<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deolipa Layangkan Gugatan ke PN Jaksel atas Pencabutan Kuasa Bharada E</title><description>&quot;Iya, gugatan ini terkait pencabutan surat kuasa,&quot; ujar Deolipa melalui pesan singkat.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/15/337/2647980/deolipa-layangkan-gugatan-ke-pn-jaksel-atas-pencabutan-kuasa-bharada-e</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/15/337/2647980/deolipa-layangkan-gugatan-ke-pn-jaksel-atas-pencabutan-kuasa-bharada-e"/><item><title>Deolipa Layangkan Gugatan ke PN Jaksel atas Pencabutan Kuasa Bharada E</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/15/337/2647980/deolipa-layangkan-gugatan-ke-pn-jaksel-atas-pencabutan-kuasa-bharada-e</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/15/337/2647980/deolipa-layangkan-gugatan-ke-pn-jaksel-atas-pencabutan-kuasa-bharada-e</guid><pubDate>Senin 15 Agustus 2022 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/15/337/2647980/deolipa-layangkan-gugatan-ke-pn-jaksel-atas-pencabutan-kuasa-bharada-e-Xf4kiJ6Dy6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Deolipa Yumara (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/15/337/2647980/deolipa-layangkan-gugatan-ke-pn-jaksel-atas-pencabutan-kuasa-bharada-e-Xf4kiJ6Dy6.jpg</image><title>Deolipa Yumara (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Eks Kuasa Hukum Bharada Richard Eliezer atau E, Deolipa Yumara dan M. Burhanuddin melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/8/2022).
Gugatan itu berkaitan dengan pencabutan surat kuasa pendampingan hukum terhadap Richard dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau J.
&quot;Iya, gugatan ini terkait pencabutan surat kuasa,&quot; ujar Deolipa melalui pesan singkat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Hari Ini, Komnas HAM Bakal Periksa Bharada E di Bareskrim
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xMS8xLzE1MTc5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam hal ini, pihaknya menetapkan tiga orang tergugat yang masing-masing adalah, Bharada Richard Eliezer, Ronny Talapessy selaku kuasa hukum terbaru Richard, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atau Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.
&quot;Tergugat I  Bharada Richard Eliezer, tergugat II pengacara Ronny, dan tergugat III, Kapolri - Kabareskrim Mabes Polri,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Deolipa Yumara meminta bayar Rp15 triliun kepada Bareskrim Polri. Permintaan ini buntut keputusan Bareskrim Polri yang secara tiba-tiba mencabut kuasa dirinya sebagai kuasa hukum Bharada E.
BACA JUGA:Deolipa Dipecat Jadi Kuasa Hukum Bharada E, Disebut Kebanyakan NganggurDeolipa menyebut bahwa dirinya sedari awal ditunjuk oleh Bareskrim Porli untuk menjadi kuasa hukum Bharada E.

&quot;Ini kan penunjukkan dari negara dari Bareskrim, tentunya saya minta fee saya dong. Saya akan minta jasa saya sebagai pengacara yang ditunjuk negara saya minta Rp15 triliun,&quot; kata Deolipa, Jumat 12 Agustus 2022.

Menurut Deolipa, jika Bareskrim Polri atau negara tidak membayar jasa tersebut maka dirinya akan melayangkan gugatan perdata.

&quot;Kalau enggak ada, kami gugat, catat aja,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Eks Kuasa Hukum Bharada Richard Eliezer atau E, Deolipa Yumara dan M. Burhanuddin melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/8/2022).
Gugatan itu berkaitan dengan pencabutan surat kuasa pendampingan hukum terhadap Richard dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau J.
&quot;Iya, gugatan ini terkait pencabutan surat kuasa,&quot; ujar Deolipa melalui pesan singkat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Hari Ini, Komnas HAM Bakal Periksa Bharada E di Bareskrim
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xMS8xLzE1MTc5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam hal ini, pihaknya menetapkan tiga orang tergugat yang masing-masing adalah, Bharada Richard Eliezer, Ronny Talapessy selaku kuasa hukum terbaru Richard, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atau Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.
&quot;Tergugat I  Bharada Richard Eliezer, tergugat II pengacara Ronny, dan tergugat III, Kapolri - Kabareskrim Mabes Polri,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Deolipa Yumara meminta bayar Rp15 triliun kepada Bareskrim Polri. Permintaan ini buntut keputusan Bareskrim Polri yang secara tiba-tiba mencabut kuasa dirinya sebagai kuasa hukum Bharada E.
BACA JUGA:Deolipa Dipecat Jadi Kuasa Hukum Bharada E, Disebut Kebanyakan NganggurDeolipa menyebut bahwa dirinya sedari awal ditunjuk oleh Bareskrim Porli untuk menjadi kuasa hukum Bharada E.

&quot;Ini kan penunjukkan dari negara dari Bareskrim, tentunya saya minta fee saya dong. Saya akan minta jasa saya sebagai pengacara yang ditunjuk negara saya minta Rp15 triliun,&quot; kata Deolipa, Jumat 12 Agustus 2022.

Menurut Deolipa, jika Bareskrim Polri atau negara tidak membayar jasa tersebut maka dirinya akan melayangkan gugatan perdata.

&quot;Kalau enggak ada, kami gugat, catat aja,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
