<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Ikan Dewa Ikon Kabupaten Kuningan di Cibulan Mendadak Mati</title><description>Puluhan ikan dewa (kancra putih) di Objek Wisata Cibulan, Kuningan, mendadak mati.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/01/525/2658812/puluhan-ikan-dewa-ikon-kabupaten-kuningan-di-cibulan-mendadak-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/01/525/2658812/puluhan-ikan-dewa-ikon-kabupaten-kuningan-di-cibulan-mendadak-mati"/><item><title>Puluhan Ikan Dewa Ikon Kabupaten Kuningan di Cibulan Mendadak Mati</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/01/525/2658812/puluhan-ikan-dewa-ikon-kabupaten-kuningan-di-cibulan-mendadak-mati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/01/525/2658812/puluhan-ikan-dewa-ikon-kabupaten-kuningan-di-cibulan-mendadak-mati</guid><pubDate>Kamis 01 September 2022 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Yudi R Sudirman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/01/525/2658812/puluhan-ikan-dewa-ikon-kabupaten-kuningan-di-cibulan-mendadak-mati-rUDQMoZPnc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puluhan ikan dewa yang merupakan ikon Kuningan mendadak mati. (</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/01/525/2658812/puluhan-ikan-dewa-ikon-kabupaten-kuningan-di-cibulan-mendadak-mati-rUDQMoZPnc.jpg</image><title>Puluhan ikan dewa yang merupakan ikon Kuningan mendadak mati. (</title></images><description>KUNINGAN &amp;ndash;  Puluhan ikan dewa (kancra putih) di Objek Wisata Cibulan, Kecamatan Jalaksana, yang dianggap merupakan ikon Kabupaten Kuningan mati mendadak pada Selasa (30/8/2022).
Dugaan sementara penyebab kematian ikan-ikan tersebut, menurut Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan Toto Toharuddin, adanya pengaruh dari air.
Namun, Toto mengaku belum bisa memastikan kebenaran dugaan tersebut, apakah lantaran adanya kandungan racun, sabotase, atau penyebab lainya. Hal itu karena masih proses penelaahan lebih dalam.
BACA JUGA:Ribuan Ikan Mati di Kali Baru, Diduga karena Limbah Jeroan Hewan Kurban
&amp;ldquo;Kami belum bisa memberikan keterangan pasti mengenai penyebab kematian ikan-ikan ini. Kita tunggu saja hasil dari pemeriksaan dan penanganan lebih dalam mengenai penyebab kejadian ini,&amp;rdquo; ujar Toto.Ia melanjutkan karyawan objek wisata Cibulan telah mengevakuasi pada ikan-ikan yang mati serta menguburkannya. Sementara ikan yang selamat telah dipisahkan dari kolam utama.
&amp;ldquo;Kami tidak bisa menyebutkan jumlah ikan yang mati dan tersisa. Namun, intinya kita bersyukur masih banyak ikan yang terselamatkan,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>KUNINGAN &amp;ndash;  Puluhan ikan dewa (kancra putih) di Objek Wisata Cibulan, Kecamatan Jalaksana, yang dianggap merupakan ikon Kabupaten Kuningan mati mendadak pada Selasa (30/8/2022).
Dugaan sementara penyebab kematian ikan-ikan tersebut, menurut Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan Toto Toharuddin, adanya pengaruh dari air.
Namun, Toto mengaku belum bisa memastikan kebenaran dugaan tersebut, apakah lantaran adanya kandungan racun, sabotase, atau penyebab lainya. Hal itu karena masih proses penelaahan lebih dalam.
BACA JUGA:Ribuan Ikan Mati di Kali Baru, Diduga karena Limbah Jeroan Hewan Kurban
&amp;ldquo;Kami belum bisa memberikan keterangan pasti mengenai penyebab kematian ikan-ikan ini. Kita tunggu saja hasil dari pemeriksaan dan penanganan lebih dalam mengenai penyebab kejadian ini,&amp;rdquo; ujar Toto.Ia melanjutkan karyawan objek wisata Cibulan telah mengevakuasi pada ikan-ikan yang mati serta menguburkannya. Sementara ikan yang selamat telah dipisahkan dari kolam utama.
&amp;ldquo;Kami tidak bisa menyebutkan jumlah ikan yang mati dan tersisa. Namun, intinya kita bersyukur masih banyak ikan yang terselamatkan,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
