<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Deras sebabkan Jalan Alternatif Gunung Geulis-Gadog Tertutup Longsor</title><description>&amp;nbsp;
Staff Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan longsor terjadi sekira pukul 18.00 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/28/338/2655898/hujan-deras-sebabkan-jalan-alternatif-gunung-geulis-gadog-tertutup-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/28/338/2655898/hujan-deras-sebabkan-jalan-alternatif-gunung-geulis-gadog-tertutup-longsor"/><item><title>Hujan Deras sebabkan Jalan Alternatif Gunung Geulis-Gadog Tertutup Longsor</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/28/338/2655898/hujan-deras-sebabkan-jalan-alternatif-gunung-geulis-gadog-tertutup-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/28/338/2655898/hujan-deras-sebabkan-jalan-alternatif-gunung-geulis-gadog-tertutup-longsor</guid><pubDate>Minggu 28 Agustus 2022 02:45 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/28/338/2655898/hujan-deras-sebabkan-jalan-alternatif-gunung-geulis-gadog-tertutup-longsor-2vY9UYp6gx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor menimbun akses jalan alternatif di Bogor/ Foto: BPBD Bogor</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/28/338/2655898/hujan-deras-sebabkan-jalan-alternatif-gunung-geulis-gadog-tertutup-longsor-2vY9UYp6gx.jpg</image><title>Longsor menimbun akses jalan alternatif di Bogor/ Foto: BPBD Bogor</title></images><description>
BOGOR - Jalan alternatif Gunung Geulis-Gadog tepatnya Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor tertutup longsor. Petugas gabungan masih membersihkan material longsoran di lokasi.

Staff Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan longsor terjadi sekira pukul 18.00 WIB. Diakibatkan oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Dirut Taspen Siapkan Langkah Hukum soal Tudingan Dana Capres Rp300 Triliun
&quot;Disebabkan hujan dengan intensitas yang tinggi dengan durasi yang cukup lama menyebabkan tebingan longsor,&quot; kata Jalaludin, Sabtu (27/8/2022).

Tak hanya itu, menurut analisa tim di lokasi kontur tanah yang labil sehingga rawan terjadi longsor. Adapun tebingan yang longsor memiliki panjang sekitar 10 meter dengan panjang 8 meter.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Festival Pawai Rimpu Sukses Digelar, Wali Kota Bima Beri Apresiasi
&quot;Korban jiwa tidak ada,&quot; tambah Jalaludin.

Saat ini, petugas gabungan bersama warga sekitar tengah bergotong-royong membersihkan material longsoran dari badan jalan. Agar arus lalu lintas di jalan alternatif tersebut dapat kembali normal.

&quot;Untuk saat ini Tim TRC dibantu Babinkantibmas, Babinsa, aparat desa dan warga setempat sedang melakukan upaya pembersihan untuk membuka akses jalan supaya dapat dilalui kendaraan,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>
BOGOR - Jalan alternatif Gunung Geulis-Gadog tepatnya Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor tertutup longsor. Petugas gabungan masih membersihkan material longsoran di lokasi.

Staff Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan longsor terjadi sekira pukul 18.00 WIB. Diakibatkan oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Dirut Taspen Siapkan Langkah Hukum soal Tudingan Dana Capres Rp300 Triliun
&quot;Disebabkan hujan dengan intensitas yang tinggi dengan durasi yang cukup lama menyebabkan tebingan longsor,&quot; kata Jalaludin, Sabtu (27/8/2022).

Tak hanya itu, menurut analisa tim di lokasi kontur tanah yang labil sehingga rawan terjadi longsor. Adapun tebingan yang longsor memiliki panjang sekitar 10 meter dengan panjang 8 meter.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Festival Pawai Rimpu Sukses Digelar, Wali Kota Bima Beri Apresiasi
&quot;Korban jiwa tidak ada,&quot; tambah Jalaludin.

Saat ini, petugas gabungan bersama warga sekitar tengah bergotong-royong membersihkan material longsoran dari badan jalan. Agar arus lalu lintas di jalan alternatif tersebut dapat kembali normal.

&quot;Untuk saat ini Tim TRC dibantu Babinkantibmas, Babinsa, aparat desa dan warga setempat sedang melakukan upaya pembersihan untuk membuka akses jalan supaya dapat dilalui kendaraan,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
