<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muncul Dukungan 3 Periode, Jokowi: Boleh Saja Menyampaikan Pendapat   </title><description>Menurutnya hal itu sebatas wacana dan masyarakat bebas untuk berpendapat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/28/337/2656092/muncul-dukungan-3-periode-jokowi-boleh-saja-menyampaikan-pendapat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/28/337/2656092/muncul-dukungan-3-periode-jokowi-boleh-saja-menyampaikan-pendapat"/><item><title>Muncul Dukungan 3 Periode, Jokowi: Boleh Saja Menyampaikan Pendapat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/28/337/2656092/muncul-dukungan-3-periode-jokowi-boleh-saja-menyampaikan-pendapat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/28/337/2656092/muncul-dukungan-3-periode-jokowi-boleh-saja-menyampaikan-pendapat</guid><pubDate>Minggu 28 Agustus 2022 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/28/337/2656092/muncul-dukungan-3-periode-jokowi-boleh-saja-menyampaikan-pendapat-wFXXuCybvc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Youtube Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/28/337/2656092/muncul-dukungan-3-periode-jokowi-boleh-saja-menyampaikan-pendapat-wFXXuCybvc.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Youtube Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden&amp;nbsp;Joko&amp;nbsp;Widodo (Jokowi) tidak mempermasalahkan masyarakat yang mendukungnya untuk memimpin kembali Indonesia pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Menurutnya hal itu sebatas wacana dan masyarakat bebas untuk berpendapat.

Hal tersebut disampaikan&amp;nbsp;Jokowi&amp;nbsp;pada acara Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) yang diselenggarakan oleh relawannya di Sport Center Arcamanik, Bandung, Minggu (28/8/2022).

&quot;Karena negara ini negara demokrasi, jangan sampai ada yang baru ngomong 3 periode kita&amp;nbsp;sudah rame, itu kan tataran wacana kan. Kan boleh saja orang menyampaikan pendapat. Wong ada yang ngomong ganti presiden kan juga boleh. Ya ndak?&amp;nbsp;
Jokowi&amp;nbsp;mundur kan juga boleh,&quot; kata&amp;nbsp;Jokowi&amp;nbsp;pada acara tersebut, Minggu (28/8/2022).

Jokowi&amp;nbsp;mengatakan bahwa dalam negara demokrasi masyarakat bebas untuk menyampaikan pendapatnya. Baik dalam mendukung&amp;nbsp;Jokowi&amp;nbsp;tiga periode ataupun menyuruhnya mundur.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dibisiki Siapa Calon di 2024, Jokowi ke Relawan: Kita Harus Kompak
&quot;Ini katanya negara demokrasi, ya kan dan itu kan tataran wacana,&quot; kata&amp;nbsp;Jokowi.

Namun,&amp;nbsp;Jokowi&amp;nbsp;mengingatkan agar masyarakat dalam menyampaikan pendapatnya untuk tidak anarkis dan mengganggu ketertiban umum.&amp;nbsp;&quot;Yang paling penting sekali lagi saya ingatkan dalam menyampaikan pendapat, dalam menyampaikan aspirasi jangan anarkis,&quot; pinta Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden&amp;nbsp;Joko&amp;nbsp;Widodo (Jokowi) tidak mempermasalahkan masyarakat yang mendukungnya untuk memimpin kembali Indonesia pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Menurutnya hal itu sebatas wacana dan masyarakat bebas untuk berpendapat.

Hal tersebut disampaikan&amp;nbsp;Jokowi&amp;nbsp;pada acara Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) yang diselenggarakan oleh relawannya di Sport Center Arcamanik, Bandung, Minggu (28/8/2022).

&quot;Karena negara ini negara demokrasi, jangan sampai ada yang baru ngomong 3 periode kita&amp;nbsp;sudah rame, itu kan tataran wacana kan. Kan boleh saja orang menyampaikan pendapat. Wong ada yang ngomong ganti presiden kan juga boleh. Ya ndak?&amp;nbsp;
Jokowi&amp;nbsp;mundur kan juga boleh,&quot; kata&amp;nbsp;Jokowi&amp;nbsp;pada acara tersebut, Minggu (28/8/2022).

Jokowi&amp;nbsp;mengatakan bahwa dalam negara demokrasi masyarakat bebas untuk menyampaikan pendapatnya. Baik dalam mendukung&amp;nbsp;Jokowi&amp;nbsp;tiga periode ataupun menyuruhnya mundur.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dibisiki Siapa Calon di 2024, Jokowi ke Relawan: Kita Harus Kompak
&quot;Ini katanya negara demokrasi, ya kan dan itu kan tataran wacana,&quot; kata&amp;nbsp;Jokowi.

Namun,&amp;nbsp;Jokowi&amp;nbsp;mengingatkan agar masyarakat dalam menyampaikan pendapatnya untuk tidak anarkis dan mengganggu ketertiban umum.&amp;nbsp;&quot;Yang paling penting sekali lagi saya ingatkan dalam menyampaikan pendapat, dalam menyampaikan aspirasi jangan anarkis,&quot; pinta Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
