyakini dapat membuat terang kasus penembakan terhadap Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/08/337/2644013/ini-alasan-komnas-ham-kekeh-lakukan-pemeriksaan-uji-balistik-terhadap-kasus-kematian-brigadir-j</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/08/337/2644013/ini-alasan-komnas-ham-kekeh-lakukan-pemeriksaan-uji-balistik-terhadap-kasus-kematian-brigadir-j"/><item><title>Ini Alasan Komnas HAM Kekeh Lakukan Pemeriksaan Uji Balistik Terhadap Kasus Kematian Brigadir J</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/08/337/2644013/ini-alasan-komnas-ham-kekeh-lakukan-pemeriksaan-uji-balistik-terhadap-kasus-kematian-brigadir-j</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/08/337/2644013/ini-alasan-komnas-ham-kekeh-lakukan-pemeriksaan-uji-balistik-terhadap-kasus-kematian-brigadir-j</guid><pubDate>Senin 08 Agustus 2022 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/08/337/2644013/ini-alasan-komnas-ham-kekeh-lakukan-pemeriksaan-uji-balistik-terhadap-kasus-kematian-brigadir-j-yxjSlK2yMC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/08/337/2644013/ini-alasan-komnas-ham-kekeh-lakukan-pemeriksaan-uji-balistik-terhadap-kasus-kematian-brigadir-j-yxjSlK2yMC.jpg</image><title>Ilustrasi/ Foto: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Komnas HAM bersikeras untuk melakukan pemeriksaan uji balistik Puslabfor Polri dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Hal tersebut, diyakini dapat membuat terang kasus penembakan terhadap Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

&quot;Karena ada berapa tadi ya, misalnya gini, ada konstruksi yang dibangun bahwa ini tembak menembak, Richard kepada Yosua, tapi keterangan siapa? Kan keterangan Richard, bagaimana itu bisa dipercaya begitu saja,&quot; kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik di Kantor Komnas HAM, Senin (8/8/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ajukan Justice Collaborator, LPSK akan Temui Bharada E Selasa Besok
Dengan demikian, menurutnya opini dan keterangan saksi yang berkembang belakangan ini akan terjawab dengan adanya pemeriksaan uji balistik.

&quot;Jadi ketika kami terima itu, kami bukan langsung dipercaya, kita cari lagi, alat pendukung lain, nah sekarang kita tau, alat pendukung itu ternyata diambil dan itu diakui kapolri kan,&quot; ujar Taufan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ngakunya Sembunyi di Balik Kulkas, Kini Brigadir R Jadi Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J
Oleh karenanya, ia meminta agar CCTV yang belakangan diambil oleh FS untuk menghalangi prosea penyelidikan dapat ditemui.

&quot;Nanti kalau CCTV itu ditemukan, ya mudah-mudahan sih barangnya masih lengkap semua nah itu akan terang benderang, tambah lagi alat komunikasi, dan seperti itu,&quot; katanya.






</description><content:encoded>
JAKARTA - Komnas HAM bersikeras untuk melakukan pemeriksaan uji balistik Puslabfor Polri dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Hal tersebut, diyakini dapat membuat terang kasus penembakan terhadap Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

&quot;Karena ada berapa tadi ya, misalnya gini, ada konstruksi yang dibangun bahwa ini tembak menembak, Richard kepada Yosua, tapi keterangan siapa? Kan keterangan Richard, bagaimana itu bisa dipercaya begitu saja,&quot; kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik di Kantor Komnas HAM, Senin (8/8/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ajukan Justice Collaborator, LPSK akan Temui Bharada E Selasa Besok
Dengan demikian, menurutnya opini dan keterangan saksi yang berkembang belakangan ini akan terjawab dengan adanya pemeriksaan uji balistik.

&quot;Jadi ketika kami terima itu, kami bukan langsung dipercaya, kita cari lagi, alat pendukung lain, nah sekarang kita tau, alat pendukung itu ternyata diambil dan itu diakui kapolri kan,&quot; ujar Taufan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ngakunya Sembunyi di Balik Kulkas, Kini Brigadir R Jadi Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J
Oleh karenanya, ia meminta agar CCTV yang belakangan diambil oleh FS untuk menghalangi prosea penyelidikan dapat ditemui.

&quot;Nanti kalau CCTV itu ditemukan, ya mudah-mudahan sih barangnya masih lengkap semua nah itu akan terang benderang, tambah lagi alat komunikasi, dan seperti itu,&quot; katanya.






</content:encoded></item></channel></rss>
