<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Kisah Santri Tersesat di Kota Makkah, Solusinya Cerdas Banget!</title><description>Apa solusi yang digunakan si santri?</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/13/18/2646794/humor-gus-dur-kisah-santri-tersesat-di-kota-makkah-solusinya-cerdas-banget</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/13/18/2646794/humor-gus-dur-kisah-santri-tersesat-di-kota-makkah-solusinya-cerdas-banget"/><item><title>Humor Gus Dur: Kisah Santri Tersesat di Kota Makkah, Solusinya Cerdas Banget!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/13/18/2646794/humor-gus-dur-kisah-santri-tersesat-di-kota-makkah-solusinya-cerdas-banget</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/13/18/2646794/humor-gus-dur-kisah-santri-tersesat-di-kota-makkah-solusinya-cerdas-banget</guid><pubDate>Sabtu 13 Agustus 2022 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/12/18/2646794/humor-gus-dur-kisah-santri-tersesat-di-kota-makkah-solusinya-cerdas-banget-iUuoCLjeDw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KH. Abdurrahman Wahid. (Foto: Ist.) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/12/18/2646794/humor-gus-dur-kisah-santri-tersesat-di-kota-makkah-solusinya-cerdas-banget-iUuoCLjeDw.jpg</image><title>KH. Abdurrahman Wahid. (Foto: Ist.) </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai ulama yang gemar guyon dan memiliki segudang cerita lucu. Cerita-cerita Gus Dur kebanyakan memiliki unsur kedekatan dengan masyarakat, sekaligus ampuh mengocok perut para pendengarnya.

BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Bukti Tentara AS dan Jepang Kalah Berani dari Indonesia


Dikutip dari buku Tertawa Bersama Gus Presiden Dur, dikisahkan seorang santri dari Indonesia sedang menunaikan ibadah Haji di Makkah, Arab Saudi. Namun, santri ini tidak bisa kembali ke hotelnya dan tersesat di kota suci itu.
Meski santri-santri dari Indonesia terkenal hebat dalam penguasaan Alquran dan hadist, banyak di antara mereka tidak pandai berbahasa Arab. Santri ini termasuk di antara mereka yang tak menguasai bahasa Arab, menyulitkan dia untuk bertanya ke masyarakat lokal.
Setelah cukup lama berputar-putar, santri itu bertemu dengan seorang polisi. Sambil tertawa dia pun bertanya &quot;Hai askar, ihdinas shiratal Hilton...&quot;.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Cerita Jenderal Takut Istri, Begini Kisahnya!

Polisi itu mengerti apa yang ditanyakan dan menunjuk ke arah hotel tempat si santri menginap. Santri tersebut akhirnya bisa pulang dan beristirahat di kamar hotelnya.Ternyata, tanpa menguasai bahasa Arab, santri itu menggunakan pemahamannya akan Alquran untuk menanyakan lokasi hotelnya.
Santri itu menggunakan potongan kalimat dari Surah Al Fatihah yang berbunyi, &quot;Ihdinas shiratal mustaqim&quot; yang artinya: &quot;Tunjukkan jalan ke jembatan mustaqim,&quot; dengan mengganti kata mustaqim (nama jembatan di akhirat) dengan nama hotel tempat dia menginap.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai ulama yang gemar guyon dan memiliki segudang cerita lucu. Cerita-cerita Gus Dur kebanyakan memiliki unsur kedekatan dengan masyarakat, sekaligus ampuh mengocok perut para pendengarnya.

BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Bukti Tentara AS dan Jepang Kalah Berani dari Indonesia


Dikutip dari buku Tertawa Bersama Gus Presiden Dur, dikisahkan seorang santri dari Indonesia sedang menunaikan ibadah Haji di Makkah, Arab Saudi. Namun, santri ini tidak bisa kembali ke hotelnya dan tersesat di kota suci itu.
Meski santri-santri dari Indonesia terkenal hebat dalam penguasaan Alquran dan hadist, banyak di antara mereka tidak pandai berbahasa Arab. Santri ini termasuk di antara mereka yang tak menguasai bahasa Arab, menyulitkan dia untuk bertanya ke masyarakat lokal.
Setelah cukup lama berputar-putar, santri itu bertemu dengan seorang polisi. Sambil tertawa dia pun bertanya &quot;Hai askar, ihdinas shiratal Hilton...&quot;.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Cerita Jenderal Takut Istri, Begini Kisahnya!

Polisi itu mengerti apa yang ditanyakan dan menunjuk ke arah hotel tempat si santri menginap. Santri tersebut akhirnya bisa pulang dan beristirahat di kamar hotelnya.Ternyata, tanpa menguasai bahasa Arab, santri itu menggunakan pemahamannya akan Alquran untuk menanyakan lokasi hotelnya.
Santri itu menggunakan potongan kalimat dari Surah Al Fatihah yang berbunyi, &quot;Ihdinas shiratal mustaqim&quot; yang artinya: &quot;Tunjukkan jalan ke jembatan mustaqim,&quot; dengan mengganti kata mustaqim (nama jembatan di akhirat) dengan nama hotel tempat dia menginap.
</content:encoded></item></channel></rss>
