<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usut Kasus Brigadir J, Komnas HAM Bakal Periksa 5 HP</title><description>Besok, Komnas HAM akan memeriksa HP dalam mengusut kematian Brigadir J.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/08/337/2644095/usut-kasus-brigadir-j-komnas-ham-bakal-periksa-5-hp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/08/337/2644095/usut-kasus-brigadir-j-komnas-ham-bakal-periksa-5-hp"/><item><title>Usut Kasus Brigadir J, Komnas HAM Bakal Periksa 5 HP</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/08/337/2644095/usut-kasus-brigadir-j-komnas-ham-bakal-periksa-5-hp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/08/337/2644095/usut-kasus-brigadir-j-komnas-ham-bakal-periksa-5-hp</guid><pubDate>Senin 08 Agustus 2022 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/08/337/2644095/usut-kasus-brigadir-j-komnas-ham-bakal-periksa-5-hp-WoxVZFTFyw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. (Foto : MNC Portal/Martin Ronaldo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/08/337/2644095/usut-kasus-brigadir-j-komnas-ham-bakal-periksa-5-hp-WoxVZFTFyw.jpg</image><title>Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. (Foto : MNC Portal/Martin Ronaldo)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memeriksa sejumlah handphone dalam mengusut kasus Brigadir J besok.

&quot;Besok juga masih ada pemeriksaan untuk siber. Kan kemarin diumumkan dari 15 handphone (HP), masih ada 5 HP yang belum diberikan keterangan karena masih proses. Itu akan diselenggarakan besok,&quot; ujar Komisioner Komnas HAM, Chairul Anam kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wOC8xLzE1MTY0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Nantinya, setelah selesai memeriksa 5 handphone dari Tim Cyber Polri, pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan terhadap uji balisitik. Pemeriksaan ini akan digelar pada Rabu (10/8/2022).

BACA JUGA:Ini Alasan Komnas HAM Kekeh Lakukan Pemeriksaan Uji Balistik Terhadap Kasus Kematian Brigadir J

&quot;Oleh karenanya, tim hari ini memang meletakkan semua bahannya biar agak lebih tajam itu persandingan dari keterangan satu ke keterangan lain dan sebagainya. Jadi, melihat apakah ada berkesesuaian atau ketidaksesuaian seperti kalau di hukum pembuktian ada di model pembuktian,&quot; katanya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memeriksa sejumlah handphone dalam mengusut kasus Brigadir J besok.

&quot;Besok juga masih ada pemeriksaan untuk siber. Kan kemarin diumumkan dari 15 handphone (HP), masih ada 5 HP yang belum diberikan keterangan karena masih proses. Itu akan diselenggarakan besok,&quot; ujar Komisioner Komnas HAM, Chairul Anam kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8wOC8xLzE1MTY0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Nantinya, setelah selesai memeriksa 5 handphone dari Tim Cyber Polri, pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan terhadap uji balisitik. Pemeriksaan ini akan digelar pada Rabu (10/8/2022).

BACA JUGA:Ini Alasan Komnas HAM Kekeh Lakukan Pemeriksaan Uji Balistik Terhadap Kasus Kematian Brigadir J

&quot;Oleh karenanya, tim hari ini memang meletakkan semua bahannya biar agak lebih tajam itu persandingan dari keterangan satu ke keterangan lain dan sebagainya. Jadi, melihat apakah ada berkesesuaian atau ketidaksesuaian seperti kalau di hukum pembuktian ada di model pembuktian,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
