<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Provinsi Baru di Papua, Anggaran Pemilu 2024 Berpotensi Bakal Naik Lagi</title><description>Nantinya akan terlihat apakah membutuhkan tambahan anggaran seperti untuk pembangunan kantor KPU dan Bawaslu</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/01/337/2658554/ada-provinsi-baru-di-papua-anggaran-pemilu-2024-berpotensi-bakal-naik-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/01/337/2658554/ada-provinsi-baru-di-papua-anggaran-pemilu-2024-berpotensi-bakal-naik-lagi"/><item><title>Ada Provinsi Baru di Papua, Anggaran Pemilu 2024 Berpotensi Bakal Naik Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/01/337/2658554/ada-provinsi-baru-di-papua-anggaran-pemilu-2024-berpotensi-bakal-naik-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/01/337/2658554/ada-provinsi-baru-di-papua-anggaran-pemilu-2024-berpotensi-bakal-naik-lagi</guid><pubDate>Kamis 01 September 2022 05:45 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/01/337/2658554/ada-provinsi-baru-di-papua-anggaran-pemilu-2024-berpotensi-bakal-naik-lagi-ASevFGKC3K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/01/337/2658554/ada-provinsi-baru-di-papua-anggaran-pemilu-2024-berpotensi-bakal-naik-lagi-ASevFGKC3K.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyebut potensi anggaran Pemilu 2024 kembali naik lantaran adanya Provinsi baru yang terbentuk di Papua. Diketahui, alokasi anggaran Pemilu 2024 sendiri sebesar Rp76,6 triliun.

&quot;Ya, itu (kenaikan anggaran KPU) salah satu konsekuensi yang nanti harus diterima setelah nanti misalnya (kantor KPU di provinsi baru) terbentuk,&quot; kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

BACA JUGA:Dear Warga Jaksel dan Jaktim, Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Siang Hari

Doli menjelaskan, dengan disepakatinya penerbitan Perppu untuk merevisi UU Pemilu, maka anggaran itu nantinya akan terlihat apakah membutuhkan tambahan anggaran seperti untuk pembangunan kantor KPU dan Bawaslu hingga penambahan SDM atau tidak.

&quot;Di sana kelihatan, apakah membutuhkan ada revisi atau memang bisa menggunakan anggaran yang selama ini dibuat hanya untuk Provinsi Papua dan Papua Barat,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:Dua Hari Ini, Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia

Legislator Golkar itu menyampaikan bahwa Komisi II membuka pintu jika seandainya ternyata membutuhkan tambahan anggaran imbas adanya pembentukan Provinsi baru di Papua.

&quot;Ya saya kira nanti akan dibahas ulang dengan pemerintah dan DPR,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyebut potensi anggaran Pemilu 2024 kembali naik lantaran adanya Provinsi baru yang terbentuk di Papua. Diketahui, alokasi anggaran Pemilu 2024 sendiri sebesar Rp76,6 triliun.

&quot;Ya, itu (kenaikan anggaran KPU) salah satu konsekuensi yang nanti harus diterima setelah nanti misalnya (kantor KPU di provinsi baru) terbentuk,&quot; kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

BACA JUGA:Dear Warga Jaksel dan Jaktim, Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Siang Hari

Doli menjelaskan, dengan disepakatinya penerbitan Perppu untuk merevisi UU Pemilu, maka anggaran itu nantinya akan terlihat apakah membutuhkan tambahan anggaran seperti untuk pembangunan kantor KPU dan Bawaslu hingga penambahan SDM atau tidak.

&quot;Di sana kelihatan, apakah membutuhkan ada revisi atau memang bisa menggunakan anggaran yang selama ini dibuat hanya untuk Provinsi Papua dan Papua Barat,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:Dua Hari Ini, Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia

Legislator Golkar itu menyampaikan bahwa Komisi II membuka pintu jika seandainya ternyata membutuhkan tambahan anggaran imbas adanya pembentukan Provinsi baru di Papua.

&quot;Ya saya kira nanti akan dibahas ulang dengan pemerintah dan DPR,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
