<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Autopsi Ulang Brigadir J Tampung Semua Informasi Keluarga   </title><description>Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) telah merampungkan hasil autopsi ulang atau ekshumasi Brigadir J.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/22/337/2652242/autopsi-ulang-brigadir-j-tampung-semua-informasi-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/22/337/2652242/autopsi-ulang-brigadir-j-tampung-semua-informasi-keluarga"/><item><title>Autopsi Ulang Brigadir J Tampung Semua Informasi Keluarga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/22/337/2652242/autopsi-ulang-brigadir-j-tampung-semua-informasi-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/22/337/2652242/autopsi-ulang-brigadir-j-tampung-semua-informasi-keluarga</guid><pubDate>Senin 22 Agustus 2022 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/22/337/2652242/autopsi-ulang-brigadir-j-tampung-semua-informasi-keluarga-A6cYGaSICF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/22/337/2652242/autopsi-ulang-brigadir-j-tampung-semua-informasi-keluarga-A6cYGaSICF.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) telah merampungkan hasil autopsi ulang atau ekshumasi Brigadir J di kasus pembunuhan berencana di rumah dinas Kadiv Propam Polri.

Ketua Umum PDFI sekaligus ketua tim independen autopsi ulang Brigadir J, Ade Firmansyah Sugiharto memastikan bahwa, autopsi ulang tersebut juga mendalami seluruh informasi-informasi yang disampaikan oleh pihak keluarga soal kondisi jasad Brigadir J.

&quot;Justru itu yang jadi fokus kami, untuk melakukan pemeriksaan sesuai dengan informasi yang kami dapatkan dari keluarga dari bagian tertentu,&quot; kata Ade di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Otak Brigadir J Pindah ke Perut, Ini Penjelasan Dokter Forensik
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yMC8xLzE1MjE3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ade menekankan, pemeriksaan autopsi ulang tersebut telah melalui proses dengan alat teknologi yang paling canggih serta melihat dengan mikroskopik dan pencahayaan forensik.

&quot;Itulah yang kita lihat dan memang dan secara mikroskopik dengan melakukan pemeriksaan dengan cahaya forensik serta dengan mikroskopik dan itu kita pastikan tidak ada luka disana,&quot; ujar Ade.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kasus Brigadir J, Komnas HAM Pegang Bukti Perintah Hilangkan Barang Bukti
PDFI menyatakan bahwa terdapat dua luka tembakan kategori fatal di tubuh Brigadir J terkait kasus dugaan pembunuhan berencana di rumah dinas Kadiv Propam.

Hal itu terungkap dalam hasil autopsi ulang terhadap jasad Brigadir J yang dilakukan oleh forensik.

&quot;Ada dua luka fatal di bagian dada dan kepala,&quot; kata Ketua tim independen autopsi ulang Brigadir J, Ade Firmansyah Sugiharto di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin.

Sementara itu, PDFI memastikan bahwa tidak ada dugaan penyiksaan di tubuh Brigadir J. Hal itu dipastikan setelah adanya hasil autopsi ulang terhadap jasad yang bersangkutan.

&quot;Saya bisa yakinkan sesuai hasil pemeriksaan autopsi maupun pencahayaan tidak ada luka-luka selain luka kekerasan senpi,&quot; ujar Ade.

Menurutnya, luka-luka pasti yang diketemukan di tubuh Brigadir J yakni hanya tanda kekerasan akibat senjata api.

&quot;Semua tempat-tempat dari informasi keluarhaUlanyga ada tanda kekerasan, kami pastikan tidak ada tanda kekerasan selain senpi pada tubuh korban,&quot; ucap Ade.

</description><content:encoded>JAKARTA - Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) telah merampungkan hasil autopsi ulang atau ekshumasi Brigadir J di kasus pembunuhan berencana di rumah dinas Kadiv Propam Polri.

Ketua Umum PDFI sekaligus ketua tim independen autopsi ulang Brigadir J, Ade Firmansyah Sugiharto memastikan bahwa, autopsi ulang tersebut juga mendalami seluruh informasi-informasi yang disampaikan oleh pihak keluarga soal kondisi jasad Brigadir J.

&quot;Justru itu yang jadi fokus kami, untuk melakukan pemeriksaan sesuai dengan informasi yang kami dapatkan dari keluarga dari bagian tertentu,&quot; kata Ade di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Otak Brigadir J Pindah ke Perut, Ini Penjelasan Dokter Forensik
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yMC8xLzE1MjE3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ade menekankan, pemeriksaan autopsi ulang tersebut telah melalui proses dengan alat teknologi yang paling canggih serta melihat dengan mikroskopik dan pencahayaan forensik.

&quot;Itulah yang kita lihat dan memang dan secara mikroskopik dengan melakukan pemeriksaan dengan cahaya forensik serta dengan mikroskopik dan itu kita pastikan tidak ada luka disana,&quot; ujar Ade.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kasus Brigadir J, Komnas HAM Pegang Bukti Perintah Hilangkan Barang Bukti
PDFI menyatakan bahwa terdapat dua luka tembakan kategori fatal di tubuh Brigadir J terkait kasus dugaan pembunuhan berencana di rumah dinas Kadiv Propam.

Hal itu terungkap dalam hasil autopsi ulang terhadap jasad Brigadir J yang dilakukan oleh forensik.

&quot;Ada dua luka fatal di bagian dada dan kepala,&quot; kata Ketua tim independen autopsi ulang Brigadir J, Ade Firmansyah Sugiharto di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin.

Sementara itu, PDFI memastikan bahwa tidak ada dugaan penyiksaan di tubuh Brigadir J. Hal itu dipastikan setelah adanya hasil autopsi ulang terhadap jasad yang bersangkutan.

&quot;Saya bisa yakinkan sesuai hasil pemeriksaan autopsi maupun pencahayaan tidak ada luka-luka selain luka kekerasan senpi,&quot; ujar Ade.

Menurutnya, luka-luka pasti yang diketemukan di tubuh Brigadir J yakni hanya tanda kekerasan akibat senjata api.

&quot;Semua tempat-tempat dari informasi keluarhaUlanyga ada tanda kekerasan, kami pastikan tidak ada tanda kekerasan selain senpi pada tubuh korban,&quot; ucap Ade.

</content:encoded></item></channel></rss>
