<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>86,63% Warga Indonesia Sudah Vaksin Covid-19</title><description>Sebanyak 203.289.809 warga atau 86,63% telah melakukan vaksinasi dosis pertama per Minggu, 28 Agustus 2022.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/29/337/2656339/86-63-warga-indonesia-sudah-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/29/337/2656339/86-63-warga-indonesia-sudah-vaksin-covid-19"/><item><title>86,63% Warga Indonesia Sudah Vaksin Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/29/337/2656339/86-63-warga-indonesia-sudah-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/29/337/2656339/86-63-warga-indonesia-sudah-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Senin 29 Agustus 2022 06:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/29/337/2656339/86-63-warga-indonesia-sudah-vaksin-covid-19-RraV7PhAM5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksinasi Covid-19 (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/29/337/2656339/86-63-warga-indonesia-sudah-vaksin-covid-19-RraV7PhAM5.jpg</image><title>Vaksinasi Covid-19 (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan terjadinya penambahan terkait tingkat vaksinasi Covid-19 secara nasional. Sebanyak 203.289.809 warga atau 86,63% telah melakukan vaksinasi dosis pertama per Minggu, 28 Agustus 2022.

Sementara untuk vaksin dosis kedua juga bertambah 170.880.669 warga atau 72,82%. Kemudian vaksin dosis ketiga hingga kini 60.314.093 atau 25,70%.

Pemerintah melalui Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) senantiasa mengimbau masyarakat yang belum vaksin untuk segera melakukan vaksin. Target sasaran vaksinsasi di Indonesia yakni 234.666.020 orang.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan vaksinasi booster di Indonesia cenderung stagnan. Padahal, vaksinasi booster sangat penting dilakukan agar masyarakat tercegah dari penularan Covid-19 yang kian meningkat dalam beberapa hari terakhir.

&quot;Sayangnya perkembangan vaksin booster cenderung stagnan dengan cakupan tertinggi berasal dari Bali mencapai 58% disusul Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogjakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur namun belum mencapai 50%,&quot; katanya saat konferensi pers yang disiarkan secara daring melalui kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu (13/7/2022).

BACA JUGA:Ini 2 Vaksin Covid-19 Produksi dalam Negeri yang Disetujui Presiden Jokowi

&quot;Bahkan 28 dari 34 provinsi di Indonesia cakupannya masih di bawah 30%,&quot; lanjutnya.

Karena itu, Wiku meminta masyarakat untuk mendukung target pemerintah dalam hal peningkatakan cakupan vaksinasi booster minimal 30% dalam waktu dekat.

Pemerintah juga, kata Wiku telah berupaya menyediakan sentra vaksinasi bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik unsur pemerintah maupun swasta.


&quot;Beberapa daerah telah berhasil mencapai cakupan vaksinasi Booster di atas persentase nasional seperti Provinsi DKI Jakarta 49,76 % dan Bali 58,28%,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan terjadinya penambahan terkait tingkat vaksinasi Covid-19 secara nasional. Sebanyak 203.289.809 warga atau 86,63% telah melakukan vaksinasi dosis pertama per Minggu, 28 Agustus 2022.

Sementara untuk vaksin dosis kedua juga bertambah 170.880.669 warga atau 72,82%. Kemudian vaksin dosis ketiga hingga kini 60.314.093 atau 25,70%.

Pemerintah melalui Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) senantiasa mengimbau masyarakat yang belum vaksin untuk segera melakukan vaksin. Target sasaran vaksinsasi di Indonesia yakni 234.666.020 orang.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan vaksinasi booster di Indonesia cenderung stagnan. Padahal, vaksinasi booster sangat penting dilakukan agar masyarakat tercegah dari penularan Covid-19 yang kian meningkat dalam beberapa hari terakhir.

&quot;Sayangnya perkembangan vaksin booster cenderung stagnan dengan cakupan tertinggi berasal dari Bali mencapai 58% disusul Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogjakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur namun belum mencapai 50%,&quot; katanya saat konferensi pers yang disiarkan secara daring melalui kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu (13/7/2022).

BACA JUGA:Ini 2 Vaksin Covid-19 Produksi dalam Negeri yang Disetujui Presiden Jokowi

&quot;Bahkan 28 dari 34 provinsi di Indonesia cakupannya masih di bawah 30%,&quot; lanjutnya.

Karena itu, Wiku meminta masyarakat untuk mendukung target pemerintah dalam hal peningkatakan cakupan vaksinasi booster minimal 30% dalam waktu dekat.

Pemerintah juga, kata Wiku telah berupaya menyediakan sentra vaksinasi bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik unsur pemerintah maupun swasta.


&quot;Beberapa daerah telah berhasil mencapai cakupan vaksinasi Booster di atas persentase nasional seperti Provinsi DKI Jakarta 49,76 % dan Bali 58,28%,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
