<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Adegan Pelecehan Putri Candrawathi saat Rekonstruksi, Mahfud MD: Tak Penting!</title><description>Mahfud menegaskan, rekonstruksi pembunuhan Brigadir J sudah benar secara hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/31/337/2658271/tak-ada-adegan-pelecehan-putri-candrawathi-saat-rekonstruksi-mahfud-md-tak-penting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/08/31/337/2658271/tak-ada-adegan-pelecehan-putri-candrawathi-saat-rekonstruksi-mahfud-md-tak-penting"/><item><title>Tak Ada Adegan Pelecehan Putri Candrawathi saat Rekonstruksi, Mahfud MD: Tak Penting!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/08/31/337/2658271/tak-ada-adegan-pelecehan-putri-candrawathi-saat-rekonstruksi-mahfud-md-tak-penting</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/08/31/337/2658271/tak-ada-adegan-pelecehan-putri-candrawathi-saat-rekonstruksi-mahfud-md-tak-penting</guid><pubDate>Rabu 31 Agustus 2022 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/31/337/2658271/tak-ada-adegan-pelecehan-putri-candrawathi-saat-rekonstruksi-mahfud-md-tak-penting-9Cp85ceJX5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/31/337/2658271/tak-ada-adegan-pelecehan-putri-candrawathi-saat-rekonstruksi-mahfud-md-tak-penting-9Cp85ceJX5.jpg</image><title>Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai, motif pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tidak penting diperlihatkan dalam rekonstruksi.

Hal tersebut diungkap Mahfud untuk menjawab pertanyaan publik soal adegan dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi yang tidak diperagakan saat rekonstruksi pembunuhan.

&quot;Soal motifnya apakah pelecehan atau perselingkuhan atau apa atau apa, itu tak penting. Karena hukum mengatakan kamu membunuh dan merencanakan. Ini buktinya ini rekonstruksinya,&quot; kata Mahfud dalam siaran daring, Rabu (31/8/2022).
BACA JUGA:Mengintip Koleksi Tas Putri Candrawathi di Kamarnya saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8zMC8xLzE1MjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mahfud menegaskan, rekonstruksi pembunuhan Brigadir J sudah benar secara hukum. &quot;Kalau menurut saya, secara hukum (rekonstruksi) itu benar,&quot; katanya.

Proses rekonstruksi yang dilakukan, kata Mahfud, hanya membuktikan bagaimana seseorang melakukan pembunuhan. Bukan untuk mendalami motif.
BACA JUGA:Soal Motif Pembunuhan Brigadir J Usai Rekonstruksi, Ini Imbauan Mahfud MD kepada Publik&amp;nbsp;
Mahfud berharap, publik tidak pesimis dengan hasil rekonstruksi. Karena perihal motif pembunuhan Brigadir J akan terungkap dengan sendirinya di persidangan nanti.

&quot;Kalau motif bisa dirangkai dari keterangan, dan itu tidak penting. Karena bukti pembunuhannya itu sudah diakui dan sudah di rekonstruksi,&quot; katanya.

&quot;Sehingga menurut saya masyarakat tidak perlu pesimis dulu, tapi kita kawal agar ini berjalan dengan baik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai, motif pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tidak penting diperlihatkan dalam rekonstruksi.

Hal tersebut diungkap Mahfud untuk menjawab pertanyaan publik soal adegan dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi yang tidak diperagakan saat rekonstruksi pembunuhan.

&quot;Soal motifnya apakah pelecehan atau perselingkuhan atau apa atau apa, itu tak penting. Karena hukum mengatakan kamu membunuh dan merencanakan. Ini buktinya ini rekonstruksinya,&quot; kata Mahfud dalam siaran daring, Rabu (31/8/2022).
BACA JUGA:Mengintip Koleksi Tas Putri Candrawathi di Kamarnya saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8zMC8xLzE1MjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mahfud menegaskan, rekonstruksi pembunuhan Brigadir J sudah benar secara hukum. &quot;Kalau menurut saya, secara hukum (rekonstruksi) itu benar,&quot; katanya.

Proses rekonstruksi yang dilakukan, kata Mahfud, hanya membuktikan bagaimana seseorang melakukan pembunuhan. Bukan untuk mendalami motif.
BACA JUGA:Soal Motif Pembunuhan Brigadir J Usai Rekonstruksi, Ini Imbauan Mahfud MD kepada Publik&amp;nbsp;
Mahfud berharap, publik tidak pesimis dengan hasil rekonstruksi. Karena perihal motif pembunuhan Brigadir J akan terungkap dengan sendirinya di persidangan nanti.

&quot;Kalau motif bisa dirangkai dari keterangan, dan itu tidak penting. Karena bukti pembunuhannya itu sudah diakui dan sudah di rekonstruksi,&quot; katanya.

&quot;Sehingga menurut saya masyarakat tidak perlu pesimis dulu, tapi kita kawal agar ini berjalan dengan baik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
