<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>12 Ledakan Guncang Pangkalan Udara Rusia di Krimea, 1 Orang Tewas</title><description>Ukraina mengatakan tidak terlibat dalam insiden tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/10/18/2645087/12-ledakan-guncang-pangkalan-udara-rusia-di-krimea-1-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/10/18/2645087/12-ledakan-guncang-pangkalan-udara-rusia-di-krimea-1-orang-tewas"/><item><title>12 Ledakan Guncang Pangkalan Udara Rusia di Krimea, 1 Orang Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/10/18/2645087/12-ledakan-guncang-pangkalan-udara-rusia-di-krimea-1-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/10/18/2645087/12-ledakan-guncang-pangkalan-udara-rusia-di-krimea-1-orang-tewas</guid><pubDate>Rabu 10 Agustus 2022 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/10/18/2645087/selusin-ledakan-guncang-pangkalan-udara-rusia-di-krimea-1-orang-tewas-W6H5ZkYNfU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asap terlihat setelah ledakan di arah pangkalan udara Rusia di Novofedorivka, Krimea, 9 Agustus 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/10/18/2645087/selusin-ledakan-guncang-pangkalan-udara-rusia-di-krimea-1-orang-tewas-W6H5ZkYNfU.jpg</image><title>Asap terlihat setelah ledakan di arah pangkalan udara Rusia di Novofedorivka, Krimea, 9 Agustus 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>MOSKOW - Satu orang tewas ketika ledakan mengguncang pangkalan udara Rusia di dekat resor tepi laut di Krimea pada Selasa (9/8/2022). Ukraina, yang tengah berperang dengan Rusia, menyatakan tidak bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Rusia Angkat Bicara Alasan Tidak Akan Gunakan Nuklir di Ukraina
Saksi mata mengatakan mereka telah mendengar setidaknya 12 ledakan sekira pukul 15:20. waktu setempat dari pangkalan udara Saky dekat Novofedorivka di pantai barat semenanjung Krimea, wilayah Ukraina yang dianeksasi Rusia pada 2014.
Krimea, tujuan liburan bagi banyak orang Rusia, sejauh ini terhindar dari pemboman dan pertempuran artileri yang diderita daerah lain di Ukraina timur dan selatan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Rusia Tuduh AS Berperan Langsung di Perang Ukraina, Tanggung Jawab Semua Serangan Roket
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa insiden itu adalah &quot;ledakan beberapa gudang amunisi penerbangan&quot;. Kementerian sempat mengatakan bahwa tidak ada korban dalam kejadian itu, dan tidak ada peralatan penerbangan yang rusak.Kantor berita Rusia mengutip sumber kementerian yang tidak disebutkan namanya mengatakan &quot;hanya pelanggaran persyaratan keselamatan kebakaran yang dianggap sebagai alasan utama ledakan beberapa gudang amunisi di lapangan terbang Saky.&quot;
&quot;Tidak ada tanda-tanda, bukti atau, bahkan lebih sedikit, fakta (untuk menunjukkan) dampak yang disengaja pada gudang amunisi,&quot; kata sumber itu seperti dikutip Reuters.
Departemen kesehatan Krimea mengatakan satu warga sipil tewas dan delapan lainnya terluka.
Staf Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan bahwa Kiev tidak terlibat dalam ledakan itu. Dia mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi karena tidak kompetennya Rusia atau serangan partisan.</description><content:encoded>MOSKOW - Satu orang tewas ketika ledakan mengguncang pangkalan udara Rusia di dekat resor tepi laut di Krimea pada Selasa (9/8/2022). Ukraina, yang tengah berperang dengan Rusia, menyatakan tidak bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Rusia Angkat Bicara Alasan Tidak Akan Gunakan Nuklir di Ukraina
Saksi mata mengatakan mereka telah mendengar setidaknya 12 ledakan sekira pukul 15:20. waktu setempat dari pangkalan udara Saky dekat Novofedorivka di pantai barat semenanjung Krimea, wilayah Ukraina yang dianeksasi Rusia pada 2014.
Krimea, tujuan liburan bagi banyak orang Rusia, sejauh ini terhindar dari pemboman dan pertempuran artileri yang diderita daerah lain di Ukraina timur dan selatan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Rusia Tuduh AS Berperan Langsung di Perang Ukraina, Tanggung Jawab Semua Serangan Roket
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa insiden itu adalah &quot;ledakan beberapa gudang amunisi penerbangan&quot;. Kementerian sempat mengatakan bahwa tidak ada korban dalam kejadian itu, dan tidak ada peralatan penerbangan yang rusak.Kantor berita Rusia mengutip sumber kementerian yang tidak disebutkan namanya mengatakan &quot;hanya pelanggaran persyaratan keselamatan kebakaran yang dianggap sebagai alasan utama ledakan beberapa gudang amunisi di lapangan terbang Saky.&quot;
&quot;Tidak ada tanda-tanda, bukti atau, bahkan lebih sedikit, fakta (untuk menunjukkan) dampak yang disengaja pada gudang amunisi,&quot; kata sumber itu seperti dikutip Reuters.
Departemen kesehatan Krimea mengatakan satu warga sipil tewas dan delapan lainnya terluka.
Staf Presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan bahwa Kiev tidak terlibat dalam ledakan itu. Dia mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi karena tidak kompetennya Rusia atau serangan partisan.</content:encoded></item></channel></rss>
