<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menapaki Makam Bung Karno di Blitar Jelang HUT Ke-77 RI</title><description>Makam Bung Karno, karib disapa, tidak kurang dikunjungi 500 wisatawan setiap harinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/15/519/2648065/menapaki-makam-bung-karno-di-blitar-jelang-hut-ke-77-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/15/519/2648065/menapaki-makam-bung-karno-di-blitar-jelang-hut-ke-77-ri"/><item><title>Menapaki Makam Bung Karno di Blitar Jelang HUT Ke-77 RI</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/15/519/2648065/menapaki-makam-bung-karno-di-blitar-jelang-hut-ke-77-ri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/15/519/2648065/menapaki-makam-bung-karno-di-blitar-jelang-hut-ke-77-ri</guid><pubDate>Senin 15 Agustus 2022 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Robby Ridwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/15/519/2648065/menapaki-makam-bung-karno-di-blitar-jelang-hut-ke-77-ri-IZubVqieVP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Makam Bung Karno (Foto: Robby Ridwan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/15/519/2648065/menapaki-makam-bung-karno-di-blitar-jelang-hut-ke-77-ri-IZubVqieVP.jpg</image><title>Makam Bung Karno (Foto: Robby Ridwan)</title></images><description>BLITAR - Makam Soekarno, sang Proklamator di Blitar, Jawa Timur menjadi rujukan wisatawan religi warga dari berbagai pelosok negeri. Makam Bung Karno, karib disapa, tidak kurang dikunjungi 500 wisatawan setiap harinya.

Makam yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar ini tidak pernah sepi dari pengunjung yang berziarah. Tidak hanya dari dalam kota, peziarah datang dari berbagai daerah di Indonesia.
BACA JUGA:Kisah Detik Proklamasi, Bung Karno Menertawakan Sukarni Kecele Asap Sampah Dikira Api Revolusi&amp;nbsp;
Setiap hari tidak kurang 500 pengunjung yang datang ke makam presiden pertama Indonesia ini. Bahkan, di hari libur kunjungan wisatawan mencapai ribuan pengunjung.

Tidak hanya warga biasa, tokoh-tokoh negara selalu menyempatkan diri berziarah ke makam Bung Karno. Bahkan, diakui juru rawat makam Bung Karno, Eko Budi, menjelang peringatan hari kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia seperti sekarang, kepala daerah di Blitar selalu berziarah ke malam Bapak Bangsa ini.
BACA JUGA:Saat Bung Karno Hidup sebagai Anak Penyakitan, Lalu Berganti Nama

Sementara Devi, salah satu wisawatan dari Jakarta mengaku baru pertama kali berziarah ke makam Bung Karno. Menurutnya, ada hal yang harus dicontoh dari Sang Prokalamator.

Di antaranya semangat untuk memerdekakan bangsa indonesia begitu tinggi. Cita-cita mulia ini, kini mulai tergerus saat generasi muda mulai terbawa arus globalisasi.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan jasa para pahlawannya atau Jas Merah, itulah jargon Bung Karno agar rakyat bangsa ini selalu mengingat perjuangan para pahlawan dan dapat menjadi bangsa yang besar.
</description><content:encoded>BLITAR - Makam Soekarno, sang Proklamator di Blitar, Jawa Timur menjadi rujukan wisatawan religi warga dari berbagai pelosok negeri. Makam Bung Karno, karib disapa, tidak kurang dikunjungi 500 wisatawan setiap harinya.

Makam yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar ini tidak pernah sepi dari pengunjung yang berziarah. Tidak hanya dari dalam kota, peziarah datang dari berbagai daerah di Indonesia.
BACA JUGA:Kisah Detik Proklamasi, Bung Karno Menertawakan Sukarni Kecele Asap Sampah Dikira Api Revolusi&amp;nbsp;
Setiap hari tidak kurang 500 pengunjung yang datang ke makam presiden pertama Indonesia ini. Bahkan, di hari libur kunjungan wisatawan mencapai ribuan pengunjung.

Tidak hanya warga biasa, tokoh-tokoh negara selalu menyempatkan diri berziarah ke makam Bung Karno. Bahkan, diakui juru rawat makam Bung Karno, Eko Budi, menjelang peringatan hari kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia seperti sekarang, kepala daerah di Blitar selalu berziarah ke malam Bapak Bangsa ini.
BACA JUGA:Saat Bung Karno Hidup sebagai Anak Penyakitan, Lalu Berganti Nama

Sementara Devi, salah satu wisawatan dari Jakarta mengaku baru pertama kali berziarah ke makam Bung Karno. Menurutnya, ada hal yang harus dicontoh dari Sang Prokalamator.

Di antaranya semangat untuk memerdekakan bangsa indonesia begitu tinggi. Cita-cita mulia ini, kini mulai tergerus saat generasi muda mulai terbawa arus globalisasi.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan jasa para pahlawannya atau Jas Merah, itulah jargon Bung Karno agar rakyat bangsa ini selalu mengingat perjuangan para pahlawan dan dapat menjadi bangsa yang besar.
</content:encoded></item></channel></rss>
