<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bamsoet : Indonesia Jadi Negara dengan Risiko Resesi Kecil</title><description>Bamsoet menyebut, berdasarkan survei Bloomberg, Indonesia menjadi negara dengan risiko resesi kecil.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/16/337/2648646/bamsoet-indonesia-jadi-negara-dengan-risiko-resesi-kecil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/16/337/2648646/bamsoet-indonesia-jadi-negara-dengan-risiko-resesi-kecil"/><item><title>Bamsoet : Indonesia Jadi Negara dengan Risiko Resesi Kecil</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/16/337/2648646/bamsoet-indonesia-jadi-negara-dengan-risiko-resesi-kecil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/16/337/2648646/bamsoet-indonesia-jadi-negara-dengan-risiko-resesi-kecil</guid><pubDate>Selasa 16 Agustus 2022 10:31 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/16/337/2648646/bamsoet-indonesia-jadi-negara-dengan-risiko-resesi-kecil-9th8H0qe1e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/16/337/2648646/bamsoet-indonesia-jadi-negara-dengan-risiko-resesi-kecil-9th8H0qe1e.jpg</image><title>Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, berdasarkan survei Bloomberg, Indonesia dinilai sebagai negara dengan risiko resesi kecil.

Saat ini, kata Bamsoet, sekitar 320 juta penduduk dunia berada dalam kondisi kelaparan akut. Menurut data IMF dan Bank Dunia, perekonomian 66 negara diprediksi bangkrut dan ambruk.

Bahkan Bamsoet mengatakan, perlambatan dan kontraksi pertumbuhan ekonomi global, semakin diperburuk tingginya kenaikan inflasi.

Namun, berkat kesigapan pemerintah dalam menyikapi ancaman krisis global, Bamsoet mengatakan, Indonesia menjadi negara dengan risiko resesi yang kecil.

&quot;Berkat kesigapan pemerintah ancaman krisis, dari hasil survei Bloomberg, Indonesia dinilai sebagai negara dengan risiko resesi yang kecil,&quot; kata Bamsoet di Ruang Sidang Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/8/2022).

BACA JUGA:Bamsoet Bersyukur Sidang Tahunan MPR Dapat Diselenggarakan Lagi setelah 2 Tahun Covid-19

&quot;Hanya 3 persen. Sangat jauh jika dibandingkan rata-rata negara Amerika dan Eropa, yang mencapai 40-55 persen ataupun negara Asia Pasifik pada
rentang antara 20-25 persen,&quot; ujarnya.

Namun, Bamsoet mengingatkan pemerintah tidak lalai meskipun sudah memiliki pencapaian tersebut. Karena menurut Bamsoet, inflasi tetap menjadi ancaman perekonomian.

&quot;Namun, kita tidak boleh lalai. Kenaikan inflasi dapat menjadi ancaman bagi perekonomian nasional,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, berdasarkan survei Bloomberg, Indonesia dinilai sebagai negara dengan risiko resesi kecil.

Saat ini, kata Bamsoet, sekitar 320 juta penduduk dunia berada dalam kondisi kelaparan akut. Menurut data IMF dan Bank Dunia, perekonomian 66 negara diprediksi bangkrut dan ambruk.

Bahkan Bamsoet mengatakan, perlambatan dan kontraksi pertumbuhan ekonomi global, semakin diperburuk tingginya kenaikan inflasi.

Namun, berkat kesigapan pemerintah dalam menyikapi ancaman krisis global, Bamsoet mengatakan, Indonesia menjadi negara dengan risiko resesi yang kecil.

&quot;Berkat kesigapan pemerintah ancaman krisis, dari hasil survei Bloomberg, Indonesia dinilai sebagai negara dengan risiko resesi yang kecil,&quot; kata Bamsoet di Ruang Sidang Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/8/2022).

BACA JUGA:Bamsoet Bersyukur Sidang Tahunan MPR Dapat Diselenggarakan Lagi setelah 2 Tahun Covid-19

&quot;Hanya 3 persen. Sangat jauh jika dibandingkan rata-rata negara Amerika dan Eropa, yang mencapai 40-55 persen ataupun negara Asia Pasifik pada
rentang antara 20-25 persen,&quot; ujarnya.

Namun, Bamsoet mengingatkan pemerintah tidak lalai meskipun sudah memiliki pencapaian tersebut. Karena menurut Bamsoet, inflasi tetap menjadi ancaman perekonomian.

&quot;Namun, kita tidak boleh lalai. Kenaikan inflasi dapat menjadi ancaman bagi perekonomian nasional,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
