<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi : 345 Juta Penduduk Dunia Alami Kerawanan Pangan</title><description>Krisis kemanusiaan ada di depan mata kita, 345 juta penduduk dunia di 82 negara mengalami kerawanan pangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/01/337/2659214/presiden-jokowi-345-juta-penduduk-dunia-alami-kerawanan-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/01/337/2659214/presiden-jokowi-345-juta-penduduk-dunia-alami-kerawanan-pangan"/><item><title>Presiden Jokowi : 345 Juta Penduduk Dunia Alami Kerawanan Pangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/01/337/2659214/presiden-jokowi-345-juta-penduduk-dunia-alami-kerawanan-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/01/337/2659214/presiden-jokowi-345-juta-penduduk-dunia-alami-kerawanan-pangan</guid><pubDate>Kamis 01 September 2022 21:24 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/01/337/2659214/presiden-jokowi-345-juta-penduduk-dunia-alami-kerawanan-pangan-fyQlsSrjVa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto : Tangkapan layar IPB TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/01/337/2659214/presiden-jokowi-345-juta-penduduk-dunia-alami-kerawanan-pangan-fyQlsSrjVa.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto : Tangkapan layar IPB TV)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sebanyak 345 juta penduduk dunia mengalami kerawanan pangan yang sangat serius.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Dies Natalis ke-59 Institut Pertanian Bogor yang disiarkan Youtube IPB TV, Kamis (1/9/2022).

&quot;Krisis kemanusiaan ada di depan mata kita, 345 juta penduduk dunia di 82 negara mengalami kerawanan pangan yang sangat serius,&quot; ujar Jokowi dalam sambutannya, Kamis (1/9/2022).

Jokowi menjelaskan bahwa saat ini Indeks harga pangan mengalami kenaikan yang sangat tinggi. Bahkan, biaya logistik melalui jalur laut juga mengalami peningkatan.

&quot;Kenaikan indeks harga pangan global mencapai rekor tertinggi. Biaya logistik di jalur laut meningkat 3 kali lipat,meningkatnya biaya  produksi pupuk yang berdampak pada peningkatan biaya produksi pangan dan pertanian,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:Foto-Foto Jokowi Kunjungi Masjid dan Gereja Bawah Tanah di Papua

Maka dari itu, Jokowi mengatakan bahwa persoalan pangan harus menjadi perhatian serius khususnya bagi perguruan tinggi.&quot;Persoalan pangan, persoalan pertanian harus menjadi fokus perhatian kita. Perguruan tinggi harus merespon tantangan ini. Menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya kreativitas dan inovasi,&quot; tuturnya.

&quot;Ikut mendorong percepatan hilirisasi industri, mencetak lebih banyak sosok technopreneur dan sociopreneur,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sebanyak 345 juta penduduk dunia mengalami kerawanan pangan yang sangat serius.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Dies Natalis ke-59 Institut Pertanian Bogor yang disiarkan Youtube IPB TV, Kamis (1/9/2022).

&quot;Krisis kemanusiaan ada di depan mata kita, 345 juta penduduk dunia di 82 negara mengalami kerawanan pangan yang sangat serius,&quot; ujar Jokowi dalam sambutannya, Kamis (1/9/2022).

Jokowi menjelaskan bahwa saat ini Indeks harga pangan mengalami kenaikan yang sangat tinggi. Bahkan, biaya logistik melalui jalur laut juga mengalami peningkatan.

&quot;Kenaikan indeks harga pangan global mencapai rekor tertinggi. Biaya logistik di jalur laut meningkat 3 kali lipat,meningkatnya biaya  produksi pupuk yang berdampak pada peningkatan biaya produksi pangan dan pertanian,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:Foto-Foto Jokowi Kunjungi Masjid dan Gereja Bawah Tanah di Papua

Maka dari itu, Jokowi mengatakan bahwa persoalan pangan harus menjadi perhatian serius khususnya bagi perguruan tinggi.&quot;Persoalan pangan, persoalan pertanian harus menjadi fokus perhatian kita. Perguruan tinggi harus merespon tantangan ini. Menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya kreativitas dan inovasi,&quot; tuturnya.

&quot;Ikut mendorong percepatan hilirisasi industri, mencetak lebih banyak sosok technopreneur dan sociopreneur,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
