<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Mesin Faks Masuk Akal? Harus Masukin Kertas!</title><description>Tak hanya lucu, humor ini juga biasanya sarat akan makna dan kadang menyindir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/16/337/2648193/humor-gus-dur-mesin-faks-masuk-akal-harus-masukin-kertas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/16/337/2648193/humor-gus-dur-mesin-faks-masuk-akal-harus-masukin-kertas"/><item><title>Humor Gus Dur: Mesin Faks Masuk Akal? Harus Masukin Kertas!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/16/337/2648193/humor-gus-dur-mesin-faks-masuk-akal-harus-masukin-kertas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/16/337/2648193/humor-gus-dur-mesin-faks-masuk-akal-harus-masukin-kertas</guid><pubDate>Selasa 16 Agustus 2022 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Novie Fauziah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/15/337/2648193/humor-gus-dur-mesin-faks-masuk-akal-harus-masukin-kertas-JzatxZacJI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/15/337/2648193/humor-gus-dur-mesin-faks-masuk-akal-harus-masukin-kertas-JzatxZacJI.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur dikenal suka melontarkan humor atau guyonan untuk mencarikan suasana. Tak hanya lucu, humor ini juga biasanya sarat akan makna dan kadang menyindir sebuah kasus atau masalah yang sedang terjadi kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang dikutip dari buku &amp;lsquo;Tertawa Bersama Presiden Gus Dur&amp;rsquo; karya Hermawan Sulistyo.
Alkisah, suatu waktu kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) baru saja melengkapi fasilitasnya dengan mesin faksimile. Hari itu Gus Dur yang menjabat sebagai Ketua Umum sedang kedatangan seorang rekannya, di sana juga sudah ada Arifin Junaidi (Wakil Sekjen PBNU waktu itu) yang mempraktikkan cara mengirim faksimili lewat mesin faks.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Ketika Jin Aladin Ketemu Orang Indonesia, Ending-nya Bikin Ngakak!
&quot;Lho, ngirim tulisan pakai mesin ini apa bisa diterima sama persis di sana?&amp;rdquo; tanya rekan Gus Dur itu terheran-heran.
Arifin pun menjawab dengan penuh keyakinan. &quot;Lha iya, toh,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Pohon Kelapa, Singkong dan Tebu Digabung Jadi Gethuk!
Setelah itu tiba-tiba ada faks masuk dan berbunyi layaknya mesin faks yang sedang mencetak pesan masuk. &quot;Drrt...drrt...drrt...&quot;Mendengar bunyi dan masuknya faks itu, rekan Gus Dur ini makin kagum saja.

&quot;Wah, mesin faks ini memang luar biasa, enggak masuk akal,&quot; komentar rekan Gus Dur sambil geleng-geleng kepala.

Dengan spontan Gus Dur pun menjawab komentar itu. &quot;Ya jangan dimasukin akal! Masukin kertas, dong,&amp;rdquo; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur dikenal suka melontarkan humor atau guyonan untuk mencarikan suasana. Tak hanya lucu, humor ini juga biasanya sarat akan makna dan kadang menyindir sebuah kasus atau masalah yang sedang terjadi kala itu.
Salah satunya adalah kisah yang dikutip dari buku &amp;lsquo;Tertawa Bersama Presiden Gus Dur&amp;rsquo; karya Hermawan Sulistyo.
Alkisah, suatu waktu kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) baru saja melengkapi fasilitasnya dengan mesin faksimile. Hari itu Gus Dur yang menjabat sebagai Ketua Umum sedang kedatangan seorang rekannya, di sana juga sudah ada Arifin Junaidi (Wakil Sekjen PBNU waktu itu) yang mempraktikkan cara mengirim faksimili lewat mesin faks.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Ketika Jin Aladin Ketemu Orang Indonesia, Ending-nya Bikin Ngakak!
&quot;Lho, ngirim tulisan pakai mesin ini apa bisa diterima sama persis di sana?&amp;rdquo; tanya rekan Gus Dur itu terheran-heran.
Arifin pun menjawab dengan penuh keyakinan. &quot;Lha iya, toh,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Pohon Kelapa, Singkong dan Tebu Digabung Jadi Gethuk!
Setelah itu tiba-tiba ada faks masuk dan berbunyi layaknya mesin faks yang sedang mencetak pesan masuk. &quot;Drrt...drrt...drrt...&quot;Mendengar bunyi dan masuknya faks itu, rekan Gus Dur ini makin kagum saja.

&quot;Wah, mesin faks ini memang luar biasa, enggak masuk akal,&quot; komentar rekan Gus Dur sambil geleng-geleng kepala.

Dengan spontan Gus Dur pun menjawab komentar itu. &quot;Ya jangan dimasukin akal! Masukin kertas, dong,&amp;rdquo; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
