<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dulu Prajurit Kopassus, Mantan Gubernur DKI Sutiyoso Kini Jadi Komisaris Jaya Ancol</title><description>Nama Letnan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso ada di daftar komisaris perusahaan PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/19/338/2650619/dulu-prajurit-kopassus-mantan-gubernur-dki-sutiyoso-kini-jadi-komisaris-jaya-ancol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/19/338/2650619/dulu-prajurit-kopassus-mantan-gubernur-dki-sutiyoso-kini-jadi-komisaris-jaya-ancol"/><item><title>Dulu Prajurit Kopassus, Mantan Gubernur DKI Sutiyoso Kini Jadi Komisaris Jaya Ancol</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/19/338/2650619/dulu-prajurit-kopassus-mantan-gubernur-dki-sutiyoso-kini-jadi-komisaris-jaya-ancol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/19/338/2650619/dulu-prajurit-kopassus-mantan-gubernur-dki-sutiyoso-kini-jadi-komisaris-jaya-ancol</guid><pubDate>Jum'at 19 Agustus 2022 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Natalia Bulan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/19/338/2650619/dulu-prajurit-kopassus-mantan-gubernur-dki-sutiyoso-kini-jadi-komisaris-jaya-ancol-nuRc8cxaoz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sutiyoso/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/19/338/2650619/dulu-prajurit-kopassus-mantan-gubernur-dki-sutiyoso-kini-jadi-komisaris-jaya-ancol-nuRc8cxaoz.jpeg</image><title>Sutiyoso/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Nama Letnan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso ada di daftar komisaris perusahaan PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA).

Diketahui, PJAA telah melakukan perombakan manajemen kunci yang dilakukan melalui proses rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perusahaan baru-baru ini.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Apresiasi Pelaksanaan Jambore Nasional XI Tahun 2022

Dalam RUPST Ancol juga resmi melakukan Penetapan Penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris, Penunjukan Akuntan Publi, dan agenda laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II tahun 2021 dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

Dikutip dari laman resmi Ancol, Sutiyoso diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan RUPST tahun 2022.

BACA JUGA:Jokowi: Xi Jinping dan Putin Akan Hadir di KTT G20 Bali

Sebelumnya ia dikenal sebagai tokoh militer dan politikus asal Indonesia yang pernah menjabat Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta selama dua periode dimulai tahun 1997 hingga 2007.

Setelah purna tugas dari jabatan gubernur, Sutiyoso mendeklarasikan diri sebagai calon Presiden Indonesia pada 1 Oktober 2007.Pada saat itu, partai politik pengusungnya adalah Partai Indonesia Sejahtera, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme, dan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia.
Atas pengalamannya di dunia militer, Presiden Joko Widodo mengangkat Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara pada 8 Juli 2015.
Jabatan lain yang dipegang oleh Sutiyoso ialah Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2004-2008. Ia juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia ) untuk masa bakti 2006-2011.

Berikut ini adalah susunan lengkap komisaris dan direksi PJAA

Komisaris Utama dan Independen: Thomas Trikasih Lembong

Komisaris: Geisz Chalifah

Komisaris: Letnan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso

Direktur Utama: Winarto

Direktur: Daniel Nainggolan

Direktur: Eddy Prastiyo

Direktur: Cahyo Prakoso</description><content:encoded>JAKARTA - Nama Letnan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso ada di daftar komisaris perusahaan PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA).

Diketahui, PJAA telah melakukan perombakan manajemen kunci yang dilakukan melalui proses rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perusahaan baru-baru ini.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Apresiasi Pelaksanaan Jambore Nasional XI Tahun 2022

Dalam RUPST Ancol juga resmi melakukan Penetapan Penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris, Penunjukan Akuntan Publi, dan agenda laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II tahun 2021 dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

Dikutip dari laman resmi Ancol, Sutiyoso diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan RUPST tahun 2022.

BACA JUGA:Jokowi: Xi Jinping dan Putin Akan Hadir di KTT G20 Bali

Sebelumnya ia dikenal sebagai tokoh militer dan politikus asal Indonesia yang pernah menjabat Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta selama dua periode dimulai tahun 1997 hingga 2007.

Setelah purna tugas dari jabatan gubernur, Sutiyoso mendeklarasikan diri sebagai calon Presiden Indonesia pada 1 Oktober 2007.Pada saat itu, partai politik pengusungnya adalah Partai Indonesia Sejahtera, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme, dan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia.
Atas pengalamannya di dunia militer, Presiden Joko Widodo mengangkat Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara pada 8 Juli 2015.
Jabatan lain yang dipegang oleh Sutiyoso ialah Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2004-2008. Ia juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia ) untuk masa bakti 2006-2011.

Berikut ini adalah susunan lengkap komisaris dan direksi PJAA

Komisaris Utama dan Independen: Thomas Trikasih Lembong

Komisaris: Geisz Chalifah

Komisaris: Letnan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso

Direktur Utama: Winarto

Direktur: Daniel Nainggolan

Direktur: Eddy Prastiyo

Direktur: Cahyo Prakoso</content:encoded></item></channel></rss>
