<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bharada E Ternyata Sempat Emosi ke Tersangka Pembunuhan Brigadir J saat Rekonstruksi</title><description>Bharada E emosi karena menilai keterangan tersangka lain tidak sesuai seperti apa yang terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/03/337/2660022/bharada-e-ternyata-sempat-emosi-ke-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-saat-rekonstruksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/03/337/2660022/bharada-e-ternyata-sempat-emosi-ke-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-saat-rekonstruksi"/><item><title>Bharada E Ternyata Sempat Emosi ke Tersangka Pembunuhan Brigadir J saat Rekonstruksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/03/337/2660022/bharada-e-ternyata-sempat-emosi-ke-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-saat-rekonstruksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/03/337/2660022/bharada-e-ternyata-sempat-emosi-ke-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-saat-rekonstruksi</guid><pubDate>Sabtu 03 September 2022 08:43 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/03/337/2660022/bharada-e-ternyata-sempat-emosi-ke-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-saat-rekonstruksi-aXP1QCb0PT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bharada E/Foto:medsos</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/03/337/2660022/bharada-e-ternyata-sempat-emosi-ke-tersangka-pembunuhan-brigadir-j-saat-rekonstruksi-aXP1QCb0PT.jpg</image><title>Bharada E/Foto:medsos</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut Bharada E alias Richard Elizer sempat emosi ketika proses rekontruksi pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan.
(Baca juga: Bharada E Bongkar Pembunuhan Brigadir J Depan Kapolri karena Janji Palsu SP3 Ferdy Sambo)

Ketua LPSK, Hasto Atmajo Suroyo mengatakan Bharada E emosi karena menilai keterangan tersangka lain tidak sesuai seperti apa yang terjadi.
&quot;Keterangan tersangka lain Bharada E nilai tidak seperti yang terjadi,&quot; ujarnya, Sabtu (3/9/2022).
Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias juga mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan, emosi Bharada E hanya bersifat sementara.
Namun demikian, menurutnya Bharada E sempat merasa tertekan karena ada perbedaan versi yang disampaikan.
&quot;Karena ada perbedaan versi yang disampaikan, jadi dari pengakuan dari beberapa tersangka berbeda-beda. Tapi kan mereka dikasih kesempatan untuk memperagakan dengan peran pengganti seperti itu,&quot; jelasnya.
Susi menerangkan, dalam kasus ini keterangan para tersangka kerap berbeda. Hal tersebut seperti berbeda antara satu dengan yang lain.

&quot;Karena masing-masing ada beda kesaksian antara misalnya Bharada E beda, Pak FS beda, terus kemudian Kuat beda, masing-masing beda, kemudian diganti dengan peran pengganti,&quot; jelas Susi.

&quot;Ketika perbedaan-perbedaan awalnya si Bharada E merasa tertekan aja, karena kok beda dengan (keterangan) saya. Kaget lebih tepatnya. Peran pengganti itu memang penyidik yang minta, nah dia agak kaget karena kesaksiannya dia dengan teman-temannya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut Bharada E alias Richard Elizer sempat emosi ketika proses rekontruksi pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan.
(Baca juga: Bharada E Bongkar Pembunuhan Brigadir J Depan Kapolri karena Janji Palsu SP3 Ferdy Sambo)

Ketua LPSK, Hasto Atmajo Suroyo mengatakan Bharada E emosi karena menilai keterangan tersangka lain tidak sesuai seperti apa yang terjadi.
&quot;Keterangan tersangka lain Bharada E nilai tidak seperti yang terjadi,&quot; ujarnya, Sabtu (3/9/2022).
Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias juga mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan, emosi Bharada E hanya bersifat sementara.
Namun demikian, menurutnya Bharada E sempat merasa tertekan karena ada perbedaan versi yang disampaikan.
&quot;Karena ada perbedaan versi yang disampaikan, jadi dari pengakuan dari beberapa tersangka berbeda-beda. Tapi kan mereka dikasih kesempatan untuk memperagakan dengan peran pengganti seperti itu,&quot; jelasnya.
Susi menerangkan, dalam kasus ini keterangan para tersangka kerap berbeda. Hal tersebut seperti berbeda antara satu dengan yang lain.

&quot;Karena masing-masing ada beda kesaksian antara misalnya Bharada E beda, Pak FS beda, terus kemudian Kuat beda, masing-masing beda, kemudian diganti dengan peran pengganti,&quot; jelas Susi.

&quot;Ketika perbedaan-perbedaan awalnya si Bharada E merasa tertekan aja, karena kok beda dengan (keterangan) saya. Kaget lebih tepatnya. Peran pengganti itu memang penyidik yang minta, nah dia agak kaget karena kesaksiannya dia dengan teman-temannya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
