<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Syukri Zen Dipecat Buntut Pukuli Wanita, Gerindra Segera Cari Penggantinya di DPRD Palembang</title><description>Partai Gerindra juga akan memproses pergantian antar waktu (PAW) Syukri Zen sebagai anggota DPRD Kota Palembang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/27/337/2655688/syukri-zen-dipecat-buntut-pukuli-wanita-gerindra-segera-cari-penggantinya-di-dprd-palembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/27/337/2655688/syukri-zen-dipecat-buntut-pukuli-wanita-gerindra-segera-cari-penggantinya-di-dprd-palembang"/><item><title>Syukri Zen Dipecat Buntut Pukuli Wanita, Gerindra Segera Cari Penggantinya di DPRD Palembang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/27/337/2655688/syukri-zen-dipecat-buntut-pukuli-wanita-gerindra-segera-cari-penggantinya-di-dprd-palembang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/27/337/2655688/syukri-zen-dipecat-buntut-pukuli-wanita-gerindra-segera-cari-penggantinya-di-dprd-palembang</guid><pubDate>Sabtu 27 Agustus 2022 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/27/337/2655688/syukri-zen-dipecat-buntut-pukuli-wanita-gerindra-segera-cari-penggantinya-di-dprd-palembang-FPMTpjsWmy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota DPRD Syukri Zen dipecat buntut pemukulan terhadap wanita di SPBU (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/27/337/2655688/syukri-zen-dipecat-buntut-pukuli-wanita-gerindra-segera-cari-penggantinya-di-dprd-palembang-FPMTpjsWmy.jpg</image><title>Anggota DPRD Syukri Zen dipecat buntut pemukulan terhadap wanita di SPBU (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Selain memohon maaf, Majelis Kehormatan Partai Gerindra telah memutuskan untuk memecat kadernya, Syukri Zen atas tindak kekerasan terhadap seorang perempuan di salah satu SPBU.

Dalam waktu dekat, Partai Gerindra juga akan memproses pergantian antar waktu (PAW) Syukri Zen sebagai anggota DPRD Kota Palembang.
BACA JUGA:Top! Prabowo Turun Tangan, Gerindra Resmi Pecat Anggota DPRD Pelaku Kekerasan di Palembang&amp;nbsp;
Ketua Organisasi Keanggotaan Kaderisasi (OKK) DPP Gerindra Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat Indonesia. Ia pun mengaku prihatin atas peristiwa ini dan akan menjadikannya sebagai pelajaran.

&quot;Kami tentunya dengan peristiwa ini sangat prihatin dan tentunya mohon maaf, dan ini menjadikan pembelajaran bagi kita semua,&quot; kata Ketua Organisasi Keanggotaan Kaderisasi (OKK) DPP Gerindra Prasetyo Hadi yang dikutip pada Sabtu (27/8/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS8xLzE1MjQzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Untuk itu, Anggota DPR RI ini menyampaikan bahwa Partai Gerindra akan segera melakukan proses pergantian antarwaktu (PAW) terhadap Syukri Zen sebagai anggota DPRD Kota Palembang.

&quot;Mengenai proses PAW, tentunya ada mekanisme di dalam partai secara administratif yang nanti akan kita lalui. Kami berharap itu tidak jadi sesuatu hal yang dipermasalahkan karena sudah ada yang mengatur, baik secara internal partai maupun melalui UU Pemilu,&quot; terangnya.
BACA JUGA:Syukri Zen Pukuli Wanita di SPBU, Gerindra Minta Maaf ke Masyarakat&amp;nbsp;

Sebelumnya, Prasetyo menjelaskam, Partai Gerindra melalui sidang Majelis Kehormatan Partai Gerindra (MKP) telah memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada Syukri Zen, dan Gerindra tidak memberikan toleransi atas perbuatan yang dilakukan Syukri Zen. Apalagi, kekerasan itu dilakukan terhadap perempuan.

&quot;Pada hari ini sudah diputuskan Majelis Kehormatan Partai (MKP), kami tegas memberikan sanksi karena memang perbuatan kader kami tidak dapat kami toleransi. Apalagi terjadi tindak penganiayaan terhadap seorang perempuan atau ibu-ibu, yang itu semakin memperberat pelanggaran etik yang dilanggar kader kami,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Selain memohon maaf, Majelis Kehormatan Partai Gerindra telah memutuskan untuk memecat kadernya, Syukri Zen atas tindak kekerasan terhadap seorang perempuan di salah satu SPBU.

Dalam waktu dekat, Partai Gerindra juga akan memproses pergantian antar waktu (PAW) Syukri Zen sebagai anggota DPRD Kota Palembang.
BACA JUGA:Top! Prabowo Turun Tangan, Gerindra Resmi Pecat Anggota DPRD Pelaku Kekerasan di Palembang&amp;nbsp;
Ketua Organisasi Keanggotaan Kaderisasi (OKK) DPP Gerindra Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat Indonesia. Ia pun mengaku prihatin atas peristiwa ini dan akan menjadikannya sebagai pelajaran.

&quot;Kami tentunya dengan peristiwa ini sangat prihatin dan tentunya mohon maaf, dan ini menjadikan pembelajaran bagi kita semua,&quot; kata Ketua Organisasi Keanggotaan Kaderisasi (OKK) DPP Gerindra Prasetyo Hadi yang dikutip pada Sabtu (27/8/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8yNS8xLzE1MjQzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Untuk itu, Anggota DPR RI ini menyampaikan bahwa Partai Gerindra akan segera melakukan proses pergantian antarwaktu (PAW) terhadap Syukri Zen sebagai anggota DPRD Kota Palembang.

&quot;Mengenai proses PAW, tentunya ada mekanisme di dalam partai secara administratif yang nanti akan kita lalui. Kami berharap itu tidak jadi sesuatu hal yang dipermasalahkan karena sudah ada yang mengatur, baik secara internal partai maupun melalui UU Pemilu,&quot; terangnya.
BACA JUGA:Syukri Zen Pukuli Wanita di SPBU, Gerindra Minta Maaf ke Masyarakat&amp;nbsp;

Sebelumnya, Prasetyo menjelaskam, Partai Gerindra melalui sidang Majelis Kehormatan Partai Gerindra (MKP) telah memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada Syukri Zen, dan Gerindra tidak memberikan toleransi atas perbuatan yang dilakukan Syukri Zen. Apalagi, kekerasan itu dilakukan terhadap perempuan.

&quot;Pada hari ini sudah diputuskan Majelis Kehormatan Partai (MKP), kami tegas memberikan sanksi karena memang perbuatan kader kami tidak dapat kami toleransi. Apalagi terjadi tindak penganiayaan terhadap seorang perempuan atau ibu-ibu, yang itu semakin memperberat pelanggaran etik yang dilanggar kader kami,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
