<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri: Bharada E Lihat Brigadir Yosua Bersimbah Darah di Depan Ferdy Sambo!</title><description>Ia pun meminta bertemu langsung dengan Bharada E setelah mendapat laporan itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/24/337/2653612/kapolri-bharada-e-lihat-brigadir-yosua-bersimbah-darah-di-depan-ferdy-sambo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/24/337/2653612/kapolri-bharada-e-lihat-brigadir-yosua-bersimbah-darah-di-depan-ferdy-sambo"/><item><title>Kapolri: Bharada E Lihat Brigadir Yosua Bersimbah Darah di Depan Ferdy Sambo!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/24/337/2653612/kapolri-bharada-e-lihat-brigadir-yosua-bersimbah-darah-di-depan-ferdy-sambo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/24/337/2653612/kapolri-bharada-e-lihat-brigadir-yosua-bersimbah-darah-di-depan-ferdy-sambo</guid><pubDate>Rabu 24 Agustus 2022 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/24/337/2653612/kapolri-bharada-e-lihat-brigadir-yosua-bersimbah-darah-di-depan-ferdy-sambo-RTSZJVWMPP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran/ tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/24/337/2653612/kapolri-bharada-e-lihat-brigadir-yosua-bersimbah-darah-di-depan-ferdy-sambo-RTSZJVWMPP.jpg</image><title>Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran/ tangkapan layar</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap cerita keinginan Bharada E alias Richard Eliezer merubah keterangannya yang awalnya mengaku melakukan baku tembak dengan korban Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, setelah ditetapkan menjadi tersangka pada 5 Agustus 2022 lalu.
(Baca juga: Terkuak! Ini Jenderal yang Berani Bawa Ferdy Sambo ke Tempat Khusus)
&amp;ldquo;Yang bersangkutan saat itu menyampaikan perubahan terkait dengan pengakuan sebelumnya,&amp;rdquo; kata Kapolri di Ruang Rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Sigit menjelaskan, dalam keterangan terbaru Bharada E, saat itu ia melihat sendiri jasad Brigadir J sudah terkapar bersimbah darah. Di hadapan jasad Brigadir J, berdiri Ferdy Sambo yang tengah memegang senjata yang kemudian diserahkan kepada Bharada E.
&amp;ldquo;Saudara Richard menyampaikan bahwa melihat  Yosua terkapar bersimbah darah. Saudara FS berdiri di depan dan memegang senjata lalu diserahkan kepada Saudara Richard,&amp;rdquo; ungkapnya.
Mantan Kabareskrim itu melanjutkan, usai mendengar keterangan terbaru Bharada E, tim khusus Polri langsung melapor ke Kapolri.
Ia pun meminta bertemu langsung dengan Bharada E setelah mendapat laporan itu. Dalam pertemuan itu, terungkap pula janji-janji Ferdy Sambo kepada Bharada E untuk mau menuruti skenarionya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yMy8xLzE1MjMyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kita tanyakan, kenapa yang bersangkutan mengubah? Ternyata pada saat itu Saudara Richard mendapatkan janji dari Saudara FS akan membantu melakukan atau memberikan SP3 (penghentian kasus) terhadap kasus yang terjadi,&amp;rdquo; beber Sigit.



Namun, Sigit melanjutkan, janji Sambo itu hanya dongeng belaka. Karena faktanya, Bharada E ditetapkan sebagai tersangka, sehingga Bharada E akhirnya bersedia memberikan keterangan secara jujur dan terbuka.







&amp;ldquo;Dan ini juga yang kemudian mengubah semua informasi awal dan keterangan yang diberikan saat itu. Richard minta disiapkan pengacara baru serta tidak mau dipertemukan dengan saudara FS,&amp;rdquo; pungkas Kapolri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap cerita keinginan Bharada E alias Richard Eliezer merubah keterangannya yang awalnya mengaku melakukan baku tembak dengan korban Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, setelah ditetapkan menjadi tersangka pada 5 Agustus 2022 lalu.
(Baca juga: Terkuak! Ini Jenderal yang Berani Bawa Ferdy Sambo ke Tempat Khusus)
&amp;ldquo;Yang bersangkutan saat itu menyampaikan perubahan terkait dengan pengakuan sebelumnya,&amp;rdquo; kata Kapolri di Ruang Rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Sigit menjelaskan, dalam keterangan terbaru Bharada E, saat itu ia melihat sendiri jasad Brigadir J sudah terkapar bersimbah darah. Di hadapan jasad Brigadir J, berdiri Ferdy Sambo yang tengah memegang senjata yang kemudian diserahkan kepada Bharada E.
&amp;ldquo;Saudara Richard menyampaikan bahwa melihat  Yosua terkapar bersimbah darah. Saudara FS berdiri di depan dan memegang senjata lalu diserahkan kepada Saudara Richard,&amp;rdquo; ungkapnya.
Mantan Kabareskrim itu melanjutkan, usai mendengar keterangan terbaru Bharada E, tim khusus Polri langsung melapor ke Kapolri.
Ia pun meminta bertemu langsung dengan Bharada E setelah mendapat laporan itu. Dalam pertemuan itu, terungkap pula janji-janji Ferdy Sambo kepada Bharada E untuk mau menuruti skenarionya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yMy8xLzE1MjMyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kita tanyakan, kenapa yang bersangkutan mengubah? Ternyata pada saat itu Saudara Richard mendapatkan janji dari Saudara FS akan membantu melakukan atau memberikan SP3 (penghentian kasus) terhadap kasus yang terjadi,&amp;rdquo; beber Sigit.



Namun, Sigit melanjutkan, janji Sambo itu hanya dongeng belaka. Karena faktanya, Bharada E ditetapkan sebagai tersangka, sehingga Bharada E akhirnya bersedia memberikan keterangan secara jujur dan terbuka.







&amp;ldquo;Dan ini juga yang kemudian mengubah semua informasi awal dan keterangan yang diberikan saat itu. Richard minta disiapkan pengacara baru serta tidak mau dipertemukan dengan saudara FS,&amp;rdquo; pungkas Kapolri.</content:encoded></item></channel></rss>
