<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Wapres Ma'ruf Amin Bertemu Pelukis Difabel Asal Bali</title><description>Wapres Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyempatkan bertemu dengan pelukis difabel berbakat asal Bali bernama Agus Mertayasa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/02/337/2659504/momen-wapres-ma-ruf-amin-bertemu-pelukis-difabel-asal-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/02/337/2659504/momen-wapres-ma-ruf-amin-bertemu-pelukis-difabel-asal-bali"/><item><title>Momen Wapres Ma'ruf Amin Bertemu Pelukis Difabel Asal Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/02/337/2659504/momen-wapres-ma-ruf-amin-bertemu-pelukis-difabel-asal-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/02/337/2659504/momen-wapres-ma-ruf-amin-bertemu-pelukis-difabel-asal-bali</guid><pubDate>Jum'at 02 September 2022 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/02/337/2659504/momen-wapres-ma-ruf-amin-bertemu-pelukis-difabel-asal-bali-9VyRkRZD3u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momen Wapres Ma'ruf Amin bertemu dengan pelukis difabel asal Bali/Binti M</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/02/337/2659504/momen-wapres-ma-ruf-amin-bertemu-pelukis-difabel-asal-bali-9VyRkRZD3u.jpg</image><title>Momen Wapres Ma'ruf Amin bertemu dengan pelukis difabel asal Bali/Binti M</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyempatkan bertemu dengan pelukis difabel berbakat asal Bali bernama Agus Mertayasa.

Pertemuan Wapres ini saat kunjungannya ke Pameran Industri Kecil Menengah (IKM) bertajuk &amp;ldquo;Bali Bangkit&amp;rdquo; beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:Dorong Pembahasan RUU PPRT, Wapres Maruf: Perkuat Gotong Royong

Pameran tersebut diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Jalan Nusa Indah Nomor 1 Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali.

Saat Wapres menyambangi stand pamerannya, Agus terlihat masih asyik melukis di atas kursi roda ditemani Ibunya, Ni Made Rosanti di sampingnya.

BACA JUGA:Wapres Sebut Mobil Listrik Bisa Atasi Masalah Harga BBM

&amp;ldquo;Sejak kapan Agus mulai melukis? Belajar sendiri atau ada yang mengajari,&amp;rdquo; tanya Wapres dikutip dari laman resmi wapres.go.id, Jumat (2/9/2022).

Rosanti kemudian menceritakan bahwa Agus mulai serius menjadi pelukis sejak 2014, walaupun sebetulnya sejak kecil Agus sudah belajar melukis secara otodidak dengan mengandalkan kemampuan imajinasinya.
&amp;ldquo;Dulu Agus sempat sekolah sampai SMP tetapi kemudian memutuskan untuk belajar di rumah dan melukis,&amp;rdquo; ceritanya.

Lalu, Wapres menanyakan apa lukisan favorit Agus. Rosanti pun menjawab bahwa Agus paling suka melukis Dewa-Dewa Bali.

&amp;ldquo;Ada juga lukisan alam dan ayam tarung,&amp;rdquo; imbuhnya.

Selanjutnya, Rosanti menyampaikan terima kasih khususnya kepada Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional yang turut mempromosikan produk-produk Agus bahkan hingga ke luar negeri.

&amp;ldquo;Agus sangat bangga sekali dan senang karena dia sudah diperkenalkan sama Ibu, sama Bapak di masyarakat bahkan di mancanegara. Sudah ada juga lukisannya yang laku (di luar negeri),&amp;rdquo; ungkapnya.

Tidak hanya itu, melalui Rosanti, Agus juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolri yang telah mencarikan guru pembimbing untuk memperkaya nuansa lukisannya.

&amp;ldquo;Dibantu juga sama Ibu Kapolri kemarin, dicarikan guru untuk menambahkan ornamen-ornamen Balinya,&amp;rdquo; terangnya.
Atas prestasi Agus ini, Wapres pun mengapresiasi bahwa Agus adalah pemuda yang pintar dan berbakat.

&amp;ldquo;Mudah-mudahan terus maju ya,&amp;rdquo; harap Wapres.

Itulah I Gede Agus Mertayasa yang inspiratif, pemuda 24 tahun asal Banjar Bernasi, Desa Buduk, Badung. Boleh saja dia tak mampu berjalan dan berlari seperti teman-temannya.

Boleh saja mulutnya tak bisa berucap seperti pemuda lainnya. Namun, di tengah keterbatasannya tersebut, Agus tetap mampu menorehkan prestasi gemilang melalui karya-karya lukisannya yang indah.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyempatkan bertemu dengan pelukis difabel berbakat asal Bali bernama Agus Mertayasa.

Pertemuan Wapres ini saat kunjungannya ke Pameran Industri Kecil Menengah (IKM) bertajuk &amp;ldquo;Bali Bangkit&amp;rdquo; beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:Dorong Pembahasan RUU PPRT, Wapres Maruf: Perkuat Gotong Royong

Pameran tersebut diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Jalan Nusa Indah Nomor 1 Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali.

Saat Wapres menyambangi stand pamerannya, Agus terlihat masih asyik melukis di atas kursi roda ditemani Ibunya, Ni Made Rosanti di sampingnya.

BACA JUGA:Wapres Sebut Mobil Listrik Bisa Atasi Masalah Harga BBM

&amp;ldquo;Sejak kapan Agus mulai melukis? Belajar sendiri atau ada yang mengajari,&amp;rdquo; tanya Wapres dikutip dari laman resmi wapres.go.id, Jumat (2/9/2022).

Rosanti kemudian menceritakan bahwa Agus mulai serius menjadi pelukis sejak 2014, walaupun sebetulnya sejak kecil Agus sudah belajar melukis secara otodidak dengan mengandalkan kemampuan imajinasinya.
&amp;ldquo;Dulu Agus sempat sekolah sampai SMP tetapi kemudian memutuskan untuk belajar di rumah dan melukis,&amp;rdquo; ceritanya.

Lalu, Wapres menanyakan apa lukisan favorit Agus. Rosanti pun menjawab bahwa Agus paling suka melukis Dewa-Dewa Bali.

&amp;ldquo;Ada juga lukisan alam dan ayam tarung,&amp;rdquo; imbuhnya.

Selanjutnya, Rosanti menyampaikan terima kasih khususnya kepada Ibu Wury Ma&amp;rsquo;ruf Amin selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional yang turut mempromosikan produk-produk Agus bahkan hingga ke luar negeri.

&amp;ldquo;Agus sangat bangga sekali dan senang karena dia sudah diperkenalkan sama Ibu, sama Bapak di masyarakat bahkan di mancanegara. Sudah ada juga lukisannya yang laku (di luar negeri),&amp;rdquo; ungkapnya.

Tidak hanya itu, melalui Rosanti, Agus juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolri yang telah mencarikan guru pembimbing untuk memperkaya nuansa lukisannya.

&amp;ldquo;Dibantu juga sama Ibu Kapolri kemarin, dicarikan guru untuk menambahkan ornamen-ornamen Balinya,&amp;rdquo; terangnya.
Atas prestasi Agus ini, Wapres pun mengapresiasi bahwa Agus adalah pemuda yang pintar dan berbakat.

&amp;ldquo;Mudah-mudahan terus maju ya,&amp;rdquo; harap Wapres.

Itulah I Gede Agus Mertayasa yang inspiratif, pemuda 24 tahun asal Banjar Bernasi, Desa Buduk, Badung. Boleh saja dia tak mampu berjalan dan berlari seperti teman-temannya.

Boleh saja mulutnya tak bisa berucap seperti pemuda lainnya. Namun, di tengah keterbatasannya tersebut, Agus tetap mampu menorehkan prestasi gemilang melalui karya-karya lukisannya yang indah.</content:encoded></item></channel></rss>
