<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerkosa Siswi SD di Denpasar Berhasil Ditangkap Melalui Identifikasi KTP</title><description>Polisi telah menangkap I Komang Tri Ariana (32) pemerkosa siswi SD di Denpasar, Bali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/10/244/2645180/pemerkosa-siswi-sd-di-denpasar-berhasil-ditangkap-melalui-identifikasi-ktp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/10/244/2645180/pemerkosa-siswi-sd-di-denpasar-berhasil-ditangkap-melalui-identifikasi-ktp"/><item><title>Pemerkosa Siswi SD di Denpasar Berhasil Ditangkap Melalui Identifikasi KTP</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/10/244/2645180/pemerkosa-siswi-sd-di-denpasar-berhasil-ditangkap-melalui-identifikasi-ktp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/10/244/2645180/pemerkosa-siswi-sd-di-denpasar-berhasil-ditangkap-melalui-identifikasi-ktp</guid><pubDate>Rabu 10 Agustus 2022 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/10/244/2645180/pemerkosa-siswi-sd-di-denpasar-berhasil-ditangkap-melalui-identifikasi-ktp-Clgw2iz685.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/10/244/2645180/pemerkosa-siswi-sd-di-denpasar-berhasil-ditangkap-melalui-identifikasi-ktp-Clgw2iz685.jpg</image><title>Ilustrasi/Freepik</title></images><description>DENPASAR - Polisi telah menangkap I Komang Tri Ariana (32) pemerkosa siswi SD di Denpasar, Bali. Diketahui, pelaku ternyata telah tiga kali mencabuli korban berinisial NK (13).

&quot;Pelaku dan korban awalnya kenal lewat Facebook,&quot; kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Rabu (10/8/2022).

BACA JUGA:Anies Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Lingkungan Pemprov DKI

Dia menjelaskan, Ariana awalnya menjemput korban di kosnya kemudian diajak kencan ke lapangan Puputan Badung, 14 Juli 2022 lalu.

Setelah kencan, keduanya kembali ke kos korban untuk makan bersama. Usai makan, Ariana mencium bibir, pipi dan dahi korban lalu pulang.

BACA JUGA:Pantau Pelecehan Seksual, Transjakarta Upgrade CCTV Gunakan Sistem Pengenalan Wajah

Pada hari berikutnya, Ariana kembali datang ke kos korban sambil membawa makanan. Setelah itu, Ariana menyetubuhi korban.

Keesokan harinya, Ariana kembali menyetubuhi korban. Dia menyatakan akan bertanggungjawab jika korban hamil.
Atas laporan korban, polisi menangkap pelaku di rumahnya Jalan Wibisana Barat. &quot;Identitas pelaku terlacak dari KTP yang dipakai untuk registrasi nomor telepon,&quot; ujar Sukadi.

Atas perbuatannya, Ariana disangka pasal 76 D junto pasal 81 dan atau pasal 76 E UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. &quot;Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,&quot; pungkas Sukadi.</description><content:encoded>DENPASAR - Polisi telah menangkap I Komang Tri Ariana (32) pemerkosa siswi SD di Denpasar, Bali. Diketahui, pelaku ternyata telah tiga kali mencabuli korban berinisial NK (13).

&quot;Pelaku dan korban awalnya kenal lewat Facebook,&quot; kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Rabu (10/8/2022).

BACA JUGA:Anies Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Pelaku Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Lingkungan Pemprov DKI

Dia menjelaskan, Ariana awalnya menjemput korban di kosnya kemudian diajak kencan ke lapangan Puputan Badung, 14 Juli 2022 lalu.

Setelah kencan, keduanya kembali ke kos korban untuk makan bersama. Usai makan, Ariana mencium bibir, pipi dan dahi korban lalu pulang.

BACA JUGA:Pantau Pelecehan Seksual, Transjakarta Upgrade CCTV Gunakan Sistem Pengenalan Wajah

Pada hari berikutnya, Ariana kembali datang ke kos korban sambil membawa makanan. Setelah itu, Ariana menyetubuhi korban.

Keesokan harinya, Ariana kembali menyetubuhi korban. Dia menyatakan akan bertanggungjawab jika korban hamil.
Atas laporan korban, polisi menangkap pelaku di rumahnya Jalan Wibisana Barat. &quot;Identitas pelaku terlacak dari KTP yang dipakai untuk registrasi nomor telepon,&quot; ujar Sukadi.

Atas perbuatannya, Ariana disangka pasal 76 D junto pasal 81 dan atau pasal 76 E UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. &quot;Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,&quot; pungkas Sukadi.</content:encoded></item></channel></rss>
