<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Hanya Bharada E, Komnas HAM: Pelaku Penembakan Brigadir J Besar Kemungkinan 3 Orang</title><description>&amp;nbsp;
Petunjuk baru tersebut mengarah kepada adanya tiga eksekutor penembak dalam kematian Brigadir J.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/03/337/2660092/tak-hanya-bharada-e-komnas-ham-pelaku-penembakan-brigadir-j-besar-kemungkinan-3-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/03/337/2660092/tak-hanya-bharada-e-komnas-ham-pelaku-penembakan-brigadir-j-besar-kemungkinan-3-orang"/><item><title>Tak Hanya Bharada E, Komnas HAM: Pelaku Penembakan Brigadir J Besar Kemungkinan 3 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/03/337/2660092/tak-hanya-bharada-e-komnas-ham-pelaku-penembakan-brigadir-j-besar-kemungkinan-3-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/03/337/2660092/tak-hanya-bharada-e-komnas-ham-pelaku-penembakan-brigadir-j-besar-kemungkinan-3-orang</guid><pubDate>Sabtu 03 September 2022 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Ronaldo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/03/337/2660092/tak-hanya-bharada-e-komnas-ham-pelaku-penembakan-brigadir-j-besar-kemungkinan-3-orang-D9pvzwxfGA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ferdy Sambo saat lakukan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J/ Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/03/337/2660092/tak-hanya-bharada-e-komnas-ham-pelaku-penembakan-brigadir-j-besar-kemungkinan-3-orang-D9pvzwxfGA.jpg</image><title>Ferdy Sambo saat lakukan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J/ Foto: MNC Portal</title></images><description>
JAKARTA - Komnas HAM mengungkapkan adanya sebuah petunjuk baru dalam kasus kematian Brigadir J yang terjadi di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Petunjuk baru tersebut mengarah kepada adanya tiga eksekutor penembak dalam kematian Brigadir J.

BACA JUGA:Bahas Isu Lingkungan, Delegasi Menteri G20 Kunjungi Program Masyarakat di Bali

&quot;Sebetulnya masih ada clue kemungkinan lain bahwa 3 (penembak), kalau kita lihat dari besarnya lubang peluru yang di badan dan juga hasil balistik yang ada, besar kemungkinan tiga orang,&quot; kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik kepada MPI, Sabtu (3/9/2022).

Menurutnya, dua penembak utama dalam kasus kematian Brigadir J yang sudah mengaku adalah Bharada E dan Ferdy Sambo, akan tetapi ia masih merahasiakan satu nama lainnya dalam kasus ini.

&quot;Penyidik meyakini, kami juga meyakini, bahwa dia (Sambo) ikut menembak sesuai dengan keterangan Bharada E sama hasil uji balistik. Dan itu dari senjata tadi, yang di tangan mereka, HS-9 itu salah satunya. Sama Glock itu,&quot; terangnya.

BACA JUGA:Gelar Bimtek, Ketua DPW Perindo Jateng: Kita Harus Fokus Menyelesaikan Tugas Partai

Kendati demikian, Ferdy Sambo masih tetap tidak mengakui bahwa dirinya turut serta menembak Brigadir J dalam kasus pembunuhan di Duren Tiga.

Contoh soal penembakan, antara FS dan Bharada E itu masih berbeda pendapat, kalau FS bilang cuma menyuruh, tapi kalau Bharada E bilang dia ikut menembak.
Supaya penyidik itu mencari keterangan-keterangan yang ada. Ada lagi contoh lainnya, Bharada E disebut dikasih pistol yang telah diisi peluru, FS bilang tidak melakukan itu.

&quot;Kaitan dengan 3 penembak, siapa yang penembak itu, pihak FS bilang itu cuman Bharada E, tapi kalau kata Bharada E bukan cuman dia, maka bisa jadi saja ini 3 orang,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Komnas HAM mengungkapkan adanya sebuah petunjuk baru dalam kasus kematian Brigadir J yang terjadi di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Petunjuk baru tersebut mengarah kepada adanya tiga eksekutor penembak dalam kematian Brigadir J.

BACA JUGA:Bahas Isu Lingkungan, Delegasi Menteri G20 Kunjungi Program Masyarakat di Bali

&quot;Sebetulnya masih ada clue kemungkinan lain bahwa 3 (penembak), kalau kita lihat dari besarnya lubang peluru yang di badan dan juga hasil balistik yang ada, besar kemungkinan tiga orang,&quot; kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik kepada MPI, Sabtu (3/9/2022).

Menurutnya, dua penembak utama dalam kasus kematian Brigadir J yang sudah mengaku adalah Bharada E dan Ferdy Sambo, akan tetapi ia masih merahasiakan satu nama lainnya dalam kasus ini.

&quot;Penyidik meyakini, kami juga meyakini, bahwa dia (Sambo) ikut menembak sesuai dengan keterangan Bharada E sama hasil uji balistik. Dan itu dari senjata tadi, yang di tangan mereka, HS-9 itu salah satunya. Sama Glock itu,&quot; terangnya.

BACA JUGA:Gelar Bimtek, Ketua DPW Perindo Jateng: Kita Harus Fokus Menyelesaikan Tugas Partai

Kendati demikian, Ferdy Sambo masih tetap tidak mengakui bahwa dirinya turut serta menembak Brigadir J dalam kasus pembunuhan di Duren Tiga.

Contoh soal penembakan, antara FS dan Bharada E itu masih berbeda pendapat, kalau FS bilang cuma menyuruh, tapi kalau Bharada E bilang dia ikut menembak.
Supaya penyidik itu mencari keterangan-keterangan yang ada. Ada lagi contoh lainnya, Bharada E disebut dikasih pistol yang telah diisi peluru, FS bilang tidak melakukan itu.

&quot;Kaitan dengan 3 penembak, siapa yang penembak itu, pihak FS bilang itu cuman Bharada E, tapi kalau kata Bharada E bukan cuman dia, maka bisa jadi saja ini 3 orang,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
